Surat Luqman Ayat 10, Begini Arti Dan Tafsirnya

0
5181
surat luqman ayat 10

Al Qur’an merupakan firman Allah SWT yang tidak ada keraguan di dalamnya. Al Qur’an juga menjadi pedoman utama yang di ikuti dengan sunnah. Kitab suci umat Islam ini di dalamnya terdapat banyak sekali petunjuk bagi kita agar kita senantiasa berada di jalan yang lurus dan benar.

Oleh sebab itu, kita bukan hanya sekedar dapat membacanya namun juga mengerti isi bacaan. Mengetahui artinya saja akan terasa kurang, kita harus paham akan tafsir dari ayat-ayat Allah. Bahasa Allah merupakan bahasa paling sempurna, manusia terkadang masih kesulitan memahaminya. Kajian islam kali ini kita akan mengulas Arti Dan Tafsir Al Qur’an Surat Luqman Ayat 10, lebih jelasnya simak terus!

Arti Dan Tafsir Al Qur’an Surat Luqman Ayat 10

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ وَأَلْقَىٰ فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ ۚ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَنْبَتْنَا فِيهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ

“Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu, dan memperkembangbiakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik”. [1]

Dari arti ayat tersebut, tafsir al Qur’an surat Luqman ayat 10 ini bermakna sangat mendalam. Yang mana dari ayat tersebut Allah telah menunjukkan banyak kekuasaannya yang di buat sebagai kemudahan bagi umat manusia di muka bumi.

Kita dapat melihat betapa luas dan tingginya langit, langit juga menyediakan udara yang sangat kita butuhkan untuk berlangsungnya hidup.

Manusia bila ingin membuat langit-langit pun harus menggunakan tiang agar tidak jatuh, akan tetapi kekuasaan Allah tidak ada yang mampu menandingi. Allah mampu meciptakan langit tanpa tiang dan tidak jatuh.

Begitupun Allah telah meletakkan gunung di permukaan bumi agar bumi tidak menggoyangkan kita semua penduduk bumi. Orang Jawa mengibaratkan gunung sebagai paku bumi.

Surat Penguat Lainnya

Selain dalam tafsir al Qur’an surat Luqman ayat 10 hal ini juga di perkuat dengan beberapa surat lainnya.

(6) أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا

(7) وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا

“Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?” [2]

Penjelasan ayat tersebut ternyata dapat di buktikan secara ilmiah, yang mana gunung memiliki akar yang sangat mendalam kedalam bumi. Bahkan dalamnya dapat berkali lipat di bandingkan tingginya, Subhanallah Maha Benar Allah dengan segala firmannya.

Dalam tafsir al Qur’an surat Luqman ayat 10, Allah juga memenuhi semua apa yang di butuhkan oleh umat manusia.

Allah mengembang biakkan hewan serta menumbuhkan semua tumbuhan sebagai bekal kita untuk makan. Yang Allah perintahkan hanyalah tidak memakan makanan yang haram.

Coba kita perdalam isi kandungan surat Luqman ayat 10 dan melihat makanan kita sehari-hari, nasi dengan ayam goreng serta sayur bayam, semua itu berasal dari hewan serta tumbuhan yang telah Allah sediakan.

Bahkan Allah memberikan pelengkap semua kenikmatan tersebut dengan hujan, air sangat di butuhkan oleh manusia dan menjadi kebutuhan terpenting.

Jika kita mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan dapat berakibat fatal bukan? dari satu ayat al Qur’an ini saja mempunyai tafsir al Qur’an surat Luqman ayat 10 bermakna sangat mendalam, sebagai bukti kekuasaan Allah yang Maha Sempurna.

Terkadang telah di sempurnakannya bumi bersama semua isinya kita masih belum bersyukur dan banyak mengeluh. Mari renungkan para sahabat Cahaya Islam, kita dapat bebas menghirup udara dengan gratis dan dapat melakukan berbagai hal di dunia. Sudahkah kita bersyukur akan semua itu?

Demikianlah kupasan kita kali ini mengenai tafsir al Qur’an surat Luqman ayat 10. Banyaknya nikmat yang Allah berikan harus kita syukuri dan selalu berterima kasih atas segalanya. Dengan cara melaksanakan semua perintah dan menjauhi larangan-Nya.


Catatan Kaki

[1] Q.S. Luqman (31) Ayat 10

[2] Q.S. an Naba’ ayat 6-7

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY