Oki Setiana Dewi Jadi Isteri Ketiga Hoax? Simak Tips Menghindari Hoax

0
106
oki Setiana Dewi

Oki Setiana Dewi – Belakangan ini, kabar tidak sedap tengah merundung aktris bernama Oki Setiana Dewi. Bagaimana tidak? Aktris yang sudah lama menjadi ikon hijrah ini dikabarkan sempat menjadi istri ketiga dari mendiang Alm. Ustadz Jefri. Hal ini terjadi, lantaran beberapa hari sebelumnya memberitakan terkait kasus poligami Ustadz Jefri. Namun, Oki sendiri dengan tegas menyatakan tidak.

Sobat Cahaya Islam, kasus yang sedang dialami Oki Setiana Dewi bisa saja terjadi pada sederetan artis lainnya. Sebab, media hari ini begitu pesat dalam menyampaikan berita terlepas benar atau tidaknya. Di dalam Islam, jelas hal ini adalah sesuatu yang tidak diperbolehkan oleh Allah SWT. Sebab dapat menjadikan kehormatan ternodai.

Bagaimana Umat Menyikapi Kasus Hoax yang Marak Beredar?

oki Setiana Dewi

Islam jelas melarang bahwa berita bohong tidak boleh disampaikan oleh seorang muslim. Sebab hal tersebut dapat memberikan kerugian bagi beberapa pihak. Bahkan di dalam Islam syarat hadits mutawatir harus disampaikan lebih dari 40 perawi yang terpercaya (tidak pernah berbohong selama hidupnya).

Jika ada salah satu saja yang berbohong, maka hadits tersebut tak dapat dikatakan kategori shahih. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kejujuran sangatlah penting. Selain itu, kejujuran adalah karakter sesungguhnya bagi umat Islam.

Namun, fenomena hari ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat kurang dapat melazimi kejujuran lantaran risiko yang dihadapi terlalu tinggi. Walhasil terkadang kebohongan lebih banya diminati. Bahkan, hoax alias berita bohong lebih menggiurkan untuk dibaca dibandingkan membaca artikel ilmiah yang lebih valid dan berkualitas.

Dampak dari penyebaran berita hoax sendiri tidak hanya merugikan satu pihak saja, namun juga dapat merembet ke pihak lainnya. Selain itu, berita bohong dapat menjadikan kualitas berita menurun dan tak dapat dipertanggungjawabkan.

Bagaimana Strategi Untuk Menghindari Hoax?

oki Setiana Dewi

Sobat Cahaya Islam, terdapat beberapa strategi agar diri terhindar dari berita hoax. Beberapa diantaranya yakni :

1.      Mengambil Sumber Berita dari Sudut Pandang Berbeda

Umat muslim perlu melatih diri untuk mengambil sebuah referensi dari beberapa media baik lokal maupun internasional. Hal ini dilakukan agar kualitas berita serta analisis yang dimiliki lebih tajam. Sebab, diri akan menjadi rugi apabila hanya membatasi referensi sebatas pada satu media aja (biased).

Tidak dapat dipungkiri, bahwa beberapa media terkadang berpihak pada aspek tertentu saja. Jika diri hanya berfokus pada media tersebut, maka kita hanya akan menjadi korban dari doktrinasi berita belaka.

2.      Buatlah Analisis dari Kasus yang Sedang Diminati

 Setelah umat mencoba untuk mengambil dari beragam referensi yang berbedam jangan lupakan untuk membuat analisis sendiri. Hal tersebut akan membantu umat lebih mudah untuk memahami sebuah kasus. Sehingga akan menghasilkan benteng penjagaan diri dari berita hoax.

3.      Tabayyun

Umat muslim senantiasa diajarkan untuk senantiasa bertanya (tabayyun) terkait pemberitaan yang sedang terjadi. Proses ini dapat dilakukan baik dengan pengumpulan beberapa informasi relevan atau bertanya langsung. Dengan aktivitas ini, maka umat tak akan langsung saling tuduh menuduh terhadap sesama muslim lainnya.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al Hujurat ayat 6 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ جَاۤءَكُمْ فَاسِقٌۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوْٓا اَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًاۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلٰى مَا فَعَلْتُمْ نٰدِمِيْنَ 

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah ulasan sederhana mengenai berita hoax yang sedang menimpa Oki Setiana Dewi. Semoga ke depan, tidak ada lagi umat muslim yang harus terjebak dengan berita bohong yang merugikan dan menodai kehormatan Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY