Muhammadiyah Bangun Desa Wadas untuk Dukung Korban Tambang

0
705
Muhammadiyah bangun Desa Wadas

Muhammadiyah bangun Desa Wadas melalui bidang hukum, HAM, serta hikmah. Organisasi ini telah mendampingi warga Desa Wadas sejak 2021. Desa tersebut saat ini menjadi sorotan karena menjadi lokasi tambang andesit. Tujuannya untuk proyek strategis nasional Bendungan Bener di Purworejo.

Konflik ini sebenarnya bermula dari keberatan warga terhadap penambangan di desanya yang telah diikuti oleh adanya intimidasi dan kekerasan dalam proses pembebasan lahan. Perlu diketahui bahwa sebagian warga mm terpaksa menyerahkan tanah miliknya dengan kompensasi uang.

Harapan Muhammadiyah Bangun Desa Wadas

Dalam rangka program Al-Maun Goes to Village (AGV), pada Selasa (13/8), tentunya perwakilan Lembaga Hikmah serta Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah melakukan kegiatan. Kegiatan ini sebenarnya dilakukan bersama Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) serta Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH AP).

Tujuannya untuk bisa langsung mengunjungi Desa Wadas. Kunjungan tersebut sebagai salah satu bentuk solidaritas terhadap warga yang telah terdampak krisis sosio-ekologis. Hal ini tentunya akibat penambangan untuk PSN Bendungan Bener. Berikut ini penjelasan terkait harapan Muhammadiyah bangun Desa Wadas, simak selengkapnya di bawah ini:

1. Program Muhammadiyah Bangun Desa Wadas Berjalan Sejak Mei

Muhammadiyah bangun Desa Wadas

Program AGV sendiri diketahui telah berjalan sejak Mei tahun ini. Di mana fokus utamanya untuk bisa langsung meningkatkan ekonomi warga Desa Wadas hanya melalui sektor peternakan.

Selain di Wadas, program tersebut juga telah dilaksanakan di Banyuwangi serta Batam. Peternakan berbasis komunitas ini juga seringkali dinamakan sebagai Wadas Farm. Di mana nantinya akan menjadi tempat wisata kreatif.

Bahkan, berguna sekali untuk Nisa menjaga ekonomi serta kelestarian lingkungan. Peternakan ini juga akan lebih berfokus pada komoditas kambing.

Selain itu, untuk dikelola oleh anak-anak muda setempat dan Sobat Cahaya Islami lainnya yang berbakat.

2. Pelatihan Manajemen

Dukungan secara menyeluruh juga nantinya akan diberikan, baik itu mulai dari pelatihan manajemen bisnis, pembangunan kandang, hingga konsultasi hewan ternak.

Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah, David Effendi, juga telah menegaskan bahwa pendampingan ini akan terus berlanjut. Diharapkan program ini bisa lestari meski warga yang masih bertahan dan memperjuangkan idealisme lingkungan hidup semakin sedikit.

Hasil dari peternakan ini diharapkan tidak hanya menjaga ekonomi dasar, namun juga mendukung perjuangan hukum warga Wadas di pengadilan. Kehadiran M. Busyro Muqoddas dalam kunjungan tersebut juga nantinya akan langsung memberikan semangat tambahan bagi warga.

3. Mendampingi Seluruh Masyarakat

Muhammadiyah bangun Desa Wadas

Busyro juga telah menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui LHKP, MHH, dan LBH AP nantinya akan terus mendampingi masyarakat, apapun suku dan agamanya. Tentunya, hal ini agar tidak menjadi korban PSN.

Sementara itu, sebagai bagian dari misi Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO), Muhammadiyah juga saat ini telah memperbarui distribusi zakat, infaq, serta amal. Hal ini tentunya akan tetap sesuai dengan kebutuhan warga, termasuk di Desa Wadas.

Silaturahim ini juga turut dihadiri oleh ahli pertanian serta peternakan. Di mana mereka telah membagikan pengetahuan kepada warga. Selain itu, harapnya Muhammadiyah bangun Desa Wadas ini semakin maju.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY