Mengenal Masjidil Aqsha sebagai Tempat Bersejarah dalam Islam

0
84

Masjidil Aqsha – Sobat Cahaya Islam tentu tidak asing mendengar nama Masjidil Aqsha. Tempat ini merupakan tempat bersejarah bagi umat Islam dimanapun berada. Tempat di mana Nabi akhir zaman menerima hadiah dari Allah dengan melakukan perjalanan ekspres menaiki buraq.

Masjidil Aqsha adalah sebuah kawasan di Yerusalem yang di dalamnya terdapat situs-situs penting. Terdapat tiga situs yang mencirikan tiga agama, situs kaum Yahuni, Kristen , dan Islam. Bagi pemeluk masing-masing agama tersebut, Masjidil Aqsha menyimpan sejarahnya tersendiri.

Masjidil Aqsha bagi umat Islam merupakan kiblat pertama. Selain itu tempat ini juga menjadi tempat bersejarah dalam peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Sementara bagi umat Kristen, tempat ini merupakan tempat disalibnya tuhan Yesus.

Lain halnya dengan umat Yahuni, mereka beranggapan bahwa Masjidil Aqsha adalah tempat suci yang dulunya berdiri kerjaan Israel dan banyak kuil yang dibangun di sana. Namun, dalam tulisan kali ini kita akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan Masjidil Aqsha yang mungkin belum banyak yang mengetahui.

Kabar terbaru dari kawasan Masjidil Aqsha ini adalah turunnya hujan salju di Yerusalem setelah 6 tahun terakhir. Hal tersebut terjadi pada Kamis (18/2). Begitulah gambaran singkat tentang Masjidil Aqsha yang mungkin belum kita ketahui. Selanjutnya, kita akan mengulas lebih dalam tentang beberapa hal lain dari kawasan tersebut.

Mengenal Masjidil Aqsha dan Fakta-fakta yang Belum Banyak diketahui

Sekilas gambaran tentang Masjidil Aqsha di atas belum cukup untuk mengetahui fakta-fakta tentang tempat bersejarah ini. Sobat Cahaya Islam dapat menyimak ulasan berikut untuk mengetahuinya:

1.     Kubah Pertama di Dunia

Sebagaimana yang tertulis dalam buku Jerusalem: Kota Tiga Iman. Kubah di Dome of Rock menjadi tempat di mana kubuh pertama dibuat. Dulunya kubah ini terbuat dari kayu dan hanya dilapisi keramik. Di masa Turki Utsmani kubah ini dilapisi marmer. Dome of rock diyakini menjadi tempat singgah Nabi sebelum naik ke langit saat Isra’ Mi’raj.

Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama diletakkan oleh Allah di muka bumi?” Beliau bersabda, “Al-Masjid Al-Haram”. Abu Dzar bertanya lagi, “Kemudian apa?”. Beliau bersabda, “Kemudian Al-Masjid Al-Aqsha”. Berkata Abu Mu’awiyah “Yakni Baitul Maqdis” . Abu Dzar bertanya lagi, “Berapa lama antara keduanya?”. Beliau menjawab, “Empat puluh tahun”. (HR Ahmad dari Abu Dzar dari Hadist Sunan Ibnu Majah Nomor 745).

2.     Pernah dihancurkan

Tidak jarang tempat suci ini diperebutkan oleh umat Yahudi dan umat Islam. Bahkan, tidak jarang juga terjadi peperangan. Mereka saling perang hingga menyebabkan Masjidil Aqsha hancur, tetapi kemudian tempat bersejarah ini juga diperbaiki kembali.

Paha tahun 1969 seorang turis yang berasal dari Australia membakar Masjid Qibla dan mimbar Nuruddin Zanki. Denis Michael Rohan namanya. Atas perbuatan tersebut, Rohan ditahan oleh pihak yang berwenang dan sempat dinyatakan memiliki gangguan kesehatan jiwa.

3.     Tempat ditulisnya Kitab Ihya’ Ulumuddin

Siapa yang tidak mengenal kitab Ihya’ Ulumuddin. Literatur paling terkenal dalam literatur Islam ini adalah karangan Al-Ghazali. Beliau menulis kitab Ihya’ Ulumuddin tersebut di Masjidil Aqsha. Sehingga, di tempat ini terdapat sebuah bangunan yang ditandai sebagai tempat Al-Ghazali menulis kitab tersebut.

Sobat Cahaya Islam, itu tadi beberapa fakta tentang Masjidil Aqsha yang mungkin belum banyak diketahui. Semoga tempat bersejarah tersebut tetap dijaga dan dirawta dengan baik tanpa adanya peperangan dan perebutan tempat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY