(Motivasi Hidup dalam Islam) Tips Mempertahankan Hidayah Allah dalam Diri!

0
1110

Setiap umat islam pasti menginginkan hidayah baginya. Dalam hadist qudsi dikatakan: “wahai hamba-hambaku, kalian semua tersesat kecuali orang yang aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepadaku niscaya aku akan berikan petunjuk pada kalian”. Dari hadist ini kita diminta untuk di beri hidayah supaya Allah memberikan kita hidayah. Kita diwajibkan untuk selalu berdoa. Ini akan menjadi motivasi hidup di dalam islam yang harus kita lakukan. Bahkan di dalam surat al fatihah ada ayat yang artinya “berikanlah kepada kami ke jalan yang lurus”.

Namun, hidayah adalah suatu hal yang merupakan misteri dari Allah. Tidak semua orang mendapatkannya. Hidayah pasang surut dan ada kalanya dicabut oleh Allah dari genggaman hambanya. Lalu apa sebab hilang dan datangnya hidayah Allah kepada hambanya. Mari kita bahas semuanya disini.

Kita harus selalu berada dalam garis taqwa yang benar

Dalam hidup kita harus selalu berpegang teguh pada Allah SWT. Selalu melakukan kebaikan dan meninggalkan semua keburukan. Bergantunglah kepada Allah, jangan bergantung kepada makhluk lain selain Allah. Inilah salah satu cara untuk mempertahankan hidayah dari Allah SWT dalam diri kita. Kita yakin bahwa apa yang Allah kehendaki pasti akan terjadi dan apa yang tidak Allah kehendaki pasti tidak akan pernah terjadi. Hal ini harus menjadi motivasi hidup di dalam islam. Apapun yang terjadi di hidup ini, semuanya sudah menjadi kehendaknya. Kita hanya perlu melakukan hal yang baik, dan meninggalkan semua larangannya. Berserahlah diri anda kepada Allah SWT. 

Seseorang yang jauh dari kriteria tersebut (menjalankan kebaikan dan meninggalkan keburukan) memiliki kemungkinan rawan untuk kehilangan hidayah dari Allah SWT. Kita harus selalu berada dalam garis taqwa ini. Ibarat sekumpulan domba. Domba yang menyendiri akan mudah dimangsa oleh serigala.

Berpegang Teguh Pada Agama Islam Lahir Batin

فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَىٰ

Dalam Qs Thaahaa:123, Allah SWT berfirman “ maka jika datang kepadamu (wahai manusia) petunjuk daripadaku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuku, maka dia tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara (dalam hidupnya). Dalam surat itu sudah dijelaskan bahwa kita harus berpegang teguh pada Al Quran dan hadist dalam kehidupan sehari-hari. semua tuntunan petunjuk agama islam, ada di Al Quran dan Sunnah Rasulullah. Jangan pernah mengingkari apa yang ada di Al Quran dan al hadist. Dengan begitu akan membantu kita meraih ridhonya, meraih hidayahnya. Jadikan Al Quran dan hadist sebagai motivasi hidup di dalam islam. Sehingga hidup anda terbebas dari kesengsaraan. Beramal, bertingkahlaku dan berbuat baiklah seperti ajaran agama islam.

Meneladani Dan Memahami Perintah Rasulullah Dan Para Sahabatnya

Masalah keimanan, akhlah, ibadah dan lainnya sudah ada sejak dulu kala. Turun temurun saling mengajarkan satu sama lain. Untuk bisa mendatangkan hidayah, teruslah meneladani dan memahami perintah Rasulullah dan para sahabatnya. Hanya merekalah yang memiliki keimanan yang sempurna. Selalu bersikap baik dan lemah lembut seperti nabi muhammad dan sahabatnya. Bacalah cerita tentang nabi muhammad SAW, sehingga bisa dijadikan motivasi hidup di dalam islam. Pahami secara benar, jangan mudah terhasut dengan cerita atau pemahaman yang salah.

Mengimani Takdir Allah Ta’ala

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Dalam Qs a Taghaabun :11 Allah berfirman “ tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya dia akan memberi petunjuk ke dalam hatinya. Dan Allah maha mengetahui segala sesuatu” sebagai hambanya kita harus selalu mengimami takdir Allah SWT. Semua hal yang terjadi di dunia ini karena keputusanNya. Kita harus percaya bahwa takdir yang Allah SWT ciptakan adalah yang terbaik buat kita. Terkadang kita merasa apa yang kita dapatkan tidak adil, padahal itu yang terbaik buat kita. Motivasi hidup di dalam islam inilah yang harus selalu ditanamkan.

Berserah dirilah kepada Allah SWT. Terima semua yang sudah ditakdirkan kepada kita. Apa yang menurut kita baik belum tentu baik bagi Allah dan apa yang menurut kita buruk belum tentu buruk bagi Allah SWT. Terimalah semuanya dan berlapang dadalah. Dengan melakukan semua hal tersebut bisa membantu kita mendapatkan hidayah. Semoga cerita diatas bisa menjadikan motivasi hidup di dalam islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!