Mengkaji Lebih Dalam Tentang Takhayul dalam Islam

0
1358
Mengkaji Lebih Dalam Tentang Takhayul dalam Islam

Takhayul dalam islam – sobat cahaya islam pasti nggak asing dengan istilah Takhayul kan? – Kalo mmenurut kamus besar bahasa indonesia nih, takhayul di definisikan sebagai belief atau kepercayaan pada suatu hal, benda, dan apapun bahwa hal tersebut memiliki kesaktian atau memanifestasikan kesaktian. Namun ada catatan penting yang mengikutinya – Namun sebenarnya hal tersebut tidak memiliki kesaktian apapun.

Masyarakat indonesia yang beragam etnis dan kebudayaan, tentu memiliki banyak sekali tipikal jenis takhayul yang dipercaya. Dari sabang sampai merauke berbagai hal magis dipercaya oleh masyarakat di banyak kalangan. Namun bagi kita orang islam yang beriman kepada Allah, kita tidak boleh sembarangan ikut ikutan dalam hal demikian ya. Kita akan beberkan kajian Takhayul dalam kehidupan islam lebih dalam kali ini.

Takhayul dalam Islam dan Konsep Tauhid Pada Ajaran Islam

Dalam Islam, takhayul (superstisi) tidak dianjurkan dan tidak dianggap sebagai bagian dari keyakinan atau praktik yang benar. Islam menganjurkan kepercayaan yang didasarkan pada iman kepada Allah SWT dan mengikuti ajaran-ajaran yang terdapat dalam Al-Quran dan Hadis. Takhayul atau kepercayaan terhadap hal-hal magis, takhayul, atau pantangan-pantangan yang tidak memiliki dasar agama tidak dianjurkan dalam Islam. Seperti yang disabdakan Rasulullah pada Hadits Abu Dawud 3916 dibawah ini:

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ لاَ عَدْوَى وَلاَ طِيَرَةَ وَيُعْجِبُنِي الْفَأْلُ الصَّالِحُ وَالْفَأْلُ الصَّالِحُ الْكَلِمَةُ الْحَسَنَةُ ‏”‏

Oleh karenanya, Islam mengajarkan konsep tauhid, yaitu keyakinan dalam keesaan Allah SWT. Muslim diwajibkan untuk mengimani bahwa segala sesuatu terjadi dengan izin dan kehendak Allah SWT, dan bahwa kekuatan atau pengaruh dari objek-objek atau tindakan tertentu tidak memiliki dampak nyata tanpa izin Allah SWT. Takhayul dapat mengarah pada perbuatan syirik atau pengakuan terhadap kekuatan-kekuatan selain Allah SWT, yang bertentangan dengan prinsip tauhid.

Keyakinan Iman dan Penolakan Atas Hal yang Tak Berdasar

Untuk memperjelas, Muslim seharusnya untuk memiliki iman yang kuat kepada Allah SWT dan tunduk sepenuhnya kepada-Nya atas ketentuan – ketentuan yang ada. Keyakinan yang kuat dan kepatuhan kepada ajaran agama harus menjadi dasar pandangan dan tindakan mereka, bukan takhayul atau kepercayaan irasional.

Islam menolak kepercayaan pada ramalan atau peramalan nasib yang dilakukan oleh orang lain. Muslim diajarkan untuk bergantung pada kehendak Allah SWT dan menghadapi masa depan dengan ketaqwaan dan keberanian. Membaca atau mencari tahu masa depan melalui praktik-praktik seperti ramalan atau peramalan tidak dianjurkan dalam Islam.

***

Pada akhirnya, Tiada salahnya bukan mengetahui lebih dalam tentang apa itu Takhayul dalam islam? Tak hanya bisa menambah ilmu dan wawasan kita soal apa yang dibenci oleh Allah dan Rasul, kita juga bisa lebih berhati hati dalam melangkah. Karena pada dasarnya dalam kehidupan kita bermasyarakat di indonesia ini sering banget bersinggungan dengan hal ini bukan? Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah dari hal hal semacam ini ya. Aamiin

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY