Menghapus Dosa Jariyah, Begini Caranya!

0
1588
Menghapus Dosa Jariyah 1

Menghapus dosa jariyah Dalam kehidupan, kita mungkin sudah familiar dengan amalan jariyah yang bisa dilakukan seorang muslim untuk mendapatkan pahala terus menerus. Selain amalan jariyah yang pahalanya tetap mengalir meski sudah meninggal dunia, ada juga dosa jariyah yang merupakan dosa mengalir tak berkesudahan meskipun sudah berhenti melakukannya. Dosa ini dapat mengikis kebaikan.

Dalam hidup, kita akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dilakukan. Begitu juga saat berbuat maksiat atau dosa, ternyata ada beberapa golongan dosa yang termasuk dalam dosa jariyah lho sobat CahayaIslam. Sehingga, dosanya tidak akan selesai meskipun kita sudah berhenti untuk melakukan dosa tersebut. Lalu bisakah menghapus dosa jariyah menurut islam?

Menghapus dosa jariyah, Begini Caranya Menurut Islam

Menghapus Dosa Jariyah 2

Menghapus dosa jariyah tentu saja tidak mudah. Apalagi jika dosa tersebut bahkan mengalir terus menerus tak berkesudahan. Itu artinya dosa yang dilakukan bukanlah dosa yang kecil, bahkan menjadi penyebab kemaksiatan yang dilakukan orang lain juga. Contoh dosa jariyah diantaranya menjual minuman khamr, narkoba dan dosa lainnya yang sepadan.

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ

Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

Ayat ini menjelaskan tentang bagaimana dosa-dosa yang pernah dilakukan akan dicatat dan juga dimintai pertanggung jawabannya. Sehingga artinya, ada dosa-dosa yang memang tidak dapat hilang begitu saja hanya dengan berhenti melakukan dosa tersebut.

Lalu bagaimana untuk menghapus dosa jariyah menurut islam?

Taubat Nasuha

Cara untuk menghapus dosa jariyah adalah dengan melaksanakan taubat nasuha. Taubat ini harus dilakukan dengan sepenuh hati, penuh dengan keikhlasan dan kejujuran serta komitmen untuk tidak mengulanginya lagi. Taubah ini juga harus dikerjakan dengan tulus karena Allah SWT. Sehingga setelah itu, kita harus benar-benar menyesali semua dosa yang pernah diperbuat dan memastikan untuk tidak mengulangnya lagi.

Dalam hal ini, taubat nasuha bukan hanya menghapus dosa-dosa jariyah saja. Namun juga semua dosa, termasuk dosa-dosa kecil.

Menunjukkan Penyesalan dan Memperbaiki Diri

Untuk dapat menghapuskan dosa-dosa yang mengalir, maka seorang muslim setelah bertaubat harus menunjukkan penyesalannya dan juga memperbaiki diri. Bukan hanya terhadap diri sendiri atau Allah SWT namun juga orang banyak. Dengan begitu seseorang dapat memberikan manfaat dalam hidupnya untuk diri sendiri serta orang lain.

Berbuat Baik, Bersedekah dan Mengamalkan Ajaran Islam

Cara menyesali perbuatan dosa yang pernah dilakukan dan menghapus semuanya adalah dengan memperbanyak perbuatan baik, bersedekah dan tidak lupa untuk lebih banyak mengamalkan ajaran islam. Jika sebelumnya pernah melakukan dosa yang menyebabkan kesesatan bagi orang lain juga, maka perlu untuk meminta maaf serta mengklarifikasinya.

Menghapus dosa jariyah – Bukanlah hal yang mudah. Itu sebabnya siapapun yang ingin terlepas dari dosa tersebut harus sungguh-sungguh dalam bertaubat. Selain itu, jangan lupa juga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga selalu beristighfar.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Ya Sin Ayat 12

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY