Benarkah Cuaca Panas Adalah Hembusan Neraka Jahanam? Ini Haditsnya!

0
2036
Cuaca-Panas-Hembusan-Api-Neraka

Cuaca Panas – Akhir-akhir ini, cuaca yang terik terus menjadi perbincangan banyak orang di berbagai daerah di Indonesia. Pasalnya, fenomena alam kemarau Panjang sangat mempengaruhi kehidupan banyak orang. Dalam Islam, ada beberapa dalil yang menyinggung tentang panasnya siang di musim kemarau. Bahkan, salah satunya menyebutkan bahwa hawa panas ini berasal dari hembusan neraka jahanam. Benarkah demikian?

Kemarau Panjang Sebagai Pelajaran bagi Manusia

Kemarau Panjang bukan terjadi kali ini saja. Dulu, jauh sebelum Rasulullah lahir, Allah pernah menjadikan kemarau Panjang untuk menghukum Fir’aun beserta kaumnya yang tidak mau ikut ajaran Nabi Musa. Dalam Al-Qur’an, Allah menjelaskan:

وَلَقَدْ أَخَذْنَآ ءَالَ فِرْعَوْنَ بِٱلسِّنِينَ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلثَّمَرَٰتِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

“Dan sesungguhnya Kami telah menghukum Fir’aun (dan kaumnya) dengan musim kemarau Panjang dan kekurangan buah-buahan agar mereka mengambil pelajaran.” (1)

Dengan terik matahari yang sangat menyengat akhir-akhir ini, sobat Cahaya Islam hendaknya semakin yakin atas kebesaran Allah dan meningkatkan ketakwaaan kita semua. Jangan sampai kemarau Panjang kali ini menjadi hukuman buat kita yang sering lalai dalam beribadah dan masih kerap berbuat maksiat.

Cuaca Panas Berasal dari Hembusan Neraka Jahanam

Dalam sebuah hadits, Rasulullah menjelaskan kenapa saat terik matahari begitu meyengat kita hendaknya menunggu hingga agak dingin sebelum menunaikan shalat Dzuhur.

‏ إِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا بِالصَّلاَةِ فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّ

“Ketika cauca sangat panas, tunggulah sampai agak dingin untuk shalat Dzuhur, karena cuaca yang sangat panas itu berasal dari hembusan neraka jahanam.” (2)

Maksudnya, kita boleh menunda untuk shalat Dzuhur di awal waktu dan sedikit mengakhirkannya, tapi tidak sampai masuk waktu Ashar. Dalam hadits lain, Nabi Muhammad menjelaskan bahwa Allah mengizinkan neraka bernapas 2x: satu kali di musim panas yang membuat musim kemarau semakin panas dan satu kali di musim dingin yang membuat musim dingin semakin dingin.

Doa Ketika Cuaca Sangat Panas

Hendaknya, seorang muslim berdoa saat cuaca terasa sangat panas seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Tujuannya adalah mohon perlindungan kepada Allah. Amrin Ali Al-Kasyaf dalam Kitab Doa Mustajab Terlengkap memberikan sebuah doa yang bisa diamalkan oleh semua umat Islam ketika merasakan panas yang begitu menyengat di musim panas atau kemarau. Berikut adalah doanya:

لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ وَحْدَهُ، مَا أَشَدَّ حَرُّ هَذَ الْيَوْمِ، اَللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ

“Tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa. Betapa panasnya hari ini. Ya Allah, lindungi aku dari panasnya neraka jahanam.”

Selain itu, salah satu sunnah yang bisa umat Islam amalkan ketika cuaca saat panas adalah berwudhu. Kemudian, Rasulullah juga punya cara tersendiri untuk menyikapi cuaca yang begitu panas, khususnya ketika puasa. Berikut hadits dari Abu Bakar bin Abdurrahman:

 رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِالْعَرْجِ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ الْمَاءَ وَهُوَ صَائِمٌ 

“Aku melihat Rasulullah menuangkan air di atas kepalanya karena panas, sedang beliau sedang puasa.” (3)


Referensi:

(1) Q.S. Al-A’raf Ayat 130

(2) Sunan Ibn Majah 677

(3) Sunan Abi Dawud 2365

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY