Mangkuk Ayam Jago Tampil Menjadi Google Doodle

0
76
Mangkuk Ayam Jago

Mangkuk Ayam Jago – Pekan kedua bulan September ini tampak tampilan Google yang berbeda. Pasalnya Google memajang Mangkuk Ayam Jago Lampang legendaris menjadi Google Doodle.

Seperti Sobat ketahui mangkuk ini sangat terkenal dan ikonik, karena terdapat seekor ayam jago degan ekor hitam, lalu bunga peony dan daun pisang pada gambar mangkuk ini yang menjadi ciri khas.

Ternyata tidak hanya di Indonesia, lho ternyata mangkuk ini terkenal di seantero Asia. Hingga pemerintah Thailand mendaftarkan mangkuk ini sebagai produk indikasi Geografis Lampang tepat pada tahun 2013 lalu.

Tentu pasti Sobat penasaran dengan sejarah mangkuk legendaris dan ikonik ini. Untuk itu berikut ini kami bagikan mengnai sejarahnya.

Sejarah Mangkuk Ayam Jago

Mangkuk Ayam Jago

1.       Sejarah Mangkuk Ayam Jago

Mangkuk Ayam Jago berasal dari Guangdong, China Selatan. Desain ayam jagonya ternyata memang sudah ada sejak seratus tahun lalu. Orang yang menciptakan mangkuk ini, para pengrajin dari daerah Hakka serta melukisnya dengan tangan mereka.

Tidak seperti mangkuk yang diproduksi secara massal, mangkuk aslinya memliki sedikit perbedaan dari segi desain dan ukurannya.

Mengutip dari Google,  tahun 1975 lalu para pedagang Lampang membuka pabrik mangkuk ayam jago dalam jumlah yang banak. Daerah Lampang ini, memiliki banyak mineral lempung yang cocok untuk membuat keramik.

Saat warga Lampang mulai memproduksi mangkok secara massal, sehingga menjadi salah satu produk terlaris di kawasan tersebut. Hal ini pun membuat stabillitas keuangan dan kebebasan penduduk lokal menjadi lebih meningkat.

Lampang sampai saat ini masih memproduksinya. Hanya sedikit sekali pabrik yang bisa mendesain sesuai dengan bahan tradisional dan sesuai gaya asli. Oleh sebab itu, mangkuk dengan lukisan tangan asli kini menjadi barang koleksi yang cukup langka.

2.       Alasan Menggunakan Ayam Jago

Mengutip dari CultureGuru, kata ayam dalam bahasa Hokkien memiliki aksen penyebutan yang sama dengan keluarga atau rumah. Sehingga banyak orang yang percaya jika mereka makan menggunakan mangkuk tersebut, keluarganya bisa makmur.

Tidak hanya itu, simbol ayam jago juga merupakan simbol dari kerja keras. Masyarakat juga mengangap hewan ini sebagai lambang keluarga yang makmur serta jiwa petarung.

 Pada saat itu juga, masyarakat China menganggap laki-laki atau jantan lebh disukai dibandingkan perempuan. Bahkan masyrakat mengangap anak laki-laki sebagai berkah yang luar biasa.

Oleh karena itu, masyarakat Hakka memberikan mangkuk ayam jago pada anak laki-laki mereka. Kemudian mengukir nama si anak dalam mangkuk tersebut, bertjuan untuk agar terus diingat oleh leuhur sampai pemilik mangkuk tersebut wafat.

Membahas ayam jago, islam sendiri memiliki pandangan lain. Terutama apabila terdengar suara kokokan ayam jago pada malam hari. Sobat pasti pernah mendengar kokokan ayam pada malam hari, kan? Berikut ini akan kita kupas sedikit.

Kokokan Ayam Pada Malam Hari Menurut Islam

Suara kokokan ini tidak sering terjadi, tapi menurut islam ini merupakan sebuah kabar gembira. Bagaimana mungkin?

Dalam sebuah riwayat hadits, menyebutkan bahwa kokokan ayam pada malam hari menandakan ayam tersebut melihat malaikat.

“Apabila kalian mendengar ayam berkokok, mintalah karunia Allah (berdoalah), karena dia melihat malaikat. Dan apabila kalian mendengar ringkikan keledai, mintalah perlindungan  kepada Allah dari setan, karena dia melihat setan.” (HR. Bukhari 3303 dan Muslim 2729).

Mangkuk Ayam Jago

Suara kokokan ayam juga bertujuan membangunkan manusia untuk sholat.

“Dari Abdullah ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma berkata: “Sesungguhnya Ada Ayam Jantan berkokok di dekat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, lalu ada seorang sahabat yang berucap: “Semoga Allah melaknat Ayam Jantan ini !!”,

Maka Rasulullah menegurnya seraya bersabda: “Mah !!, sekali-kali jangan, sesungguhnya ayam jantan membangunkan seseorang untuk mengerjakan shalat.” (Shahih, HR Al-Bazzar dalam Musnadnya, di shahihkan oleh Al-Albani (Shahih Targhib Wat-Targhib (2799)).

Untuk itu, apabila Sobat mendengar kokokan ayam pada malam hari terutama jam sholat tahajjud maka berdo’alah. Memohon karunia kepada Allah, karena malaikat sedang menbawa rahmat dari Allah.

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-A’raf: 55)

Sekian artikel tentang Mangkuk Ayam Jago ini dibuat, semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi Sobat Cahaya Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY