Manajer BCL Ditahan Karena Kasus Narkoba

0
53
Manajer BCL ditahan

Manajer BCL ditahan – Mohammad Ikhsan Doddyansyah, selaku manajer BCL  ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkoba. Ia ditangkap di rumahnya, dikawasan Jakarta Selatan hari Rabu, pada tangal 3 Agustus 2022.

Doddy ditangkap setelah menggunakan Narkoba. Polisi menyita barang bukti dari tangan Doddy berupa tujuh butir psikotropika yang sejenis dengan obat penenang. Hasil dari pemeriksaan, manajer BCL sudah menggunakan psikotropika kurang lebih sudah satu tahun.

Sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan dan terus melakukan perkembangan pada kasus Doddy. Polisi menyebutkan bahwa kondisi Doddy baik-baik saja sampai hari ini.

Doddy sendiri sudah sejak lama menjadi manjer BCL. Ia seringkali mengunggah momen kebersamaannya bersama BCL dimedia sosial.

Doddy Sahabat Sekaligus Manajer BCL Ditahan

BCL dulunya dimanajeri oleh sebuah agensi, kemudian ia memilih Doddy sebagai menjernya. Penyanyi terkenal ini mengungkapkan, bahwa ia menjadikan Doddy sebagi manjernya karena dia adalah sahabat yang selalu ada untuknya.

Melihat kasus-kasus narkoba yang teus menjerat para selebritas dan orang-orang tekenal, menyadarkan kita bahwa manusia memiliki batas kemampuan. Seperti Sobat Cahaya Islam ketahui, artis menggunakn narkoba agar terus fit dan tidak mudah lelah.

Padahal manusia bukanlah robot yang bisa bekerja 24 jam. Butuh beristirahat untuk tidak merusak organ tubuh di dalamnya. Islam melarang manusia untuk menyakiti atau mendzolimi diri sendiri. Penggunaan narkoba, bisa merusak dan membuat diri kecanduan.

“Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” (QS. Al A’rof: 157)

Lalu, bagimana pandangan islam mengenai narkoba? berikut ini penjelasannya.

Pandangan Islam Tentang Narkoba

Seperti yang disinggung sebelumnya, islam tidak membolehkan manusia untuk mendzolimi diri sendiri. Penggunaan narkoba bisa dikatakan merusak diri, bahkan mampu merusak fungsi otak. Di bawah ini kami paparkan bahaya narkoba secara umum.

1.       Depresan

Efek yang diberikan narkoba, bisa membuat fungsi tubuh atau sistem syaraf pusat menjadi lambat. Sehingga bisa mengurangi aktivitas fungsi tubuh. Membuat pemakai merasa melambung tinggi, merasa tenang, bahagia, bahkan bisa membuatnya tidak sadarkan diri.

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (QS. Al Baqarah: 195).

2.       Halusinogen

Manajer BCL ditahan

Narkoba mampu mengubah perasaan dan pikiran, juga rangsangan indera tubuh sehingga menimbulkan ilusi atau halusinasi bagi penggunanya. Membuat penggunanya seolah kehilangan akal sehat dan tentu merusak fungsi otak.

3.       Stimulan

Efek ketiga mampu merangsang sistem saraf pusat dan bisa meningkatkan rasa gairah atau merasa segar serta bersemangat.

 Obat ini juga bisa berfungsi untuk mengurangi rasa lelah, kantuk, mengurangi nafsu makan, meningkatkan tekanan darah, pernafasan, dan membuat detak jantung lebih cepat.

Pakar kesehatan pernah menyebutkan bahawa narkoba bisa menghilangkan lima hal yang sangat dijaga dalam islam. Agama, akal, jiwa, harta dan kehormatan.

Ulama pun sepakat mengkonsumsi narkoba adalah haram, kecuali dalam keadaan darurat dan memiliki alasan yang syar’i. Narkoba dianggap haram karena memliki sifat yang sama seperti khamr yakni memabukan.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari segala yang memabukkan dan mufattir (yang membuat lemah)” (HR. Abu Daud no. 3686)

Tidak hanya memabukan, narkoba bisa mengganggu proses istirahat tubuh. Kita tidak boleh merusak fungsi tubuh dan harus menjaganya dengan baik.

Itulah informasi terkait manajer BCL ditangkap serta pandangan islam mengenai narkoba. Semoga menambah ilmu pengetahuan Sobat Cahaya Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY