Mahasiswa Sempat Hilang Saat Mendaki, Bagaimana Etika Dalam Mendaki Gunung Menurut Islam?

0
119
Mahasiswa Sempat Hilang Saat Mendaki 2

Mahasiswa sempat hilang – Tiga mahasiswa dari UIN Sultan Thaha Saifuddin sempat dinyatakan hilang ketika melakukan pendakian Gunung Masurai. Pihak kampus UIN STS menyatakan bahwa ketiga mahasiswa ini pergi mendaki tanpa memiliki izin dari kampus. Ketua Umum Mapala Sutha mengatakan bahwa kronologis ketiga mahasiswa ini hilang karena sempat tersesat dan terpisah dari rombongan. Namun kemudian diketemukan oleh tim SAR di desa Tanjung Beruga dimana ketiganya bermalam di rumah warga.

Mahasiswa Sempat Hilang Saat Mendaki 2

Mendaki gunung adalah kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang yang gemar dengan kegiatan alam. Namun tentu saja mendaki gunung juga perlu persiapan. Itu sebabnya mahasiswa UIN STS juga dihimbau untuk izin sebelum melakukan pendakian. Ini agar ada pendampingan dan juga pertanggung jawaban dari pihak Kampus. Dalam mendaki gunung, kita juga harus memperhatikan etika lho sobat CahayaIslam. Lalu adakah etika dalam mendaki gunung yang sesuai dengan ajaran islam?

Mahasiswa Sempat Hilang Saat Mendaki, Begini Etika Dalam Mendaki Gunung Menurut Islam

Mahasiswa Sempat Hilang Saat Mendaki 3

Mahasiswa sempat hilang saat mendaki gunung, yang tidak lain adalah mahasiswa dari UIN STS. Namun ketiganya telah ditemukan dengan selamat di desa Tanjung Beruga. Mendaki gunung memang menyenangkan, namun tentu saja ini kegiatan yang cukup beresiko. Itu sebabnya sebelum mendaki ada beberapa persiapan yang harus diperhatikan. Mulai dari etika yang harus dipatuhi, hingga pendampingan untuk menghindari hal-hal yang beresiko terjadi.

Dan tahukah sobat CahayaIslam, etika dalam bepergian termasuk mendaki gunung juga salah satu poin penting lho.

Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan: “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,

Ini merupakan salah satu ayat yang dibaca sebagai doa sebelum menaiki kendaraan. Dan dalam ayat ini juga kita diajarkan untuk senantiasa menyertakan Allah SWT dalam setiap perjalanan. Begitu juga ketika akan mendaki gunung, ada etika yang harus diperhatikan lho sobat CahayaIslam. Lalu bagaimana etika dalam mendaki gunung menurut islam?

Berdoa

Berdoa adalah salah satu etika yang harus dilakukan sebelum memulai perjalanan. Begitu juga saat akan mendaki gunung. Berdoa adalah bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Karena dengan berdoa, kita meminta izin dan perlindungan Allah SWT selama dalam pendakian. Sehingga bisa mendaki dengan selamat hingga tujuan.

Bersikap Menghormati

Yang dimaksud dengan bersikap menghormati adalah menghargai setiap tempat yang kita kunjungi. Saat mendaki gunung, kita akan melewati tempat yang bahkan asing atau belum pernah kita kunjungi sebelumnya. Dan menghormati kebudayaan sekitar, menjaga sikap adalah salah satu etika yang perlu diperhatikan. Dengan kata lain, tidak boleh sembrono menurut bahasa jawa. Jangan sampai berbuat kerusakan atau melakukan hal-hal yang sembarangan.

Mahasiswa sempat hilang – Ini karena ketiga mahasiswa tersebut kabarnya terpisah dari rombongan. Namun beruntungnya, mereka ditemukan selamat di rumah warga. Sobat CahayaIslam, sebagai seorang muslim kita perlu memperhatikan etika dimanapun berada. Termasuk dalam mendaki gunung.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Az-Zukhruf Ayat 13

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY