Lucas WayV – Dunia kpop beberapa hari terakhir digegerkan tentang unggahan seseorang di sosial media.
Lucas WayV nama idol yang turut menjadi perbincangan dikalangan penggemar kpop tersebut.
Pasalnya dalam unggahan tersebut menyebutkan bahwa Lucas sang idol kerap kali memoroti wanita yang dekat dengannya dan juga mantan kekasihnya. Bahkan disebutkan bahwa salah satu korban gaslighting dari Lucas tersebut adalah wanita yang berasal dari Indonesia.
Sobat Cahaya Islam, fenomena gaslighting yang muncul baru-baru ini membawa umat dalam suatu pertanyaan yaitu apa sih gaslighting itu?. Gaslighting adalah kekerasan mental yang dilakukan kepada seseorang tanpa menyadari bahwa hal tersebut dapat membawa trauma mental bagi korban.
Gaslighting dikaitkan tentang pemorotan yang terus menerus seperti gaya yang hedon, selalu minta dibelikan barang branded atau dalam kata lain yaitu sebuah trik manipulatif seseorang untuk selalu terkontrol dan dikendalikan oleh pelaku. Biasanya gaslighting ini terjadi kepada sepasangan yang memiliki hubungan.
Namun meskipun demikian pelaku tetap berselingkuh dan tidak setia. Hal ini membuat si korban yang selalu menuruti kemauan pelaku menjadi stress karena permintaan yang kerap kali terlampau tinggi dan ditambah pelaku yang selingkuh serta tidak setia tersebut.
Karena fenomena tersebut membuat penggemar Lucas WayV menurun dan banyak yang menghujatnya. Akhirnya selang beberapa hari setelah skandal tersebut, pihak manajemen Lucas WayV melakukan permintaan maaf kepada seluruh penggemarnya.
Hukum Gaslighting seperti yang Dilakukan Lucas WayV dan Berpacaran dalam Islam


Sobat Cahaya Islam, fenomena gaslighting dari Lucas ini dikaitkan dengan trend berpacaran yang terjadi di akhir jaman ini. Dalam agama islam jelas berpacaran merupakan hal yang tidak dianjurkan bahkan bersifat haram.
Karena berpacaran akan banyak menimbulkan masalah, serta kerugian-kerugian yang akan disesali akan berdatangan. Bahkan manfaat dari pacaran pun tidak ada sama sekali.
Trend pacaran yang sudah tidak asing lagi ditelinga umat kini semakin menjamur dikalangan para pemuda. Bahkan muncul kembali trend pacaran ala islami.
Sudah jelas agama islam melarang berpacaran tidak ada toleransi meskipun diembel-embel dengan kata-kata islami. Itu semua hanya rekayasa dan bentuk pembodohan untuk generasi umat islam.
Sedangkan gaslighting sendiri yaitu sifat manipulatif dimana jelas bukan merupakan sifat yang diajarkan oleh agama islam. Sebab manipulatif adalah sebagian daripada seseorang yang munafik dan pembohong. Bagaimana tidak, mereka menghianati kepercayaan yang diberikan seseorang kepadanya hanya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Sebagai umat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama islam sebaiknya menjauhi 2 perkara diatas yaitu berpacaran dan gaslighting supaya terhindar dari semua kerugian yang mendatang padadiri sendiri.
Madlorot Atau Kerugian Yang Akan Didapat Ketika Berpacaran
Sobat Cahaya Islam, banyak sekali kerugian yang akan didapat seseorang ketika berpacaran.
1. Rugi Waktu
Pertama yaitu mereka akan merugi waktu, banyak waktu yang dapat digunakan dengan hal-hal yang bermanfaat namun terbuang sia-sia ketika di pergunakan untuk berpacaran.
Time is money, bagi umat yang sadar akan pepatah tersebut pasti tidak akan membuang waktunya dengan sia-sia hanya untuk mengurus pacaran yang diharamkan oleh Allah. Sebaliknya mereka akan mempergunakan waktu dengan sebaik mungkin untuk keperluan masa depannya.
2. Buang-buang Tenaga


Kedua yaitu menguras tenaga, selain membuang waktu dengan sia-sia. Ternyata berpacaran akan banyak menyita tenaga karena harus memikirkan hal yang tidak berguna.
Misalnya antar jemput sekolah si pacar yang belum tentu akan menjadi pasangannya kelak. Hal-hal tersebut sangat menguras banyak tenaga. Tenaga yang seharusnya dipergunakan untuk membantu orang tua tetapi habis karena berpacaran.
3. Menguras Mental
Terakhir yaitu menguras mental, bagaimana tidak? Selain dua hal tersebut berpacaran teranya juga dapat menguras mental. Karena katika sedang bertengkar dengan pasangan maka akan galau dan tidak karuan sehingga membuat pikiran kalut hingga stress.
Bahkan banyak kasus yang terjadi dikalangan pemuda yang beranjak dewasa rentan melakukan percobaan bunuh diri karena ditinggal pacarnya. Na’udzubillah
Didalam agama islam, berpacaran tidak diperbolehkan karena mendekati dengan zina. Dalam surat Al-Isra ayat 32 Allah S.W.T berfirman yang artinya “dan janganlah kamu mendekati zina sesungguhnya zina itu adalah sutau perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk “
Dari ayat tersebut jelas Allah melarang suatu perbuatan yang namanya pacaran. Karena pacaran mendekati zina. Semoga dari ulasan ini dapat membuka pikiran umat untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah S.W.T. karena pada dasarnya akan sangat merugi dikemudian hari.


































