Gempa Cilacap, Musibah atau Ujian?

0
1619
Gempa Cilacap

Gempa Cilacap – telah terjadi gempa bumi di Cilacap Jawa Tengah dengan kekuatan M2.8 yang berada di titik 8.39 LS dan 108.89 BT berpusat di 74 Km Barat Daya Cilacap Jawa tengah dengan kedalaman 60 KM.

Namun gempa Cilacap ini tidak berpotensi tsunami tetapi masyarakat sekitar diminta untuk selalu waspada karena Cilacap ini sering terjadi gempa bumi. Terbukti hanya selang satu bulan yaitu tepat nya di bulan Agustus 2021 juga gempa melanda daerah Cilacap dan sekitarnya.

BMKG menghimbau masyarakat katika terjadi gempa segera untuk melakukan antisipasi untuk menjaga keselamatan. Salah satunya dengan tidak berada didalam gedung atau rumah. Berada di tempat yang lapang serta tidak dibawah pohon.

Sobat Cahaya Islam, tanah Indonesia merupakan lempengan tektonik dimana banyak terdapat gunung api vulkanik, sehingga sering terjadinya bencana gempa bumi. Selain itu gempa bumi juga ditimbulkan karena tergesernya 2 lempeng yang bertabrakan, dan buruknya Indonesia merupakan pertemuan 2 lempeng Asia dan Pasifik. Oleh karena itu tidak heran jika di negara Indonesia ini sering terjadi gempa bumi dan tsunami.

Namun jangan pernah berkecil hati, sebab semua kejadian dan bencana yang datang dari Allah itu pasti akan ada hikmahnya. Tinggal bagaimana manusia dalam menyikapi bencana-bencana alam yang timbul diluar kehendak manusia itu sendiri.

Menyikapi Gempa Cilacap Sebagai Musibah

Gempa Cilacap

Sobat Cahaya Islam, jauh sebelum umat nabi muhammad Allah azza wa jalla telah menurunkan gempa untuk umat-umat nabi sebelumnya. Tidak jauh lebih dahsyat dari kasus gempa bumi yang terjadi saat ini. Jika BMKG menyebutkan bahwa gempa terjadi karena pergeseran lempeng, gunung meletus dan lain sebagainya itu semua tidak luput dari kuasa Allah S.W.T

Gempa yang sering terjadi di Indonesia dan yang terbaru terjadi di daerah Cilacap Jawa Tengah telah membuat umat tersadar bahwa tidak ada yang lebih kuasa dari Allah. Karena dengan hitungan detik saja semua akan diratakan dengan tanah.

Oleh sebab itu sebagai umat yang bertawakal hendaknya untuk selalu merenungkan, apa yang salah dalam diri sehingga Allah menimpakan suatu bencana. Bencana tidak untuk diratapi terus menerus, tetapi sebagai pengingat diri untuk selalu beriman dan bertawakal kepada Allah.

Bukan hanya gempa bumi namun kepada seluruh kejadian bencana alam, merupakan suatu pengingat diri. Sudahkah sebagai umat menjaga ekosistem dan keseimbangan alam, jika belum mulailah dari diri sendiri untuk menjaga lingkungan supaya selalu berimbang. Contohnya tidak membuang sampah sembarangnya misal di sungai, atau laut yang nantinya akan menyumbat dan terjadi banjir.

Allah berfirman dalam surat An-Nisa ayat 79 yang artinya “Bencana menimpa manusia karena kesalahannya”

Sebagai manusia sudah menjadi kewajiban untuk menjaga alam, karena Allah telah menyediakan semuanya dan manusia yang dikasih hidup oleh Allah hanya tinggal merawat serta menjaganya.

Gempa Cilacap Ujian Keimanan Untuk Umat Muslim

Gempa Cilacap

Sobat Cahaya Islam, bencana alam seperti gempa bumi tidak akan mungkin bisa ditebak kapan datangnya. Karena bencana tersebut datang dengan tiba-tiba. Sebagai manusia mungkin hanya bisa memprediksi hanya dengan gejala alam dan fenomena-fenomena nya namun untuk kejadian pastinya tidak akan diketahui.

Selain itu dampak yang ditimbulkan dari sebuah bencana seperti gempa bumi pasti akan banyak. Selain kerugian materiil akibat dari suatu bencana adalah adanya korban jiwa. Pastinya akan menyisakan trauma mendalam bagi para keluarga korban.

Bencana alam seperti gempa Cilacap datang salah satunya adalah sebagai bala’ atau ujian. Dalam kehidupan manusia pasti akan ada yang namanya upgrade. Ujian dalam suatu bencana itu bisa disebut dengan upgrade keimanan dalam diri manusia.

Jika manusia lolos dan tabah akan semua ujian maka Allah akan menambahkan iman dan islam nya, namun jika sebaliknya maka bisa jadi manusia tersebut terperosok dalam lubang kemusyrikan. Naudzubillah

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY