cahayaislam.id – Kota Las Vegas, tak ada yang paling tepat untuk mendeskripsikannya selain judi. Bahkan kota ini mendapatkan julukan ‘Sin City’ atau dalam artian kota yang penuh dengan dosa.
Jika membayangkan Las Vegas, kita akan melihat gedung-gedung yang menjulang tinggi mencakar langit. Ada banyak cahaya lampu gemerlapan memandikan seluruh kota, orang-orang yang bebas melakukan apapun sembari riang mengelilingi mesin roulette.
Tetapi di luar itu semua, ada beberapa paparan mengenai agama Islam di Las Vegas yang sangat menarik untuk kita bahas bersama.
Yakni mengenai Seifullah yang merupakan bukan salah satu dari golongan orang-orang yang melakukan judi. Bahkan banyak sikapnya yang mampu menginspirasi banyak orang sehingga menjadi seorang mualaf.
Nah, Sobat Cahaya Islam, seperti apa kisah inspiratif tersebut? Demikian penjelasannya.
Sejak 1999 sampai saat ini, Seifullah menjabat sebagai imam masjid As-Sabur yang bertempat di kota Las vegas. Seifullah juga disebut sosok yang memegang peranan penting dalam perkembangan Islam di kota tersebut.
Lalu sejak tahun 2010, Seifullah memulai perjuanganya untuk membangun desa khusus bagi muslim yang terletak di utara dari pusat hedonisme dunia itu.
Dia juga berjuang mendirikan komunitas khusus bagi orang Muslim, dan tidak sia-sia karena ada akhirnya komunitas tersebut mampu menyingkirkan sarang narkoba dan kumpulannya di wilayah tersebut.
Kota Las Vegas Disebut Penuh Dosa, Ini Tanggapan Islam
Melalui upaya panjang tanpa henti yang dilakukan Seifullah, akhirnya banyak hal yang terwujud di kota tersebut. Apa saja?
Desa yang Suci
Sekarang, desa Muslim telah menjadi satu tempat yang aman bagi orang-orang Islam lokal maupun pemeluk agama lain sehingga hidup menjadi berdampingan dengan baik dan positif.


Tak hanya itu, di desa tersebut juga disediakan klinik medis gratis, perpustakaan, dapur taman komunitas, serta sekolah untuk hari senin sampai hari jumat bagi anak-anak muda.
Sejak saat itu, desa Muslim yang disebut West Las Vegas itu pun memberikan banyak manfaat bagi orang-orang. Sejak saat itu, Desa Muslim juga dijuluki sebagai desa yang suci.
Masjid yang Penuh Cahaya Ilahi
Sebagai Imam di Masjid As-Sabur pun, kerap kali tempat beribadah yang merupakan rumah Allah ini menyediakan berbagai macam makanan. Serta menjadi rumah sementara bagi wanita-wanita yang menghadapi kejinya perundungan terkait pelecehan atau masalah lain.


Tak hanya itu, bangunan megah yang dibangun sejak 1975 ini juga menyediakan tempat bagi rehabilitasi orang-orang yang menjadi pecandu. Sehingga bisa membebaskan dirinya dari ketergantungan narkoba.
Selama lebih dari satu dekade, masjid As-Sabur juga telah berhasil menyatukan ratusan dari relawan lokal dalam menyelenggarakan acara ‘Day of Dignity’ dan sampai kini pun masih menjadi acara rutin setiap tahunnya.
Nah, Sobat, karena banyaknya dampak positif dari hasil perjuangan Seifullah, maka segala bentuk kegiatan dan keberadaan minoritas umat Muslim di sana bisa hidup dengan damai dan tenang.
QS. Al-Isra’ Ayat 7
اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai.”
Hampir semua orang menaruh hormat padanya dan tentunya tidak sedikit yang akhirnya terinspirasi untuk menjadi mualaf.
Demikian di atas adalah ulasan mengenai kota Las Vegas yang dijuluki kota penuh dosa namun memiliki cahaya Ilahi di dalamnya.






























