Cara Agar Khusyuk dalam Ibadah dan Dalilnya

0
965
Khusyuk dalam ibadah

Khusyuk dalam ibadah – Shalat adalah ibadah yang paling sering dilakukan umat Muslim yang wajib ditunaikan dalam satu hari. Khusyuk dalam ibadah merupakan sebuah keharusan yang diganjar dengan pahala sempurna. Saat mengerjakan shalat, seorang muslim wajib fokus baik jiwa, pikiran dan raganya. 

Pengertian Khusyuk dan Dalilnya

Secara bahasa, khusyuk artinya tenang dan tunduk. Sedangkan khusyuk saat mengerjakan shalat memiliki makna hadirnya hati ketika Sobat Cahaya Islam menghadap Allah dan anggota badannya tenang. Selain itu, perkataan dan perbuatan seorang muslim yang sedang shalat juga terjaga dari awal hingga akhir. 

Hadirnya rasa tenang saat beribadah datang ketika seorang hamba takut kepada Allah. Kedekatan dengan Sang Pencipta tercipta ketika Sobat Cahaya Islam menjalankan ibadah dengan ikhlas, khauf, dan raja’. Khusyu dalam shalat muncul dari hati, kemudian diikuti oleh anggota tubuh lainnya. 

Setelah berhasil menciptakan ketenangan, maka pendengaran, penglihatan, kepala hingga ucapan juga menjadi khusyuk. Secara khusus, ketenangan dalam beribadah terdapat dalam hadits, seperti:

1.     At Tabrani 

Salah satu hadits tentang khusyu’ dalam shalat terdapat dalam HR At Tabrani nomor 7138 yang berbunyi:

أوَّلُ شَيءٍ يُرفعُ مِن هذِهِ الأمَّةِ الخُشوعُ حتَّى لا تَرى فيها خاشِعًا

Saat mengerjakan shalat yang didalamnya tidak didapati kekyusukan walaupun sah, akan tetap pahala yang didapatkan tidak sempurna. Semakin khusuk seorang muslim beribadah, maka akan mendapatkan pahala sempurna. 

2.     HR Abu Daud 

Pembahasan khusyuk dalam ibadah juga terdapat dalam HR Abu Daud nomor 769 yang berbunyi:

إنَّ الرَّجلَ لينصَرِفُ وما كُتِبَ لَهُ إلَّا عُشرُ صلاتِهِ تُسعُها ثُمنُها سُبعُها سُدسُها خُمسُها رُبعُها ثُلثُها نِصفُها

Setelah menyelesaikan shalat, seorang muslim mendapatkan jumlah beragam. Ada yang sepersepuluh atau bahkan hanya separuhnya. Perbedaan pahala tersebut tergantung pada seberapa khusyuk seorang muslim saat melaksanakan shalat. 

Bagaimana Cara Khusyuk dalam Ibadah?

Mengingat khusyuk berperan besar saat seorang muslim menjalankan ibadah, maka harus memahaminya. Berikut ini tips menciptakan rasa khusyuk dalam ibadah:

1.     Siapkan Diri Sebelum Shalat

Mempersiapkan diri sebelum shalat dapat dimulai dengan menyempurnakan wudhu dan mengenakan pakaian yang wangi serta bersih. Kemudian segera ke masjid dengan tenang dan tawadhu. Selain itu, jangan mengerjakan shalat terburu-buru. 

Khusyuk dalam ibadah

2.     Fokus dan Merenungi Ayat

Khusyuk berasal dari hati. Untuk mendapatkannya, maka harus memfokuskan pikiran dengan menyadari apa yang dibaca. Anda harus fokus saat berdzikir, membaca ayat Al Quran hingga doa dalam rangkaian shalat. Saat Sobat Cahaya Islam bisa fokus, maka tingkat kekhusyukan semakin tinggi. 

Tuma’ninah dalam shalat mencerminkan fokus dan merenungi ayat yang anda baca. Sempurnakan kembali posisi anggota tubuh setiap selesai menyempurnakan gerakan shalat. Saat takbir, angkat tangan dengan tenang, kemudian letakkan kembali pada posisi sempurna. Lakukan pada gerakan lainnya. 

3.     Mengingat Kematian

Menghadirkan khusyuk dalam ibadah memang tidak gampang. Cara termudah untuk menghadirkannya yaitu selalu mengingat kematian saat mengerjakan sholat. Melepaskan semua keterikatan dengan dunia akan memudahkan perihal kematian. Hal tersebut membuat umat muslim berusaha memperbaiki sholatnya agar menjadi lebih baik. 

Khusyuk dalam ibadah

Khusyuk dalam ibadah paling sering ditanyakan umat Islam lantaran berhubungan dengan shalat yang dikerjakan setiap hari. Segala cara akan dilakukan agar saat melaksanakan shalat bisa khusyuk. Lantaran ketenangan dalam ibadah shalat juga mempengaruhi pahala, sehingga harus diperhatikan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY