Kebijakan MPR – Beberapa hari ini, berita tentang kemunculan virus varian baru yakni Omnicron menyebabkan kebijakan MPR yang baru harus segera dilaksanakan agar umat bisa segera melaksanakan prokes.
Sobat Cahaya Islam, menurut sebagian pakar nantinya kebijakan MPR mengenai usulan baru program protokol kesehatan harus sedikit lebih serius. Pasalnya, banyak para pakar kesehatan menyampaikan bahwa varian tersebut menular dengan sangat cepat.
Bagaimana Seharusnya Umat Menanggapi Kebijakan MPR yang Baru tentang Kesehatan?
Sobat Cahaya Islam, kebijakan MPR yang baru mengenai kesehatan tentu harus mendapat respon baik dari umat.
Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat An nur ayat 54 yakni :
قُلْ اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَۚ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَاِنَّمَا عَلَيْهِ مَا حُمِّلَ وَعَلَيْكُمْ مَّا حُمِّلْتُمْۗ وَاِنْ تُطِيْعُوْهُ تَهْتَدُوْاۗ وَمَا عَلَى الرَّسُوْلِ اِلَّا الْبَلٰغُ الْمُبِيْنُ
Artinya : Katakanlah, “Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya kewajiban Rasul (Muhammad) itu hanyalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu hanyalah apa yang dibebankan kepadamu. Jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Kewajiban Rasul hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan jelas.”
Pasalnya, hal tersebut demi keberlangsungan hidup para generasi. Hanya saja, umat juga perlu merespon dengan lebih teliti dan politis agar tidak sampai terjebak dengan hal – hal yang ternyata berujung politisasi belaka.
Mengapa demikian? Sebab di jaman sekarang, rasanya sangat sulit bagi umat untuk dapat mempercayai sebuah kebijakan politik baru tanpa ada maksud terselubung di dalamnya.
Hal tersebut sudah banyak umat lihat dari beberapa tahun terakhir bahkan sepanjang puluhan tahun negeri merdeka.
Kebijakan masih saja tetap berlandaskan pesanan para pemilik modal dan hanya mewakili suara umat tertentu.
Mengapa Kondisi tersebut Bisa Terjadi?
Sobat Cahaya Islam, dalam kehidupan serba cari untung sekarang rasanya sangat sulit bagi umat untuk terlalu percaya dengan polos terhadap berbagai kebijakan politik yang ada.
Sebab, sudah sangat banyak program yang berujung malah mendzalimi umat. Bahkan generasi pun harus ikut menanggung duka mendalam lantaran penerapan kebijakan tersebut.


Di era pandemi seperti sekarang saja, umat harus melihat fakta bahwa timbangan antara ekonomi dan kesehatan sangatlah tumpang tindih. Mau tak mau, realita tersebut semakin memperlihatkan umat dimana seharusnya keberpihakan negara.
Terlepas dari hal demikian, maka sudah semestinya umat berusaha secara maksimal untuk dapat mewujudkan protokol kesehatan dalam keluarga sendiri sebagai tameng terbaik.
Lantas bagaimana seharusnya tips menjaga diri dan menaati protokol kesehatan selama di rumah?
Tips Menjaga Diri Selama Liburan di Masa Pandemi
Sobat Cahaya Islam, liburan akan segera datang oleh sebab itu wajib bagi umat untuk senantiasa segera melatih diri dengan menjaga semaksimal mungkin keluarganya. Misalnya saja dengan tidak banyak beraktifitas di luar rumah selama hal tersebut tidak terlalu penting untuk umat lakukan.


Berbelanja secukupnya dan tidak melakukan terlalu banyak pertemuan. Sebab, pertemuan yang terlalu banyak mempertemukan antar orang dapat menjadi pintu terbuka bagi virus varian baru untuk bersarang dalam tubuh umat.
Menjaga kesehatan dalam Islam sangat umat anjurkan sebab hal tersebut nyatanya mendatangkan kebermanfaatan juga bagi umat.
Terlepas dari manfaatnya, menjaga kesehatan juga merupakan salah satu bentuk nyata umat tak mendzalimi dirinya.
Dengan memakan makanan sehat dan mencukupi kebutuhan nutrisi, maka umat sama halnya berusaha untuk menjaga ciptaan Allah Ta’ala sebaik mungkin.
Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai kebijakan MPR dan beberapa tips bagi umat agar dapat senantiasa menjaga kesehatan di tengah pandemi yang tak kunjung usai. Semoga ulasan ini dapat menjadi referensi bacaan bagi umat. Aamiin Yarobbal ‘Aalamiin.






























