Momongan Ivan Gunawan – Beberapa hari ini, momongan Ivan Gunawan menjadi trending usai dirinya mengunggah foto mirip bayi.
Sobat Cahaya Islam, sontak saja netizen kaget dengan kelakuan anehnya. Sebab, jika umat usut lebih lanjut tak mungkin momen momongan Ivan Gunawan bisa diunggah sebab dirinya belum resmi berkeluarga.
Bagaimana Umat Merespon Unggahan Momongan Ivan Gunawan?
Sobat Cahaya Islam, unggahan momongan Ivan Gunawan tentu saja banyak mendapat respon positif dari umat.
Pasalnya, desainer bertalenta ini tak banyak menuai kontroversi di hadapan publik. Malah sebaliknya, ia banyak memberikan kebanggaan bagi bangsa melalui kemampuannya.


Sebagian besar netizen banyak berkomentar pada unggahan Ivan agar ia dapat disegerakan bertemu jodoh dan memiliki anak. Lantas siapa bayi yang ia gendong?
Nyatanya, bayi yang ia gendong adalah boneka mirip seperti bule dengan rambut pirangnya. Dlaam postingannya bayi tersebut ia beri nama Eqqel, panggilan akrabnya.
Ivan terlihat sangat senang dengan momongan barunya. Sebab, ia berkali – kali mengunggah postingan terkait sang bayi. Masya Allah.
Tips Menjadi Ayah yang Baik
Sobat Cahaya Islam, sebagaimana Ivan tentu ada banyak umat yang berusaha mempersiapkan diri menjadi ayah dengan berbagai cara.
Misalnya, dengan mensimulasi memiliki momongan dengan menggunakan boneka.
1. Belajar Islam untuk Persiapan Menjadi Kepala Keluarga
Sobat Cahaya Islam, salah satu hal yang dapat umat lakukan untuk menjadi seorang ayah yakni dengan senantiasa mengkaji Islam termasuk halnya terkait kegiatan parenting.


Di era serba bebas hari ini, ada banyak sumber informasi yang dapat umat gunakan misalnya dengan buku elektronik atau buku versi cetak yang masih banyak dijual di toko buku.
Bersiap menjadi ayah terbaik memang harus umat lakukan sejak dini bahkan sebelum melangsungkan pernikahan.
Karena peran ayah akan mereka lakukan seumur hidup. Namun hal ini tampaknya semakin susha untuk umat lakukan. Sebab, role model ayah terbaik tak banyak contohnya hari ini. Naudzubillah.
2. Menguatkan Visi Misi dalam Keluarga
Selain itu, salah satu persiapan untuk menjadi ayah terbaik juga dapat umat lakukan dengan senantiasa menguatkan visi misi untuk calon keluarga.
Hal ini penting agar calon atau seorang ayah tak sampai salah langkah dan oleng. Sebab, jika dalam keluarga inti saja sudah lupa visi misi dan hanya sekedar mengalir saja, maka sungguh sia – sia kehidupan keluarga muslim. Sebab, sudah seharusnya umat memiliki visi besar dengan kehidupan Islam termasuk halnya untuk menegakkan kehidupan Islam. Hal ini sebagaiman firman Allah Ta’ala dalam surat An Nisa’ ayat 34 yakni :
اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ ۗ فَالصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُ ۗوَالّٰتِيْ تَخَافُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّ ۚ فَاِنْ اَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلًا ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيْرًا
Artinya : Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Mahatinggi, Mahabesar.
3. Mendukung Bakat Anak
Selain itu, salah satu hal yang dapat umat lakukan yakni dengan senantiasa mendukung bakat anak. Bakat tersebut sebenarnya dapat calon ayah lihat sejak dini. Namun, tentu kondisi tersebut harus umat kontrol perkembangannya secara detail.
Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai momongan Ivan Gunawan dan beberapa tips bagi umat untuk bisa mempersiapkan diri sejak awal kelahiran sang bayi. Semoga ulasan ini dapat menjadi referensi bacaan umat untuk senantiasa belajar dan bekerja Islam.






























