Betapa Indahnya Kehidupan Seorang yang Beriman

0
69
Indahnya Kehidupan Seorang yang Beriman

Kehidupan Islami Diberi kehidupan sekali ini oleh Allah dan di takdirkan menjadi seorang yang hidup dalam keimanan dengan limpahan nikmat dan rahmat dari Allah, kita seharusnya bersyukur sejadi – jadinya. Sudah tahukah sobat Betapa Indahnya Kehidupan Seorang yang Beriman jika kita bisa mencari jalan syukurnya?

Betapa Indahnya Kehidupan Seorang yang Beriman

Pernah nggak sih sobat cahayaislam membayangkan bagaimana kehidupan kita bila tidak diizinkan oleh Allah dalam rengkuhan hidayah? – Mungkin kehidupan kita akan lebih tak terkontrol dengan baik, hidup kita tak menentu arah. Karena kita tidak memiliki pijakan yang kokoh tentang pemahaman sebenarnya untuk apa hidup ini.

Bagi orang iman, Hidup adalah dedikasi ibadah

Kita orang beriman tahu betul bahwa kehidupan di dunia ini adalah kehidupan yang tidak akan berlangsung lama. Dunia ini penuh sandiwara dan hal hal menipu yang takkan pernah bertahan lama. Kita tahu dengan pasti dengan keimanan kita bahwa dunia ini adalah tempat singgah sebelum kita menuju pemberhentian terakhir kita di akhirat kelak. Dan hanya ada dua pilihan: Surga atau Neraka

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

 Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. [1]

Surat diatas Allah sudah membuat gamblang bagaimana seharusnya kita hidup di dunia ini. Kita tidak tinggal di sini untuk waktu yang lama. Kita tidak hidup untuk bersenang – senang. Melainkan kita hidup untuk mengabdi dan beribadah tulus mukhlis kepada Allah.

Keindahan jalan hidup orang iman menurut Rasulullah

Jalan hidup orang iman selalu dipenuhi dengan kebaikan yang selalu harus sejalan dengan ridha Allah dan sesuai ajaran Rasulullah. Baginda Rasulullah bahkan menjelaskan dalam sabdanya yang kemudian diriwayatkan oleh Muslim 2999:

حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ الأَزْدِيُّ، وَشَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ، جَمِيعًا عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ، – وَاللَّفْظُ لِشَيْبَانَ – حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ، حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ صُهَيْبٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ ‏”

Dalam hadits tersebut Rasulullah mengatakan bahwa kehidupan seorang mukmin merupakan kehidupan yang penuh kebaikan. Orang iman akan menganggap segala sesuatu adalah kebaikan, tidak peduli bagaimana dan apapun itu. Dia akan banyak bersyukur ketika diberikan kenikmatan dan dia akan tabah dan sabar ketika ditimpa penderitaan. Tiada kata mengeluh, tiada kata menyalahkan Allah.  Semuanya baik. [2]

Orang iman tahu bahwa semuanya akan kembali kepada Allah, termasuk dirinya

Prinsip dan jalan hidup orang orang iman yang menganggap segala sesuatu merupakan kebaikan itu tercermin dari kepercayaan diri mereka bahwasanya Allah sudah mengatur segala hal, dan apapun itu (termasuk dirinya) pada akhirnya akan kembali kepadaNya.

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? [3]

Orang beriman takkan ragu karena dalam surat diatas, Allah telah berfirman bahwa Dia menciptakan manusia dan alam seisinya tidak untuk bermain main, dan semua itu akan kembali kepadaNya.

***

Nah, itu sih sebuah renungan untuk kita semua yang sedang mencoba untuk menjalani hidup dengan baik sebagai orang iman seutuhnya. Semoga kita bisa menjadi pribadi beriman yang bisa menjalani hari demi hari seperti yang dikatakan oleh Rasulullah ya. – Semoga bermanfaat


Catatan Kaki

[1] Q.S. Az Zariyat (51) ayat 56

[2] H.R. Shahih Muslim no. 2999

[3] Q.S. Al Mu’minun (23) ayat 115

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!