Heboh Munculnya Gunung Emas di Kongo, Apakah Tanda-tanda Kiamat akan Segera Tiba?

0
136

Gunung Emas – Akhir bulan Februari kemarin publik dihebohkan dengan penemuan gunung emas di Kongo. Sebuah desa yang ada di Kivu Selatan, Kongo ramai didatangi penggali tambang. Banyak orang beramai-ramai datang ke tempat tersebut dengan membawa sekrop dan ember untuk membawa pulang emas.

Berita ini mulai viral setelah sebuah akun di Twitter membagikan video tentang orang-orang di Kongo berebut dan menggali emas. Padahal sebenarnya peristiwa tersebut telah terjadi pada akhir Februari tepatnya tanggal 27 kemarin. Namun, baru viral setelah videonya tersebar di awal bulan Maret ini.

Kabar gunung emas ini kemudian menjadi ramai diperbincangkan. Publik pun mengaitkannya dengan tanda-tanda akhir zaman. Sebab, dalam sebuah hadist ada yang menyebutkan bahwa salah satu ciri tanda akhir zaman adalah munculnya gunung emas. Namun, memahami sebuah hadist tidak cukup hanya membaca literaturnya saja.

Dalam kasus gunung emas ini, aparat bersenjata di daerah Kongo kemudian turun tangan. Mereka mendata para penambang yang ikut dalam menggali bongkahan-bongkahan emas di Kongo. Situasi menjadi tidak terkontrol, sehingga dengan paksa pihak aparat membubarkan kerumunan penambang tersebut.

Sobat Cahaya Islam, terlepas dari keterkaitan antara munculnya gunung emas di Kongo dengan tanda-tanda kiamat, kita tidak bisa berkomentar banyak terkait hal tersebut. Namun, bisa jadi hal ini menjadi sebuah pengingat bagi manusia untuk terus menanam amal kebaikan di dunia agar dapat dipanen kelak di akhirat.

Apakah Gunung Emas di Kongo Menjadi Tanda-tanda Kiamat?

Setelah heboh munculnya video viral gunung emas di Kongo, publik juga dibuat heboh dengan keterkaitan kemunculan gunung emas dan tanda kiamat. Kongo merupakan negara yang kaya akan mineral dan logam mulia. Pantas saja jika tiba-tiba muncul gunung emas di negara tersebut.

Meski kemunculan ini menimbulkan prasangka-prasangka seperti salah satu tanda kiamat yang telah disebutkan dalam sebuah hadist, apakah benar demikian? Simak penjelasan di bawah ini:

1.     Tanda Kiamat

Tahun 2012 menjadi tahun yang cukup menghobohkan terkait tanda kiamat. Pada waktu itu sungai eufrat mengalami kekeringan. Selain itu, menurut peramal yang cukup terkenal pada masanya, akhir tahun 2012 akan terjadi suatu bencana yang besar. Kabar ini sempat viral di mana-mana hingga beberapa penduduk suku Maya mengakhiri hidupnya terlebih dahulu.

Namun, tanda-tanda kiamat tidak hanya dapat dinilai dari beberapa hal itu saja. Islam telah mengajarkan kita tentang hal ini. Selain mengeringnya sungai eurfat dengan munculnya gunung emas, tanda kiamat yang lain juga dapat kita rasakan. Seperti diambilnya para ulama di muka bumi, kemaksiatan merajalela, adzan tidak lagi ada, dan banyak lagi lainnya.

2.     Kemunculan Gunung Emas

Dalam sebuah hadist disebutkan sebagai berikut:

“Kiamat tidak akan terjadi sampai al-furat mengering sehingga muncullah gunung emas. Manusia pun saling bunuh untuk memperebutkannya. Dari setiap seratus orang (yang memperebutkannya), terbunuhlah sembilan puluh sembilan orang. Setiap orang dari mereka mengatakan, ‘Mudah-mudahan aku-lah orang yang selamat,” (HR Muslim Nomor 5152).

Perlu dipahami bahwa arti menyeluruh hadist tidak dapat disimpulkan hanya dengan melihat terjemah artinya saja. Perlu dikaji dengan hadist-hadist yang relevan. Hadist tersebut relevan dengan hadist riwayat Imam Muslim bahwa emas di sini adalah seperti minyak bumi dan sejenisnya.

Sehingga, menurut kajian hadist tersebut diperinci dengan penjelasan bahwa ketika minyak bumi atau bahan galian tambang lainnya muncul di sungai eufrat yang kering dan orang-orang saling berebut hingga tidak memedulikan nyawa yang lainnya. Manusia hanya akan sibuk mencari dunia.

Sobat Cahaya Islam, munculnya gunung emas di Kongo memang cukup mengejutkan kita. Mungkin saja hal ini dijadikan sebagai pengingat agar kita sebagai manusia tidak lupa akan kehidupan yang lebih kekal. Wallahu a’lam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY