Hari Perempuan Sedunia, Ini 3 Kemuliaan Perempuan Dalam Islam

0
25

Hari Perempuan Sedunia – Diperingati sebagai wujud kepedulian terhadap perempuan. Hari Perempuan Sedunia ini diperingati pada tahun 1970 untuk pertama kalinya di sebuah kota yang bernama New York di Amerika Serikat. Adanya hari perempuan sedunia ini ditujukan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan seperti pendidikan tujuan penyamarataan derajat antara laki-laki dan perempuan.

Selain itu, adanya hari perempuan ini untuk mengingatkan kita bahwa jasa dan pengorbanan seorang perempuan sangatlah besar. Dia harus mengurus rumah tangga dan anak-anaknya dengan baik, serta memperjuangkan hak pendidikannya agar dipandang sama derajatnya dengan laki-laki.

Sobat Cahaya Islam, Islam mengajarkan kepada kita untuk memuliakan perempuan. Mengapa? Karena perempuan merupakan calon ibu dari anak-anaknya. Oleh karena itu, perempuan harus mendapatkan pendidikan yang layak karena dia nantinya akan menjadi ibu dari anak-anaknya. Seorang ibu yang memiliki kecerdasan dan pendidikan yang cukup nantinya akan menjadi ibu yang cerdas dalam mengurus rumah dan mendidik anak-anaknya.

3 Bentuk Kemuliaan Perempuan Dalam Islam Seperti Adanya Hari Perempuan Sedunia

Perempuan, merupakan salah satu mahluk Allah yang dimuliakan dalam Islam. Kemuliaan perempuan ini mulai ada ketika agama Islam telah datang. Jauh sebelum Islam datang, perempuan merupakan makhluk yang tidak berharga dan merupakan makhluk yang rendah serta hina di mata masyarakat. Adanya Hari Perempuan Sedunia ini ditujukan untuk penyamaan derajat antara laki-laki dan perempuan.

Mengapa? Bukankah pada zaman sebelum datangnya Islam, perempuan dianggap rendah disebabkan memiliki tenaga yang lemah dan tidak bisa untuk diajak bertarung melawan suku-suku yang lainnya. Sehingga apabila di masa itu seseorang melahirkan anak perempuan, pasti akan dijadikan bahan cemoohan atau dikubur dengan hidup-hidup.

Semenjak Islam datang, perempuan mulai mendapatkan kemuliaannya. Apa sajakah itu? Kemuliaan perempuan diantaranya adalah:

1. Menjadi Seorang Ibu

Salah satu kemuliaan perempuan adalah menjadi seorang ibu. Menurut hadis dari Rasulullah,anak-anak wajib lebih mengutamakan ibunya daripada bapaknya. Mengapa? Karena ibulah yang melahirkan, mendidik, dan membesarkan anaknya.

Sebagaimana hadist yang berbunyi:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ

Artinya: Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

Walaupun demikian, seorang anak juga tidak boleh durhaka pada bapaknya. Hal tersebut dikarenakan seorang bapaklah yang mencarikan nafkah untuk keluarganya. selain itu, seorang bapak juga memiliki tugas untuk mendidik anak dan istrinya agar tidak terjerumus ke dalam neraka.

2. Mempunyai Kebebasan dalam Memilih Suami

Salah satu bentuk kemuliaan perempuan yang diberikan oleh Islam adalah kebebasan dalam memilih suami. Pada zaman dahulu sebelum datangnya Islam, perempuan yang ingin mencari suami harus menjadi seorang pezina terlebih dahulu agar “laku” untuk dinikahi seorang laki-laki.

Berbeda pada saat Islam sudah datang, perempuan bebas memilih siapa yang akan menjadi suaminya tanpa harus menjadi seorang pezina terlebih dahulu.selain itu Islam juga sudah mengatur adab-adab dalam melamar dan menikahi seorang perempuan dengan layak.

wali nikah atau orang tua tidak bisa memaksakan anaknya yang perempuan untuk menerima lamaran seorang laki-laki yang tidak disukai anak perempuannya tersebut. Kecuali, jika perempuan tersebut menerimanya dengan rela dan ikhlas.

 

3. Adanya Pemberian Mahar

Salah satu bentuk kemuliaan wanita adalah adanya pemberian mahar ketika dia ndak menikah dengan seorang laki-laki.Perempuan berhak mengajukan uang atau barang tertentu sebagai mahar dalam pernikahannya. Hal tersebut tidak ada ketika Islam belum datang.

Itulah 3 bentuk kemulian perempuan dalam Islam seperti adanya Hari Perempuan Sedunia. Oleh karena itu, adanya Hari Perempuan Sedunia ini seharusnya membuat wanita muslimah menjadi lebih baik lagi.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!