Hari Ibu Sedunia, Bolehkah Adanya Perayaan Dalam Islam? Ini Penjelasannya!

0
60
Hari Ibu Sedunia Bolehkah Dalam Hukum Islam

Hari Ibu sedunia – 10 Mei diperingati sebagai hari Ibu oleh beberapa negara. Hari ibu merupakan salah satu perayaan atau peringatan yang dikhususkan untuk menghormati para Ibu. Apalagi Ibu dianggap sebagai sosok yang paling berjasa, baik dalam membesarkan anak-anaknya. Hingga pengorbanan waktu dan tenaga yang tidak ada habisnya. Meskipun sebenarnya untuk mengungkapkan kasih sayang kepada seorang Ibu, tidak harus pada tanggal tertentu. Namun untuk memberikan peringatan sekaligus mengajak orang-orang untuk mengungkapkan kasih sayang pada Ibu, maka ada peringatan hari Ibu ini.

Hari Ibu Sedunia dan Begini Hukum Dalam Agama

Ibu merupakan sosok yang mulia, karena mengandung selama 9 bulan dan mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan anak-anaknya. Itu sebabnya seorang Ibu memiliki peran penting bagi kehidupan dan keluarga. Dan sosok Ibu ini sangat diistimewakan meskipun seorang ayah pada dasarnya memiliki kedudukan yang sama juga. Dalam agama islam, dikatakan bahwa surga berada ditelapak kaki Ibu. Itulah salah satu bukti bahwa betapa Ibu dimuliakan.

Hari Ibu Sedunia, Bagaimana Hukumnya Peringatan Hari Ibu Dalam Islam?

Hari Ibu Sedunia dan Pandangan Islam Tentang Ungkapkan Kasih Sayang Ibu

Hari Ibu sedunia merupakan peringatan yang dikhususkan untuk para Ibu di dunia. Namun tanggal yang ditetapkan sebagai hari Ibu di beberapa negara ini berbeda-beda. Dan untuk tanggal 10 Mei, beberapa negara memperingatinya sebagai hari Ibu. Sebagai umat muslim, kita tentu memiliki dasar hukum dan ketentuan agama yang mengatur segala sesuatu dalam kehidupan. Lalu bagaimana dengan hukum memperingati dan merayakan hari Ibu? Bolehkah dalam islam? Sobat cahaya islam, mari kita simak penjelasan berikut.

Peringatan atau perayaan sudah sering kita dengar. Bukan hanya untuk hari Ibu saja, ada banyak bentuk dari memperingati sesuatu hal atau merayakan hari tertentu. Sehingga ini menjadi suatu rutinitas yang dirayakan setiap tahunnya. Dalam agama islam, tidak ada dalil atau hadist yang menjelaskan atau memberikan tuntunan ini ini. Dengan kata lain, tidak ada anjuran bahwa hari Ibu harus dirayakan. Dan yang pasti, perayaan hari Ibu bukanlah perayaan untuk umat muslim. Perayaan juga dianggap sebagai bentuk meniru orang kafir.

Perayaan Hari Ibu Bukan Setahun Sekali, Namun Setiap Hari

Hari Ibu Sedunia dan Kasih Sayang Untuk Ibu Setiap Hari

Mengungkapkan kasih sayang kepada sosok Ibu yang banyak berjasa dalam kehidupan, ini tidak bisa dilakukan hanya setahun sekali. Namun setiap hari merupakan waktu yang bisa kita gunakan untuk memberikan kasih sayang kepada Ibu. Jadi, merupakan anggapan salah kaprah jika tanggal tertentu dijadikan hari untuk menghormati dan mengungkapkan kasih sayang kepada Ibu. Sedangkan sudah seharusnya setiap hari kita melakukannya. Maka dari itu, perayaan atau peringatan bukanlah tuntunan dalam agama Islam.

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.(1)

Perayaan Bukan Tuntunan Dalam Agama Islam

Seperti penjelasan diatas, bahwa perayaan atau peringatan ini adalah hari yang ditetapkan oleh manusia. Dan bukan sama sekali merupakan anjuran yang ada dalam tuntunan agama Islam. Itu sebabnya, perayaan hukumnya bisa saja diperbolehkan namun bisa juga diharamkan. Kenapa diharamkan? Perayaan atau peringatan hukumnya haram atau dilarang jika melanggar ketentuan agama. Apalagi jika menjadikan suatu kaum menjadi fanatik atau berlebihan karena perayaan tertentu.

Hari Ibu sedunia – Kita boleh saja mengungkapkan kasih sayang kepada Ibu tepat pada hari peringatan Ibu sedunia. Namun yang harus sobat cahaya muslim tahu, perayaan bukanlah sikap muslim. Karena ini tidak ada dalam ketentuan atau aturan agama Islam. Jadi, sayangilah ibu kita setiap waktu dan setiap hari. Bukan satu tahun sekali.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Luqman Ayat 14

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!