Gunung Semeru Sebabkan Banjir Lahar Dingin, Ini Cara Menyikapinya Dalam Islam

0
1675
Gunung Semeru

Gunung Semeru adalah salah satu gunung berapi aktif yang ada di Indonesia. Baru-baru ini gunung tersebut erupsi kembali dan menyebabkan dampak bagi warga setempat.

Bahkan Thoriqul Haq selaku Bupati Lumajang meminta agar masyarakat yang ada di sekitar aliran sungai untuk waspada terhadap banjir lahar dingin sesudah erupsi terjadi. Menurutnya, erupsi yang terjadi pada hari Minggu 4 Desember 2022 lalu itu bisa menimbulkan bermacam permasalahan.

Salah satunya yaitu material yang menutupi sebagian besar kawasan Dusun Kajar Kuning, Desa Sumbermujur, Kec. Candipuro. Selain itu material yang terbawa oleh lahar dingin turut mengalir menuju Besuk Bang, kawasan Kecamatan Tempursari.

Menurut Bupati Thoriqul Haq, hal itu berbeda dengan kejadian erupsi pada tahun 2021 lalu. Pasalnya lahar dingin tersebut juga mengalir ke Kecamatan Tempursari.

Karena itulah pihaknya perlu mewaspadai lantaran belum pernah terjadi selama beberapa tahun terakhir. Apalagi, alirannya pecah menjadi tiga dan salah satunya Besuk Bang yang perlu masyarakat antisipasi.

Thoriq menjelaskan bahwa material yang Gunung Semeru muntahkan pada tanggal 4 Desember 2022 lalu juga berimbas kepada hal lain. Dapun imbasnya yaitu bertambahnya material di jalur aliran lahar gunung tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya akan segera melakukan pembersihan dan normalisasi di sejumlah titik penting. Ia menuturkan bahwa petugas akan segera bekerja pada hari Selasa ini.

Cara Umat Islam Menyikapi Bencana Gunung Semeru

Seperti yang sudah Sobat Cahaya Islam ketahui, Indonesia mempunyai banyak gunung berapi aktif. Salah satu di antara gunung tersebut yaitu Gunung Semeru.

Gunung Semeru

Karena itulah masyarakat di Indonesia akan lebih banyak yang menjadi korban kalau bencana gunung Meletus itu terjadi. Sebagai salah satu umat islam yang baik, Sobat Cahaya Islam juga perlu mengetahui bagaimana cara menyikapi bencana berupa gunung meletus.

Berikut ini ada beberapa cara bagi umat islam dalam menyikapi gunung meletus.

1.       Berdoa dan Bersabar

Umat islam perlu meyakini bahwa semua bentuk bencana adalah takdir dari Allah SWT. Karena itulah tak ada cara tepat kecuali selalu bersabar dan terus memohon pertolongan Allah.

Hal ini seperti yang tertuang dalam QS Al Hadid Ayat 22 yang berbunyi:

 مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (Surat ke-57 Al Hadid, ayat 22).

2.       Berusaha Menyelamatkan Diri ke Lokasi yang Aman

Meskipun ada perintah bersabar, bukan berarti umat islam hanya memasrahkan diri. Sebab Sobat Cahaya Islam juga bisa berusaha dengan menyelamatkan diri menuju lokasi yang aman.

Ini sebagai perintah Allah SWT dalam firmannya di QS Al Anfal ayat 25:

 وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan Jagalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zhalim saja dari antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (Surat ke-8 Al Anfal, ayat 25).

Ada baiknya Anda yang tinggal di dekat gunung berapi aktif juga rajin berlatih untuk menyelamatkan diri dan orang lain. Dengan demikian Anda bisa membantu meminimalisir korban yang meninggal dunia karena terlambat diselamatkan.

3.       Meningkatkan Ketaqwaan Kepada Allah SWT

Jika melihat dari cerita para nabi terdahulu, Anda bisa tahu jika kaum yang mengalami bencana adalah pembangkang terhadap perintah Allah. Oleh sebab itulah Sobat Cahya Islami juga perlu muhasabah diri dan memohon ampun kepada Allah SWT atas kesalahan yang disadari atau tidak.

Demikian informasi tentang erupsi Gunung Semeru dan cara umat islam menyikapinya sesuai ajaran agama.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY