Gunung Merapi Siaga, Apakah Ini Peringatan Allah untuk Manusia yang Suka Bermaksiat

0
131

Gunung Merapi – Warga yang tinggal di sekitar gunung Merapi diharuskan untuk mengungsi. Hal ini dikarenakan gunung Merapi dinyatakan tingkat statusnya naik menjadi siaga. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk lebih berhati-hati dan waspada. Apakah ini merupakan salah satu peringatan Allah untuk manusia?

Sobat Cahaya Islam, Islam mengajarkan kita untuk mematuhi perintah Allah dan menjauhi segala bentuk larangan-Nya. Apabila perintah-Nya kita langgar, maka Allah akan menurunkan peringatan bagi manusia agar manusia tersebut merenung dan kembali bertaubat kepada-Nya.

Sobat Cahaya Islam, pada zaman sekarang ini, banyak manusia yang telah hilang rasa malunya dan bermaksiat kepada Allah secara terang-terangan. Oleh karena itu, Allah menurunkan peringatan kepada manusia agar tidak lagi bermaksiat. Salah satunya adalah dengan memperlihatkan tanda-tanda gunung Merapi akan meletus.

Gunung Merapi Siaga sebagai Bentuk Peringatan Allah untuk Manusia

Adanya berita gunung Merapi siaga membuat masyarakat menjadi panik dan waspada jika gunung Merapi meletus sewaktu-waktu. Lalu, benarkah ini peringatan Allah untuk manusia yang suka bermaksiat?

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwasanya Allah adalah Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Jika salah satu dari hamba-Nya berbuat maksiat, maka Allah tidak langsung menghukumnya dan memberinya siksaan. Akan tetapi, Allah akan memberikannya peringatan atau sebuah teguran yang membuat hamba-Nya tersebut merenungi perbuatannya dan bertaubat kepada Allah.

Hal tersebut seperti ayat yang berbunyi:

يَوۡمَ تَجِدُ كُلُّ نَفۡسٖ مَّا عَمِلَتۡ مِنۡ خَيۡرٖ مُّحۡضَرٗا وَمَا عَمِلَتۡ مِن سُوٓءٖ تَوَدُّ لَوۡ أَنَّ بَيۡنَهَا وَبَيۡنَهُۥٓ أَمَدَۢا بَعِيدٗاۗ وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفۡسَهُۥۗ وَٱللَّهُ رَءُوفُۢ بِٱلۡعِبَادِ

“(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap jiwa mendapatkan (balasan) atas kebajikan yang telah dikerjakan dihadapkan kepadanya, (begitu juga balasan) atas kejahatan yang telah dia kerjakan. Dia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dia dengan (hari) itu. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya. Allah Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya.” (QS.Ali ‘Imran:30)

Lalu, bagaimana dengan gunung Merapi? Apakah munculnya tanda-tanda meletusnya adalah sebuah peringatan? Lalu, mengapa peringatan itu datang?

Peringatan tersebut datang disebabkan hal-hal berikut ini:

1. Adanya Tradisi Sedekah Gunung

Tradisi ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat yang tinggal disekitar gunung Merapi dapat selamat dari letusan gunung Merapi. Tradisi ini dilakukan pada saat malam satu suro. dalam melakukan tradisi ini masyarakat harus menyajikan sesaji untuk diberikan kepada gunung Merapi.

Adanya tradisi sedekah gunung Ini meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat sekitar. Banyak wisatawan yang penasaran dengan tradisi sedekah gunung ini. Hantu tapi adanya tradisi sedekah gunung yg sangat bertentangan dengan Islam. Allah tidak pernah memerintahkan manusia untuk memberikan sesaji kepada gunung ataupun benda mati lainnya.

2. Masih Banyak Manusia yang Bermaksiat

Masih banyak manusia yang bermaksiat kepada Allah. Salah satu contohnya, masih ada yang berkhalwat atau berpacaran di Merapi. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Allah memerintahkan kita untuk menjauhi segala macam dan bentuk zina. Pacaran salah satunya.

3. Mempercayai Khurafat dan Takhayul

Masih banyak penduduk yang percaya pada khurafat dan takhayul yang sudah ada sejak turun temurun. Salah satu contohnya, apabila ingin selamat dari suatu kejadian maka harus menyediakan sesaji bagi gunung atau penunggu di tempat yang dianggap keramat. Hal ini tentu saja salah karena Allah menciptakan manusia dan jin hanya untuk beribadah saja, bukan untuk menyembah sosok yang dianggap kuat atau penunggu tempat keramat.

Itulah gunung Merapi siaga sebagai bentuk peringatan Allah untuk manusia. Semoga kita dijauhkan dari hal-hal yang mengundang murka Allah. Amiinn…

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY