Heboh Eric Nam ke Andara, Tuan Rumah Patut Memuliakannya

0
1012
Eric Nam ke Andara

Eric Nam ke Andara – Belakangan ini, nama Raffi Ahmad sang sultan Andara tengah heboh di kalangan warganet. Kali ini, ia juga heboh karena berita yang menyebut kedatangan Eric Nam ke Andara.

Sontak saja berita tersebut menuai perhatian warganet terutama penggemar K-Pop. Banyak warganet yang merasa penasaran dengan kedatangan Eric Nam ke rumah Raffi Ahmad.

Viral Kedatangan Eric Nam ke Andara

Eric Nam adalah salah satu penyanyi populer Korea Selatan yang memiliki paras tampan. Tidak hanya itu, ia juga mempunyai suara merdu yang membuatnya populer sampai di Indonesia.

Tak mengherankan jika kedatangan Eric Nam ke Andara menuai sorotan dari banyak orang. Raffi pun mengunggah video ketika Eric Nam datang ke rumahnya.

Dalam video itu, tampak Eric Nam mengenakan kemeja berlengan pendek berwarna peach yang berpadu dengan celana hitam. Menariknya dalam video tersebut, Eric Nam tidak merasa canggung sama sekali.

Apalagi tak jarang Raffi Ahmad secara tiba-tiba datang ke arah Eric Nam untuk mengambil video. Momen itu memperlihatkan Raffi Ahmad bertanya tentang perilisan album baru Eric Nam.

Kemudian, Eric Nam pun mengambil dan memberikan album barunya tersebut kepada Raffi dan Nagita. Terlihat Raffi dan Nagita begitu antusias serta memperlihatkan album Eric Nam ke warganet.

Pentingnya Memuliakan Tamu dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, kedatangan Eric Nam ke Andara merupakan salah satu contoh tamu yang bertandang ke rumah seseorang. Agama islam memang menganjurkan agar umatnya saling bertamu dan menyambung tali silaturahmi satu sama lain.

Karena itulah, islam juga mengajarkan tentang pentingnya memuliakan setiap tamu yang datang. Apalagi, islam menganggap bahwa kedatangan tamu merupakan berkah bagi orang muslim.

Hendaknya para tamu Sobat sambut dengan sebaik mungkin. Hal itu bertujuan agar Sobat mendapatkan pahala yang sebaik-baiknya.

Cara Menyambut Tamu Sesuai Ajaran Islam

Sobat Cahaya Islam, tamu yang datang atau Sobat undang hendaknya diterima sebaik mungkin. Nabi Muhammad SAW merupakan teladan sebagai penerima tamu yang baik.

Menerima sekaligus memuliakan tamu termasuk bagian tanda keimanan seorang muslim. Lantas bagaimana cara yang baik untuk menyambut dan menerima tamu?

Berikut informasi selengkapnya untuk Sobat.

1.       Membuka Pintu Sebelum Tamu Datang

Untuk menyambut tamu dengan baik, hendaknya Sobat sudah membuka pintu sebelum kedatangan tamu. Di kitab suci Al Quran, Allah Ta’ala berfirman:

اذا جاءوها وفتحت ابوابها

“Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka.” (QS. Az-Zumar: 73)

Ayat di atas menunjukkan Allah SWT memuliakan hambanya  yang beriman dengan cara membuka pintu surga sebelum hamba-hambanya tiba. Ayat ini pun mengajarkan adab  menerima tamu, yakni membukakan pintu untuknya.

2.       Menyambut Tamu Sebaik Mungkin

Nabi Muhammad SAW memberikan keteladanan dalam hal menyambut tamu. Keteladanan tersebut yaitu dengan mengucapkan selamat datang dan kalimat-kalimat yang baik.

Eric Nam ke Andara

Ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang tertulis:

 مرحبا بالوفد الذين جاءوا غير خزايا ولا ندامى

“Selamat datang para utusan yang datang tanpa penghinaan dan penyesalan.” (HR. Bukhari no. 6176 dan Muslim no. 17)

3.       Menjamu Tamunya

Ketika menerima tamu, hendaknya Sobat juga menjamu tamu-tamu tersebut dengan jamuan yang lezat.

Eric Nam ke Andara

Ini juga termasuk upaya dalam memuliakan tamu yang tertuang dalam:

من كان يومن بالله واليوم الاخر فليقل خيرا او ليصمت و من كان يومن بالله واليوم الاخر فليكرم جاره من كان يومن بالله واليوم الاخر فليكرم ضيفه جائزته يوم وليلة وضيافته ثلاثة ايام فما كان بعد ذلك فهو صدقة ولا يحل له ان يثوي عنده حتى يحرجه

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata baik atau diam. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia memuliakan tetangganya. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia memuliakan tamunya. Jamuan yang wajib yaitu sehari semalam. Sedangkan hak bertamunya adalah tiga hari. Adapun selebihnya maka itu sedekah. Tidak halal bagi tamu untuk tinggal di rumah pemiliknya hingga membuat tuan rumah merasa susah.” (HR. Bukhari no. 5670 dan Muslim no. 3255) 

Sobat Cahaya Islam, perhatikan beberapa poin di atas jika Sobat kedatangan tamu dari manapun. Semoga saja kedatangan Eric Nam ke Andara menjadi contoh cara menerima tamu yang baik dalam masyarakat. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY