Ekonomi Global Lumpuh, Saatnya Terapkan Ekonomi Islam

0
84
ekonomi global lumpuh

Ekonomi Global Lumpuh – Ekonomi global lumpuh akibat wabah covid-19. Harga minyak juga menurun karena berkurangnya aktivitas industri. Banyak pekerja atau karyawan yang dirumahkan bahkan di PHK secara massal. Ada juga perusahaan yang menerapkap WFH (Work From Home).

Ekonomi global yang menganut ekonomi kapitalis sedang berada di titik nadirnya. Kelumpuhan ekonomi global adalah satu dari 8 skenario. Ekonomi global lumpuh setelah adanya wabah virus corona yang menyerang seluruh dunia. Tentu skenario yang ada di dokumen Rockefeller Foundation bukan suatu kebetulan, tapi memang sengaja direncanakan.

ekonomi global lumpuh

Ekonomi Kapitalis Sumber Masalah Ekonomi Dunia

Jika kita melihat ke belakang, krisis ekonomi ternyata tidak hanya terjadi sekali. Indonesia misalnya, tahun 1998 adalah tahun di mana Indonesia mengalami krisis moneter. Pemerintah Indonesia terpaksa harus menandatangani surat utang yang ditawarkan IMF untuk mengatasi krisis.

Ada tiga hal yang menjadi sumber masalah dalam ekonomi kapitalis, yaitu: uang kertas, lembaga perbankan, dan ekonomi spekulatif. Para pemilik modal menjalankan ketihga hal tersebut. Di awal memang akan memberi keuntungan bagi si pemilik modal. Akan tetapi, dalam jangka panjang justru akan merusak sistem ekonomi kapitalis sendiri. Dan sekarang kita sedang melihat, sistem ekonomi kapitalis sedang menggali kuburannya sendiri.

ekonomi global lumpuh

Ekonomi Kapitalis adalah sistem ekonomi yang tidak menerapkan syariat-syariat Islam dan sunnah-sunnah Rasulullah. Buktinya yaitu adanya riba, penggunaan uang kertas yang nilainya tidak sesuai dengan nilai barang tersebut, dll.

Ekonomi Islam Cegah Ekonomi Global Lumpuh

Ekonomi Islam dijalankan dengan berdasar syariat Islam dan sunnah Rasul. Sistem ini bukan dibuat oleh manusia seperti sistem ekonomi kapitalis dan lainnya. Sistem ekonomi yang berasal dari Allah tidak akan menimbulkan mudharat bagi manusia.

Mengamalkan syariat Islam dan sunnah Rasul bertujuan untuk membawa keselamatan dan kerahmatan bagi seluruh umat manusia. Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi alam semesta. Segala sisi kehidupan manusia seyogyanya berlandaskan Al-Quran dan As-sunnah. Tak terkecuali kehidupan ekonominya.

ekonomi global lumpuh

Ekonomi Islam adalah yang Terbaik

Ada beberapa karakteristik atau keunggulan yang menjadikan Ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang paling baik. Berikut adalah keunggulannya:

  • Adil dan Melarang Riba

Ekonomi Islam memiliki prinsip keadilan yang merata. Sangat berbeda dengan sistem ekonomi kapitalis yang kesenjangan ekonomi sangat lebar. Kesejahteraan hanya dinikmati oleh sedikit golongan saja.

Riba sangat dilarang dalam syariat Islam. Rioba hanya menguntungkan satu pihak saja, yaitu yang memberi pinjaman. Sedangkan peminjam harus membayar bunga pinjaman. Al-Quran sudah sangat jelas menerangkan bahwa riba adalah haram.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.” (Qs. Ali Imron : 130).

  • Mengutamakan Kemaslahatan Bersama

Dalam sistem ekonomi islam tidak ada pihak yang dirugikan. Semua penggunaan harta ditujukan untuk kemaslahatan bersama, bukan untuk segelintir individu. Islam melarang untuk berbuat yang menimbulkan kerugian bagi orang lain. Riba adalah salah satunya.

Alat tukar ekonomi pada masa Rasulullah menggunakan dinar (emas) dan dirham (perak). Nilai suatu barang sepadan dengan nilai alat tukarnya. Berbeda dengan uang kertas fiat, suatu barang hanya disamakan dengan kertas-kertas biasa.

Penggunaan uang kertas juga sangat beresiko saat inflasi. Mata uang bisa menjadi tidak berharga karena nilainya tehadap dolar amerika melemah. Dolar amerika adalah patokan mata uang di seluruh dunia saat ini.

Sobat Cahaya Islam, kita semua harus berjuang agar sistem ekonomi Islam dapat diterapkan. Jika tidak maka kemaslahatan umat akan terancam. Kita semua pasti tidak ingin kalau skenario selanjutnya benar-benar akan terjadi. Hiduplah berlandaskan Al-Quran dan As-sunnah, maka hidup kita akan lebih manfaat dunia dan akhirat.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!