Benarkah Setelah Imsak Tidak Boleh Makan? Simak Penjelasannya!

0
26

Imsak – Di bulan Ramadhan, obrolan Imsak bukanlah sesuatu hal yang tak biasa. Banyak orang membicarakannya. Imsak sendiri diartikan sebagai menahan segala hal supaya tak membatalkan puasa. Hal ini merupakan kesepakatan dari para ulama’ terdahulu. Bagi masyarakat Indonesia, jika waktu sudah memasuki imsak artinya sobat cahaya Islam sudah tidak boleh melakukan sahur.

Sobat Cahaya Islam, tentu hal ini adalah penafsiran imsak yang salah kaprah. Sebab memang tidak ada di dalam tuntunan Rasulullah. Pertanda sahur berakhir mutlak ada di waktu menjelang adzan Shubuh. Jadi, jangan khawatir jika imsak sudah dikumandangkan. Seharusnya ini menjadi patokan bahwa sahur segera akan berakhir saja bukan berhenti.

Bagaimana Imsak bisa dijadikan penanda sahur berakhir?

Imsak sendiri hanya diterapkan di Indonesia. Hal ini dulunya merupakan kesepakatan para ulama’ supaya umat muslim memiliki patokan agar tida terlambat dalam sahur. Dalam hadits, memang disebutkan mengakhirkan sahur mendatangkan kebaikan. Namun, hal tersebut tak boleh dijadikan standar untuk bangun telat. Jadi, pembahasan bahwa sahur berakhir di waktu imsak tidak benar.

Akan sangat disayangkan karena terdapat banyak kebaikan yang terlewat jika telat bangun. Selain itu, waktu imsak memang dijadikan sebagai sarana untuk mengabarkan bahwa adzan Shubuh akan segera dikumandangkan. Dari sini, umat Islam akan mudah menerka waktu untuk mengakhirkan sahur bukan?

4 Cara Mengoptimalkan Waktu Sahur

1. Perbanyak Ibadah Sunnah

Waktu sahur merupakan waktu mustajabah, sehingga sangat disayangkan kalau lewat begitu saja. Lakukanlah amalan Sunnah seperti shalat tahajud, hajat dan pertaubatan. Apalagi di masa pandemi seperti ini, perbanyaklah do’a agar umat muslim dijauhkan dari wabah yang belum berakhir sampai sekarang.

Selain itu jangan lupa membaca Al’Qur’an karena bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat memuliakannya. Dekati Allah SWT lewat do’a – do’a untuk kebaikan dan pengampunan umat. Sebab senjata terhebat kaum muslimin adalah do’a. Sayang sekali sekali kebaikan do’a di bulan Ramadhan hanya untuk diri sendiri saja.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Ali Imron ayat ke 17 yakni :

الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.

2. Berdiskusi Keislaman

Daripada menonton tayangan yang isinya candaan saja, lebih baik isi waktu menunggu sahur dengan mendiskusikan topik keislaman. Ada banyak diskusi online ataupun webinar di jam menjelang sahur juga. Lebih baik menggunakan kuota internet yang anda miliki untuk mencatat hal – hal semacam ini bukan? Selain itu hal tersebut juga akan mendatangkan pahala.

3. Membaca Buku

Selain kedua hal diatas, gunakan waktu menunggu sahur untuk membaca buku ya Sobat Cahaya Islam. Cobalah membaca beberapa buku Islami yang ada di rak ataupun e-book yang berbayar maupun gratis. Tentu hal tersebut juga akan mendatangkan kebaikan bagi diri sendiri.

4. Memasak

Selain itu, menunggu waktu sahur juga bisa digunakan saat memasak. Walaupun memasak memakan banyak waktu, namun jika dilakukan dengan hati yang ikhlas Insya Allah akan berbuah pahala. Memasak untuk keluarga ataupun teman sepondok juga merupakan kebaikan yang Insya Allah akan akan dibalas pahala berlipat ganda.

Nah sobat cahaya Islam itulah tadi fakta tentang penjelasan imsak dan tips mengoptimalkan waktu sahur supaya berkah. Semoga kaum muslimin mendapat keberkahan waktu sahur dan do’a – do’anya dikabulkan oleh Allah SWT.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY