Benarkah LDII Suka Ngepel Masjid Setelah Orang Non LDII Solat Disitu?

35
28560
LDII Suka Ngepel Masjid Setelah Orang Non LDII Solat Disitu

Benar Atau Salah Sih? – Beberapa orang mengungkapkan kenapa mengatakan LDII sesat? karena masjid yang dibangun LDII hanya khusus untuk warga LDII, warga non LDII tidak boleh sholat di masjid LDII, sehingga jika ada orang selain LDII sholat dimasjid LDII, maka akan langsung dipel (dianggap najis) atau disucikan, diguyur air tempat yang dipakai sholat oleh orang selain warga LDII, BENARKAH?

Benarkah LDII Suka Ngepel Masjid Setelah Orang Non LDII Solat Disitu?

Bersihkan-Masjid-290614-Irp-1Cerita menggelikan seperti ini sudah ada dari jaman tahun 1980an sampai sekarang, dan diyakini kebenarannya oleh “masyarakat awam”. Tetapi bagaimana FAKTA dan DATANYA? apakah memang seperti itu, masjid harus dipel (dibersihkan) setelah dipakai sholat oleh orang selain LDII?

Sebelum kita bicara fakta dan juga datanya, perlu dicermati dan renungkan ulasan dibawah ini :

  1. Betapa reportnya jadi warga LDII yang harus ngepel masjid 5 kali sehari, jika setiap waktu sholat selalu ada orang selain LDII yang sholat. Memangnya warga LDII tidak kerja mencari nafkah kantornya masing-masing?
  2. Jika orang selain LDII dianggap najis, bagaimana interaksi sosial mereka setiap hari? Apa juga mungkin ketika nerima duit dari bukan orang LDII maka duit itu AKAN DICUCI JUGA?
  3. Kenapa diluar masjid LDII tidak tertulis “MASJID KHUSUS KALANGAN SENDIRI” daripada repot ngepel terus-terusan.

Bicara FAKTA dan DATA KESESATAN LDII perihal NGEPEL MAJID berikut “contoh kecil” yang bisa menjadi acuan fakta dan data untuk Anda pertimbangkan pemfitnahan ini.

  1. Masjid Baitul Haq Jl. Krukah Selatan No 109 Surabaya. Setiap hari terutama hari jum’at yang sholat jum’at tidak hanya warga LDII saja, orang umum, dan tidak ada kegiatan ngepel selepas sholat juma’at selesai. Masjid Baitul Haq Krukah berjarak 50M dari pasar Krukah. Ratusan masyarakat bukan warga LDII selalu sholat jum’at disini.
  2. Masjid Sirotol Mustaqim Jl. Gedong Songo IV Simongan, Semarang. Dipakai umum sholat 5 waktu, serta sholat jum’at karena posisi masjid ada di tengah dua jalan mencabang, parkir luas, kamar mandi banyak, masjid besar dan tentunya setelah sholat tidak ada kegiatan mengepel masjid.masjid-sirotol-mustaqim
  3. Masjid Al Kautsar Jl. Perjuangan, Cirebon. Dipakai umum sholat 5 waktu + juma’atan. Kehadiran para jamaah LDII maupun non LDII saat sholat berlangsung luar biasa banyaknya. Parkiran padat dipenuhi mobil-mobil mewah terbaru.masjid-al-kautsar-cirebon

Tiga Data dan Fakta diatas Cahaya Islam kira cukup, kami sarankan agar fitnah tidak semakin meraja lela, silahkan untuk membuktikan sendiri sholat dimasjid-masjid LDII, yang sudah banyak disekitar anda. Atau jika kesulitan menemukan target silahkan tinggalkan komentar pada posting ini.

Terkait kegiatan ngepel masjid rutin, umumnya dimanapun masjid tersebut (baik masjid LDII ataupun bukan LDII) dikerjakan sebelum sholat Jum’at kadang juga sudah mepet jam 11.00. Atau bisa juga selepas sholat ashar jelang magrib antara jam 16.00- 17.00 sebagai kegiatan rutin ngepel tiap hari menjada kebersihan masjid dimanapun itu.

Cerita ngepel masjid LDII setelah dipakai orang selain LDII, ini berkembang dan dipercayai, tetap lemah argumentasinya, tanpa menyebutkan dimana (alamat lengkap masjid), kapan (tanggal, bulan, tahun dan jam), siapa (siapa yang mengepel laki-laki atau perempuan, namanya).

Sehingga cerita kejadian masjid dipel setelah dipakai sholat oleh orang selain LDII, tidaklah benar dan tidaklah bisa dipercaya dikarenakan lemahnya data dan fakta. Mengapa? karena cerita tersebut tidak mampu menjawab dimana, kapan dan siapa.

Perlu diketahui dan dipahami baik-baik bahwa para ulama’ baik itu dari MUI, Muhammadiyah, NU, dan ormas islam lainnya sering sekali mengadakan kegiatan bersama di masjid LDII, dan tidak ada ngepel setelah acara yang besifat menghilangkan najis tetapi hanya kegiatan kebersihan (menyapu, mengelap teh tumpah, air minuman yang tumpah, dll). Kegiatan bersama dengan ormas Islam lainnya ini berlangsung di seluruh masjid LDII di seluruh kota, kabupaten, dan propinsi di Indonesia.

materi-1-tafakur-mulailah-dari-tujuan-13-638

35 KOMENTAR

  1. Intinya cintai Allah dan ikuti Rasulullah…ga usah fitnah memfitnah. Harusnya kita berlomba2 dalam beribadah dan berbuat baik…tak perlu mencari2 kesalahan apalagi sampai memfitnah. WALLAHU

  2. Saya ada pertanyaan mengenai LDII

    Saya yakin LDII yang ada sekarang tidak seperti yang digambarkan dulu, karena saya pernah sholat di masjid LDII dan tidak mengalami hal itu.
    Yang jadi pertanyaan, ketika shalat Jum’at apakah memang diharuskan khotbahnya menggunakan Bahasa Arab semua ? Karena kalo memang iya, saya sebagai orang nggk ngerti bahasa arab, nggk tau isi khotbahnya. Alangkah sia2nya kalau jamaah tidak tau isi khotbahnya.
    Kemudia apakah semua LDII ketika beramal pas Sholat Jumat dengan melemparkan uangnya ke depan imam. Karena saya sebagai bukan orang LDII kaget ketika tiba2 ada yang melempar uang kedepan imam.

    • Orang LDII pakai bahasa.Arab karena mereka susah menterjemahkannya dan mengkajiny jadi mereka rata2 sudah hafal khotbah ny ,,, 🙂
      Dan masalah uang di lemparkan ke depan Imam itu Amal Sodaqah Jariah ,,,, 🙂

    • klo yg masalah khotbah emang orang LDII memakai bahasa arab karena *kami orang LDII sudah mengkajinya dalam hadist hadist tentang khotbah dan untuk yang uang dilempar itu untuk shodaqoh amal buat kepentingan seperti pembangunan amal dll hal yg diperlukan untuk Fi Sabilillah 🙂 n itu gk cuma pas sholat jum’at aja biasanya klo *sekarang udah memakai kotak amal yg digeser dari ujung ke ujung jadi gk pake acara lempar lemparan 😀 sekian penjelasannya mas 😉

    • @faqih hidayatulloh
      Setau saya khotbah memang wajib ber bhs arab. Krna khotbah itu masuk dlm sholat, sholat 2 rokaat dan khotbah 2 kali. Kalo khotbah pakai bhs indo sama artinya kita sholat dg bhs indo. Skrg apa ada ajaran sholat dg bacaan bhs. Indo?

      Lemparan shodaqoh oleh para makmum bukan sengaja dilempar ke Imam, tp lempar kearah depan. Sama aja kok dg pengurus masjid yg keliling membawa kotak amal, atau kotak amal yg diletakan di depan masjid. Sama2 shodaqoh jariyah utk mencari sorga nya Alloh.

      Salam.

    • Kenapa khotbah pakai b.arab.. karna orang LDII sudah mengkaji maknanya dan tau isi khotbahnya…
      Adapun masalah uang di lempar itu cara LDII memberi uang amal atau biyasa di sebut infak… Bukan harus di dpan imam… Tpi nggk setiap masjit.. klo ada kotak infak kliling biyasa pake kotak itu…

    • Nah itulah tujuan kamu menjadi orang islam mencari tau apa artinya, agar bisa memahami dan mendalaminya karna khotbah itu berdasarkan hadist shohih yg mana nabi dulu menggunakan khotbah itu pada zamannya

  3. Itu bukan ngelempar uang ke imamnya,tapi uang itu di shodakohkan buat pembangunan masjid masjid LDII,
    Untuk irang nom LDII ga papa sholat di masjid LDII,tapi tujuan ngepeknya itu bukan karna ada orang non LDII yang sholat di masjid LDII,tapi setiap saat harus di bersihkan,toh kan kalo bersih kita nyaman sholatnya

  4. @faqih hidayatulloh
    Setau saya khotbah memang wajib ber bhs arab. Krna khotbah itu masuk dlm sholat, sholat 2 rokaat dan khotbah 2 kali. Kalo khotbah pakai bhs indo sama artinya kita sholat dg bhs indo. Skrg apa ada ajaran sholat dg bacaan bhs. Indo?

    Lemparan shodaqoh oleh para makmum bukan sengaja dilempar ke Imam, tp lempar kearah depan. Sama aja kok dg pengurus masjid yg keliling membawa kotak amal, atau kotak amal yg diletakan di depan masjid. Sama2 shodaqoh jariyah utk mencari sorga nya Alloh.

    Salam

  5. Umat islam harus bersatu jangan selalu meributkan perbedaan karena perbedaan itu sudah fitrahnya manusia. Jika sesama muslim selalu ribut, umat non muslim akan bertepuk tangan dan menertawakan kita. Bagaimana umat islam mau maju jika sesama muslim terus menrus saling merendahkan dan menjatuhkan, ingat surah Al-Hujurot ayat 11. Sudah jelaskan isinya.
    Mari bersatu kaum muslimin Indonesia dan Dunia.

  6. Umat islam harus bersatu jangan selalu meributkan perbedaan karena perbedaan itu sudah fitrahnya manusia. Jika sesama muslim selalu ribut, umat non muslim akan bertepuk tangan dan menertawakan kita. Bagaimana umat islam mau maju jika sesama muslim terus menrus saling merendahkan dan menjatuhkan, ingat surah Al-Hujurot ayat 11. Sudah jelaskan isinya.
    Mari bersatu kaum muslimin Indonesia dan Dunia

  7. Assalamu alaikum rekan” muslim smua.. saya mau tanya bener ga sih kalo temen” ldii kalo solat jumat harus di masjid ldii juga.. kalo iya kenapa? Mohon pencerahannya..maaf sebelumnnya makasih

  8. Sebenarnya kalo bisa iya namun bila tidak juga boleh sebagai budi luhur terhadap orang non ldii . Tujuannya solat di masjid ldii itu agar kita orang yang sama sama ldii dapat saling mengenal , melindungi dihormati menghormati dan apabila suatu saat kami pergi jauh dan ada kesulitan kami dapat langsung menghubungi ldii terdekat karna apa ?? Karna orang ldii otomatis tau dimana tempat tinggal kami ,intinya kami akan dirawat sebaik mungkin . Sekian wassalamulakikum wr wb

    • Knapa hnya sesama ldii.
      Bkankah sesama muslim (gk pake ldii) juga hrus saling mengenal dan tolong menolong..
      Jika ada muslim trdekat ya mnta tlongnya sama muslim trdekat dong.
      Sama kyak kita ada msalah, yg di minta tlong kan tetangga gk ke saudara kandung atau keluarga jauh..

  9. Ceramah harus pake bahasa arab,, kita ini orang indonesia sodara” sekalian,, kita d takdirkan lahir d sini d indonesia.. kaloo ada yg belum hafal kata” almarhum gusdur coba cari deh gimana wasiad beliau untuk kita sebagai penerus nya.. maaf sebelumnya bila ada kata saya yg keliruu

    • Pada hakikat nya tujuan manusia itu menggapai surga nya alloh namun yg mebedakan jalan nya yaitu keyakinan masing” betul..??
      Jadi inti nya gk usah saling protes dan ribut dengan keyakinan orang biar kn saja kalo diri kita merasa tidak yakin dengan keyakinan dia y sudah jauhi saja ..
      Kita sama” org islam banyak perbedaan keyakinan nya pun beda apa yg di permasalah kan..??
      Kalo saudara yakin dengan keyaķinan anda jalankan kalau tidak yakin dengan keyakinan org lain y sudah tinggal kan jadi jangan saling mengusik keyakinan masing” agar tetap terjalin kerukunan….

  10. 1.Tidak ada dalil tegas yang mewajibkan khutbah harus berbahasa arab.
    2.Tujuan inti khutbah adalah memberikan nasehat dan ceramah kepada masyarakat. dan itu tidak mungkin bisa disampaikan kepada mereka kecuali dengan bahasa yang dipahami jamaah.
    3.Sejalan dengan prinsip syariah, bahwa Allah mengutus para nabi-Nya dengan bahasa kaumnya. Allah berfirman,
    وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهِ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ

    Tidaklah Kami mengutus seorang Rasul-pun, kecuali dengan bahasa kaumnya. Agar rasul itu menjelaskan (kebenaran) kepada mereka. (QS. Ibrahim: 4)

  11. Saya tadi sholat nggak sengaja di masjid LDII di Surabaya di wilayah perkampungan. Tempatnya menggunakan full karpet. Dan nggak tahu kalo masjid LDII. Yang penting ada adzan kita mampir sholat. Orang-orang di dalamnya ramah ramah kok. Dan nggak ada acara ngepel lantai segala. Cara sholatnya juga sama.

  12. Saya dan keluarga pernah tidak sengaja sholat dimasjid ldii , karna pejalanan yg jauh dan kami tidak tau kalo itu masjid ldii kami singgah untuk sholat , bukan mau mengejek rumah allah maaf ( masjid nya kotor tidak terawat) , waktu kami datamg masjid terkunci , kami pun masuk karna itu masjid jdi bebas untuk sholat . Setelah itu ada seorang warga datang melihat kami dengan wajah marah , tanya nya kenapa kalian disini kami jawab numpang sholat . Terus bapak itu bilang kalian ngak boleh sholat disini apa lagi wanita dia marah2 ntah apa ngak jelas kami yg lagi sholat pun rasa nya ngak khusyuk karna bapak itu marah2 diluar . Setelah sholat kami bilanh kami minta maaf karna ngak tau terus kami doakan semoga allah memulia kan bapak , tapi bapak nya makin marah2 , terus selesai sholat masjid nya langsung di pes sma si bapak , dengan wajah yg pengen nangis

  13. Semua kembali ke niat masing2 individu karena tujuannya satu yaitu mengharap Ridha Allah SWT agar segala ibadah yg kita lakukan di dunia ini menjadi ladang amal kita di yaumil akhir

  14. Assalamualaikum saya pernah pernah belajar & ngaji di LDII sekarang tidak krn kurang pas buat saya pribadi. Yg saya tanyakan knp dr dulu namany selalu berubah seingat saya 4x trus peraturan jg sering berubah dulu waktu saya disana punya radio gk boleh dan yg bukan dr golongan hartanya halal untuk diambil satu lagi bahwa surga itu hanya milik orang LDII mohon penjelasan maaf bila ada kata2 yg kurang berkenan wassallam

  15. LDII ini sudah di resmikan oleh pemerintah yang sah…. Dan LDII ini sudah di pandang baik oleh pemerintah..baik dalam keagamaan maupun keorganisasian…. Jadi buat. yang menulis artikel di atas sebaiknya pikir pikir dulu sebelum melakukan penyebaran yang tidak diketahui kebenarannya

  16. Didekat rumah ada masjid LDII .. dan saya tidak pernah sholat disitu dikarenakan saya bukan orang LDII .. kalau dipikir, Jadi inget sama temenku yg nasrani .. dia pun begitu kalo sembahyang di gereja ya gerejanya dan dia gak pernah pindah gereja . Terus terblesit dah dipikiran saya, oh samaaa

  17. lustrasi yang lazim digunakan adalah bahwa bila ada orang non-LDII salat di masjid mereka, dengan segera tempat shalat itu akan dicuci kembali. Begitu juga kalau ada orang non-LDII bertamu di rumah mereka, bekas duduk tamu tersebut harus segera dicuci. Alasannya, ya karena ”najis”. alasan klasik sekali dari jaman dulu, pas ditanya malah ngga jawab alamat lengkapnya dimana, lucu sekali

  18. Hi! This is my first visit to your blog! Your blog provided us useful information to work on. You have done a outstanding job

  19. Hi every one, here every one is sharing these experience, so it’s nice to read this blog, and I used to go to see this webpage everyday.

  20. Cerita ngepel masjid LDII setelah dipakai orang selain LDII, ini berkembang dan dipercayai, tetap lemah argumentasinya, tanpa menyebutkan dimana (alamat lengkap masjid), kapan (tanggal, bulan, tahun dan jam), siapa (siapa yang mengepel laki-laki atau perempuan, namanya). semoga berita atau cerita seperti ini sudah tidak ada lagi, sudah 2024 loh

  21. saya udah mencoba membuktikan sendiri sholat di masjid-masjid LDII, dan tidak menemui itu, salam teloransi

  22. saya punya pengalaman shalat di mesjid nur hasan di tarakan yang merupakan mesjid LDII. saya test sholat disitu karena saya bukan LDII dan setelah sholat tidak dipel karena mesjidnya sudah ditaruk karpet. terbukti memang anggapan jelek terhadap jamaah LDII tidak bisa hilang dan masih terjadi di tahun 2024.

LEAVE A REPLY