Danilla Riyadi Tampil Percaya Diri, Muslim Perlu Mengetahui Percaya Diri bukan Berarti Sombong

0
100

Danilla – Penyanyi kelahiran Jakarta, 12 Januari 2020 yang biasanya menyanyi dengan lagu bergenre pop. Tidak hanya menyanyi saja tetapi dia juga berkiprah sebagai penulis lagu.

Meski telah masuk dalam dunia entertainment tetapi Danilla tidak begitu memperhatikan seperti penampilan yang seadanya. Dia merasa percaya diri dengan penampilannya, tanpa memikirkan nanti orang lain berkomentar apa terkait dia.

Percaya diri dalam hal kebaikan perlu dipupuk dalam jiwa setiap orang. Seringnya istilah percaya diri disangkutpautkan dengan sebuah performa (penampilan). Padahal, percaya diri juga berkaitan dengan kegiatan sosial yang lainnya.

Sobat Cahaya Islam, muslim yang percaya diri akan lebih terlihat wibawa dibandingkan dengan yang minder. Maka perlulah memiliki sifat percaya diri yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan sesuai dengan syariat agama Islam.

Oleh karena itu, mari kita bahas bersama terkait perlunya percaya diri yang mana percaya diri bukan berarti bersikap sombong.

Muslim Perlu Percaya Diri bukan Berarti Sombong seperti Danilla Riyadi

Ada beberapa sifat yang saling bersinggungan dan hampir sama alias sedikit perbedaannya. Seperti bersikap rendah hati bukan berarti rendah diri merasa tidak mampu. Begitu pun percaya diri bukan berarti sombong atau pamer dengan kemampuan diri.

Perbedaan Percaya Diri dan Sombong

Agar tidak terjadi kesalahpahaman, berikut ini perbedaan percaya diri dengan sombong.

  1. Dilihat dari Niatnya

Semua perbuatan berawal dari niat, sehingga keadaan bisa bernilai berbeda ketika niat pun berbeda. Percaya diri adalah upaya menguatkan diri dengan sebuah tindakan sebagai bentuk pengakuan diri memiliki kemampuan sebagai nikmat yang dipercayakan Allah SWT kepada dirinya.

Sedangkan, sombong biasanya timbul karena ada rasanya ingin orang lain lihat dirinya dan berharap yang melihat akan terpana bahwa dia memiliki nilai lebih, baik materi, kemampuan, maupun hal lainnya.

  1. Termasuk dalam Perilaku Terpuji atau Tercela

Percaya diri termasuk dalam perilaku terpuji dengan apa yang telah Allah SWT limpahkan berupa kemampuan kepada makhluk untuk dimaksimalkan hasilnya. Coba bayangkan, bila ada orang yang memiliki suatu kemampuan tetapi tidak memiliki kepercayaan diri.

Apa hasilnya? Kemampuan itu tidak mampu terasah dengan baik dan tidak bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, padahal sebenarnya bisa diupayakan kemampuan itu bermanfaat banyak.

Sedangkan sombong sendiri termasuk perilaku tercela yang tentunya dilarang menurut agama Islam. Ini dalil yang melarang umat Islam untuk tidak bersikap sombong. Hal ini seperti yang tertuang dalam Al-Qur’an surah Al-Isra’ ayat 37.

وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.

Ayat di atas menunjukkan bahwa umat. Islam tidak diperkenankan untuk bersikap sombong dalam menjalani kehidupan.

  1. Memiliki Dampak yang Berbeda

Dampak selalu mengikuti perbuatan apa pun baik maupun buruknya perbuatan. Percaya diri akan berdampak pada nilai-nilai positif yang bisa diperoleh seperti bisa memaksimalkan kemampuan yang dimiliki.

Adapun sombong sendiri merupakan perbuatan tercela, yang memiliki banyak dampak negatif di antaranya,  tidak mudah dihargai oleh orang lain, belum lagi dampak negatif karena melanggar syariat agama Islam.

Itu tiga perbedaan antara percaya diri dan sombong. Semoga kita dapat bersikap percaya diri dalam lingkup kebaikan seperti Danilla. Serta semoga kita dapat juga terhindar dari sikap sombong yang jelas dilarang oleh agama Islam. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY