Bangunkan Sahur Dengan Toa Masjid, Bagaimana Pandangan Dalam Islam?

0
159
Bangunkan Sahur 1

Bangunkan sahur – Beberapa waktu lalu Zaskia Adya Mecca memprotes tentang cara membangunkan sahur dengan teriakan menggunakan toa masjid. Ia mengatakan bahwasanya di Indonesia terdapat beragam jenis agama, sehingga ini bukanlah cara yang benar. Selain itu, Kementerian Agama juga memastikan bahwasanya toa masjid sendiri bukan untuk membangunkan sahur. Penggunaan toa masjid ada aturannya, dan tidak dianjurkan digunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai fungsinya.

Bangunkan Sahur 2

Video yang sebelumnya sempat diunggah di akun sosial media instagram, membuat Zaskia Adya Mecca bertanya-tanya mengenai cara membangunkan sahur dengan toa masjid. Apalagi jika cara ini dikatakan tengah trend atau hits. Ia menganggap ini mengganggu masyarakat lain yang mungkin bukan beragama islam sehingga tidak menjalankan ibadah puasa. Lalu bagaimana menurut pandangan islam sendiri mengenai cara membangunkan sahur ini? Yuk simak penjelasannya sobat CahayaIslam.

Bangunkan Sahur Dengan Toa Masjid, Begini Pandangan Menurut Islam

Bangunkan Sahur 1

Bangunkan sahur dengan toa masjid yang menjadi salah satu pembahasan oleh Zaskia Adya Mecca beberapa waktu lalu. Ini dirasa cara membangunkan sahur yang kurang baik, apalagi dengan teriakan yang keras. Sementara dalam kehidupan beragama ini, kita dihadapkan dengan keberagaman agama yang ada. Sehingga sikap toleransi atau sikap menghargai perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Katakanlah: “Hai orang-orang kafir,Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”.

Ayat ini menjelaskan tentang bagaimana kita harus menghargai orang lain. Begitu juga menghargai dalam persoalan beragama. Apalagi kita tahu bahwa banyak jenis agama yang ada di Indonesia, sehingga toleransi sangatlah penting. Ayat diatas juga menjelaskan tentang larangan untuk mengganggu. Yang tidak lain juga mencerminkan bagaimana kaum muslimin tidak dianjurkan untuk mengganggu ketentraman orang lain.

Itulah kenapa, membangunkan sahur juga perlu etika dan adab yang benar ya sobat CahayaIslam. Lalu bagaimana membangunkan sahur yang baik menurut islam? Sebagai bentuk menghargai umat beragama lainnya juga.

Membangunkan Sahur Dengan Cara Yang Baik

Bangunkan Sahur 3

Untuk memberikan peringatan sahur atau membangunkan sahur, tentu saja banyak cara yang bisa dilakukan. Jangan sampai menganggu masyarakat yang lain. Ini bisa dilakukan tanpa menggunakan toa, misalnya dengan berkeliling. Namun yang perlu diingat adalah sebaiknya tidak dilakukan dengan cara yang terkesan mengganggu atau membuat gaduh.

Jangan Sampai Mengganggu

Perbuatan yang baik sebenarnya membangunkan sahur, namun tentu saja harus memperhatikan beberapa hal. Termasuk jangan sampai membangunkan sahur ini menganggu golongan masyarakat yang lain yang mungkin tidak menunaikan ibadah puasa.

Bangunkan sahur – dengan menggunakan toa masjid bukanlah cara yang baik menurut pandangan islam. Jika itu menimbulkan dampak seperti mengganggu atau tidak mencerminkan sikap toleransi kepada agama lain. Maka itu sobat CahayaIslam, untuk membuat peringatan membangunkan sahur sebaiknya menggunakan cara yang baik dan tidak mengganggu.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Kafirun Ayat 1-6

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY