Dosakah Jika Mengeluh dengan Segala Masalah dan Kesulitan

0
1509
dosakah jika mengeluh

Dosakah jika mengeluh – Mengeluh adalah hal yang sering kita lakukan, baik sengaja ataupun tanpa disengaja. Tahukah kamu? ternyata jika kita terlalu sering mengeluh tentunya juga akan menimbulkan hal yang tidak baik.

Mungkin sobat cahaya Islam bertanya-tanya dosakah jika mengeluh? Ada baiknya kita memang belajar memahaminya agar tidak salah dan membawa pada kemudhoratan.

 

Dosakah Jika Mengeluh Terhadap Keadaan

Sobat cahaya Islam wajib tahu bahwa hukum mengeluh sangat dilarang dari sudut pandang Islam, sebab seharusnya sebagai muslim harus memiliki sifat sabar dan tabah terhadap apapun yang datang kepada kita. Kita dapat memahami apa saja sikap mengeluh kita yang dianggap terlarang agar dapat mengurangi dan meninggal kebiasaan tersebut, di antaranya:

1.      Menggerutu (mendongkol)

Dimana menggerutu direfleksikan melalui hati, misalnya ada seseorang yang tengah menggerutu terhadap Tuhan-Nya bahkan sangat marah terhadap takdir sedang dialaminya. Sobat cahaya Islam harus tahu, bahwa perbuatan ini haram bahkan dapat menyebabkan kekufuran.

Dan mendongkol direfleksikan dengan lisan. Diantaranya, berdoa namun dengan umpatan seperti “celaka”, “hancurlah” dan lainnya Yang mana perbuatan ini pun juga haram. Perilaku ini dicerminkan melalui anggota badan. Misalnya, menyobek baju, menampar pipi, mencabut bulu atau lain sebagainya. Semuanya haram hukumnya. sebab menafikkan kewajiban kita untuk bersabar.

2.      Selalu Bersabar Atasnya

Menurut penjelasan dari Ustad Hasanudin, seorang muslim dalam kondisi seperti ini akan beranggapan jika musibah yang tengah dialami sebenarnya sangat berat baginya namun dia harus kuat menanggungnya. Kita tidak suka hal buruk terjadi, namun meyakini diri agar tetap sabar sebagaimana firman Allah yaitu:

“Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Surat Al-Anfal : 46)

dosakah jika mengeluh

3.      Bersyukur Atasnya

Poin ini adalah tingkatan yang paling tinggi dimana direfleksikan oleh muslim yang mengalami musibah dengan bersyukur pada Allah terkait musibah yang tengah dialami. Untuk hal ini, mereka tahu bahwa musibah tersebut adalah sebab atau sarana dalam menghapus segala kejelekan-kejelekannya, dosa-dosa kecilnya dan bahkan dapat menambah kebaikannya.

Nabi Muhammad bersabda: “Tiada suatu musibah pun yang menimpa seorang Muslim, melainkan dengannya Allah hapuskan (dosa-dosa kecil) darinya sampai-sampai sebatang duri pun yang menusuknya.”(Shahih al-Bukhari, kitab al-Mardla, no. 5640; Shahih Muslim, kitab al-Birr wa ash-Shilah, no. 2572.

Dari hadits tersebut kita dapat mempelajarinya, bahwa segala yang terjadi pada kita akan selalu ada hikmat yang ada dibaliknya termasuk dapat menghapuskan kesalahan dan dosa yang pernah kita perbuat asalkan kita mampu mengganti sikap mengeluh dengan syukur.

4.      Ridha Terhadapnya

Keridhaan seseorang atas musibah yang tengah dialaminya menjadi hal yang patut untuk kita contoh. Dimana baginya ada atau tidaknya musibah maka sama saja. Adanya musibah tak membuat-nya merasa sesak dengan perasaan yang berat. Tentu sikap yang seperti inilah dianjurkan tapi bukan pula suatu kewajiban. Dibandingkan kita mengeluh dan mengakibatkan dosa, maka disarankan sobat cahaya Islam sebaiknya ridha dan ikhlas atas apa yang tengah terjadi. Sebab jika mengeluh pun tak akan mengembalikan keadaan seperti semula.

Dibandingkan kita harus mengeluh terhadap musibah ataupun kesulitan yang tengah dialami, karena selain tak dapat mengembalikan keadaan. Tentu juga sangat diharamkan oleh Allah dan Rasulullah, karena tidak sabar dalam menjalani masalah.

Jika sobat cahaya Islam bertanya dosakah jika mengeluh? tentu saja berdosa karena mengeluh haram hukumnya. Sehingga ada baiknya jika kita justru ridha atas apa saja yang menimpa kita untuk mendapatkan keberkahan-Nya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY