Menilik Kasus Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma Dalam Islam

0
1410

Universitas Gunadarma – Sebelumnya heboh kasus pelecehan seksual yang kuat dugaan terjadi di Universitas Gunadarma alias Gundar, Depok di Jawa Barat. Kasus tersebut pun menjadi viral di sosial media dan jadi topik hangat.

Peristiwa tersebut bermula dari postingan akun Instagram bernama @anakgundardotco yang mengunggah laporan dugaan pelecehan seksual di kasus ternama itu. Kasus pelecehan yang terjadi mulai dari cat calling, aksi pelecehan verbal sampai non verbal.

Kronologi Kasus Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma

Salah satu mahasiswa di Universitas Gunadarma dengan inisial M bercerita, viralnya aksi pelecehan seksual di Gundar berawal dari banyaknya pengaduan korban ke akun Instagram itu.

Universitas Gunadarma

Kemudian M menjelaskan, salah satu aksi pelecehan itu berlangsung di Kampus E Gunadarma. Rupanya pelaku pelecehan mengajak korban untuk ke toilet. Kendati demikian pelaku kemudian melakukan tindakan pelecehan verbal dengan cara mencium korban.

Lalu korban yang memberanikan diri pun mengadu ke akun IG @anakgundardoco. Tidak lama kemudian, pelaku pun meminta admin akun IG tersebut untuk menghapus unggahan terkait pelecehan seksual yang terjadi.

Tak hanya itu, ada juga kiriman lain di akun Instagram serupa. Postingan tersebut menceritakan dugaan aksi pelecehan seksual yang mana menimpa salah satu mahasiswi baru Universitas Gunadarma.

Di mana pelaku mengajak mahasiswi baru tersebut untuk menonton di bioskop. Adapun kuat dugaan jika aksi pelecehan seksual pun terjadi di bioskop.

Kasus Pelecehan Seksual Dalam Islam

Kalau mencermati terhadap keberadaan unsur aniaya dan ikrah, maka pada hakikatnya kekerasaan seksual dalam syariat islam juga termasuk kasus pelecehan seksual. Hal tersebut seperti yang tercermin dalam QS Al Quran Al Isra Ayat 32 yang berbunyi:

 وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ  إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra: 32)

Dalam ayat tersebut, Ayat Allah SWT melarang hambanya untuk melakukan perbuatan yang mendekati zina. Adapun tindakan yang mendekati zina ini digambarkan sebagai aksi fahisyah atau tabu dan seburuk-buruknya jalan.

Universitas Gunadarma

Contoh dari perbuatan tabu atau fakhriyah ini antara lain pandangan yang bernuansa menelanjangi lawan jenis maupun sesama jenis baik saat sendirian maupun di depan umum. Di mana hal ini bisa berujung pada upaya untuk menghilangkan kehormatan seseorang.

Karena itulah, syariat memerintahkan untuk menahan pandangan bagi para muslimin dan Muslimah sekaligus perintah menutup auratnya. Allah SWT pun berfirman dalam QS Al Nur ayat 30 yang berbunyi:

 قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS An-Nur ayat 30)

Substansi dari ayat tersebut yaitu perintah untuk menjaga farji, menjaga pandangan serta menjaga aurat yang merupakan pintu masuk untuk pelaku pelecehan seksual.

Cara Mencegah Pelecehan Seksual Terjadi

Meskipun merupakan aksi terlarang dalam islam, tetap saja aksi pelecehan seksual masih begitu marak terjadi. Sebagai muslim yang baik, Sobat Cahaya Islam bisa melakukan cara-cara di bawah ini agar bisa membantu mencegah terjadinya pelecehan seksual:

1.       Mengalihkan Perhatian Korban Pelecehan

Ketika Anda melihat seseorang tengah mengalami pelecehan seksual, bisa coba untuk mengalihkan perhatian. Kalau memungkinkan silahkan alihkan perhatian korban agar bisa terbebas dari pelaku.

2.       Menegur Secara Langsung

Kalau Anda tak bisa menangani pelaku, coba untuk menegurnya secara langsung. Namun harap pastikan jika itu adalah pelaku pelecehan agar tidak ada hal buruk justru menimpa Anda.

Tentu saja besar harapan kasus pelecehan seksual di Universitas Gunadarma tak terjadi kembali.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY