Tidur Setelah Sahur Berdampak Buruk, Ini Alasannya!

0
19
tidur setelah sahur

Tidur setelah sahur – Bagi kaum muslimin, tidur setelah sahur adalah hal yang sangat merugikan. Sebab, ada banyak keutamaan di waktu tersebut. Misal, waktu sahur sendiri adalah waktu dikabulkannya do’a kaum muslimin. Selain itu, shalat fajar yang dilakukan sebelum Shubuh juga memiliki keistimewaan tersendiri.

Sobat Cahaya Islam, tidur setelah sahur malah dijadikan kebutuhan utama sembari menunggu masuknya waktu shubuh. Padahal hal ini sangat disayangkan di dalam Islam. Hal tersebut terjadi bisa saja terjadi lantaran ada faktor lelah atau bahkan tak mengetahui esensi dibalik tidur setelah waktu sahur tersebut.

Bagaimana Umat Islam Menyikapi Kondisi Umat yang Memilih Tidur Setelah Sahur?

Penyikapan yang seharusnya dilakukan kaum muslimin yakni prihatin dan berkomitmen untuk mendakwahi terkait hal tersebut. Selain itu, dukungan terhadap jargon tak tidur setelah waktu sahur harus digencarkan melalui berbagai publikasi di kanal media yang ada.

Bisa jadi, respon di awal tak memberikan hasil yang memuaskan. Hanya saja, hasil itu harus menjadi motivasi dalam diri supaya lebih ikut berkontribusi lagi.

3 Alasan Tak Boleh Tidur Setelah Sahur

Sobat Cahaya Islam, terdapat beberapa alasan mengapa waktu sahur sampai menjelang Shubuh tidak boleh digunakan untuk tidur. Tentu hal tersebut jika dilakukan akan membuat kaum muslimin merugi. Beberapa alasan lebih detailnya seperti di bawah ini :

1. Kehilangan Waktu Mustajabah

tidur setelah sahur

Pertama, umat muslim akan kehilangan waktu terbaik untuk berdo’a. Padahal tidak selamanya umat akan mendapatkan kesempatan tersebut. Maka dari itu, alangkah baiknya bila umat menyadari sesegera mungkin bahwa tak bolehnya tidur setelah makan sahur akan berdampak negatif.

Terdapat pahala yang melimpah bagi sesiapapun yang mau berjuang untuk tetap sadar sampai akhir waktu Shubuh. Jika demikian, maka sudah seharusnya umat muslim berlomba – lomba untuk mendapatkan grandprize waktu tersebut.

Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan Rasulullah SAW dalam haditsnya yakni :

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095).

2. Tidak Mendapat Ridho Allah SWT

Selain itu, umat yang sengaja terus menerus memilih tidur setelah makan sahur dapat menjadikan dirinya tidak mendapat ridho dari Allah SWT. Sebagai umat muslim, ridho Allah SWT adalah hal terbaik untuk dimiliki. Sebab kebahagiaan umat hanya sekedar bersifat semu bila tak dibarengi pemberian ridho dari Allah SWT.

3.Mudah Terserang Penyakit

tidur setelah sahur

Alasan terakhir yakni umat akan mudah terserah penyakit seerti GERD, sakit tenggorokan, sembelit bahkan dapat menjadikan berat badan bertambah. Hal ini tentu saja akan berdampak buruk bagi kesehatan secara jangka panjang bukan?

Ketika masih muda memang penyakit ini tak muncul secara tiba – tiba. Tapi, bila dilakukan secara terus menerus, dikhawatirkan di masa tua penyakit tersebut akan bertambah parah.

Sakit memang suatu ketetapan dari Allah SWT yang tak dapat diubah. Kendati demikian tetap saja manusia dapat seharusnya mengusahakan suatu aktivitas yang menyebabkan sakit itu tak tertimpa pada dirinya. Inilah yang dinamakan dengan kondisi dimana umat muslim harus berusaha.

Nah Sobat Cahaya Islam, itu tadi beberapa alasan yang menyebabkan tidur setelah sahur tak dapat dijadikan sebagai tradisi. Tentu umat muslim tidak akan mau menjadi seseorang yang merugi bukan? Alih – alih tidur, lebih baik fokuskan diri untuk melakukan hal yang lebih produktif seperti membersihkan rumah dan hal lainnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY