Tidur Pagi Setelah Subuh, Apa Hukum dan Akibatnya?

0
1813
Tidur Pagi Setelah Subuh Bolehkah

Tidur Pagi Setelah Subuh – Islam mendidik kita umatnya untuk bangun pagi dengan menetapkan shalat Subuh di waktu pagi setelah terbit fajar hingga sebelum terbit matahari. Masalahnya, sering kali mata masih terasa ngantuk di pagi hari sehingga tak jarang umat muslim memutuskan tidur lagi setelah shalat Subuh.

Meski orang-orang tua sudah mengajarkan anak-anaknya agar tidak tidur setelah Subuh, namun kenyataannya masih saja banyak yang melakukannya. Lantas, apakah boleh kita tidur lagi setelah shalat Subuh? Dan apa akibat dari tidur pagi ini?

Hukum Tidur Pagi Setelah Subuh

Ibnul Qayyim menjelaskan:

وَمِنَ المكْرُوْهِ عِنْدَهُمْ : النَّوْمُ بَيْنَ صَلاَةِ الصُّبْحِ وَطُلُوْعِ الشَّمْسِ فَإِنَّهُ وَقْتٌ غَنِيْمَةٌ  

“Di antara hal yang makruh menurut para ulama: tidur setelah shalat Subuh hingga terbit matahari karena itu adalah waktu memanen ghonimah (waktu meraih kebaikan yang banyak).” (1)

Selain itu, ‘Urwah bin Zubair juga melarang anak-anaknya tidur pagi. Bahkan, beliau mengatakan:

إني لأسمع أن الرجل يتصبح فأزهد فيه

“Sungguh jika aku mendengar bahwa seseorang tidur di waktu pagi, aku pun tidak suka dengan dirinya.” (2)

Sementara itu, Rasulullah mencontohkan mengisi waktu setelah shalat Subuh sambil berdzikir, sebagaimana hadits dari jabir bin Samurah berikut ini:

كَانَ النبيُّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – إِذَا صَلَّى الفَجْرَ تَرَبَّعَ في مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ حَسْنَاء

“Rasulullah setelah shalat Subuh, beliau dudu bersial di tempat duduknya hingga terbitnya matahari yang putih indah sinarnya.” (3)

Tidur Pagi Menghalangi Keberkahan

Pagi adalah waktu yang penuh berkah. Hal ini berkat doa Rasulullah:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (4)

Itulah kenapa ulama salaf tidak suka tidur setelah shalat Subuh. Berdasarkan dalil-dalil di atas, hendaknya kita sebagai umat muslim mengisi waktu setelah shalat Subuh untuk kegiatan yang bermanfaat, baik untuk dunia maupun akhirat.

Misalnya adalah untuk berdzikir, persiapan untuk bekerja, memasak untuk keluarga, dan lain sebagainya. Dengan begitu, rasa kantuk pun akan hilang, berubah menjadi semangat untuk beraktifitas sepanjang hari.

Bolehkah Tidur Setelah Shalat Subuh?

Tidur setelah shalat Subuh hukumnya makruh. Artinya, jika seorang muslim tidurl lagi setelah shalat Subuh, maka hal itu tidak mengapa. Apalagi jika memang dia kurang tidur di malam hari dan tidak memungkinkan untuk tidur siang.

Akan tetapi, jika dia sudah cukup tidur, atau punya waktu untuk tidur siang, lebih baik dia mengisi waktunya untuk kegiatan yang positif dan kegiatan yang bermanfaat. Pasalnya, berdiam diri di masjid setelah shalat Subuh hingga pagi dan shalat Dhuha memiliki nilai pahala yang sangat besar, sebagaimana hadits berikut:

مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ حَاجٍّ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامًّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ

“Barangsiapa mengerjakan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu berdiam diri hingga shalat Dhuha, ia seperti mendapatkan pahala orang yang haji atau umrah secara sempurna.” (5)


Referensi:

(1) Madarijus Salikin 1: 369

(2) H.R. Ibnu Abi Syaibah 5:222

(3) H.R. Muslim 4851

(4) H.R. Abu Daud 2606

(5) H.R. Thabrani, Al-Mu’jam Al-Kabir 8: 174

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY