Dosa Syirik Lebih Besar dari Korupsi, Ini Penjelasannya

0
157
syirik lebih besar dari korupsi

Syirik lebih besar dari korupsi – Korupsi sering dipandang sebagai salah satu bentuk dosa besar, meskipun tidak ada dalil khusus yang menyebutnya secara eksplisit. Hal ini mungkin disebabkan karena pada masa Rasulullah SAW kasus korupsi jarang atau bahkan tidak ada. Namun, dalam hukum Islam, dosa syirik lebih besar dari korupsi karena termasuk berkhianat terhadap amanah.

Perbedaan Korupsi dan Pencurian

Dalam Islam, korupsi memiliki perbedaan dengan tindak pencurian. Pada kasus pencurian, syarat utamanya adalah pelaku tidak memiliki akses langsung terhadap harta tersebut. Barang biasanya berada di tempat aman karena mendapat penjagaan oleh pemiliknya.

Namun pencuri secara sengaja merusaknya, menjebol pengaman, atau mendobrak untuk mengambilnya. Ulama mendefinisikan pencurian sebagai mengambil hak orang lain secara sembunyi-sembunyi ketika barang tersebut berada dalam penjagaan. 

Atas dasar ini, pencuri yang memenuhi syarat hukum hudud wajib mendapatkan hukuman potong tangan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah:

Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Maka barangsiapa bertaubat sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.1

Berbeda dengan pencurian, pelaku korupsi adalah orang dalam yang memang mendapatkan akses terhadap dana atau fasilitas. Inilah yang menjadikan perbuatan tersebut lebih dekat dengan pengkhianatan. Meskipun bentuk hukumannya tidak ada aturannya secara spesifik dalam Al-Qur’an dan hadits, para ulama sepakat bahwa dosa korupsi tergolong besar.

1. Hukum Ta’zir dalam Kasus Korupsi

Dalam fiqih Islam, pelaku korupsi mendapatkan hukum ta’zir, yaitu hukuman yang penguasa tentukan demi kemaslahatan umat. Ta’zir memberikan fleksibilitas bagi aparat hukum untuk menjatuhkan sanksi sesuai kadar kesalahan, mulai dari hukuman ringan hingga hukuman berat.

2. Korupsi yang Berakar dalam Kehidupan

Reformasi politik, pergantian rezim, lahirnya partai-partai baru, hingga demonstrasi besar seringkali tidak mampu memberantas korupsi. Fenomena yang terjadi justru bagaikan piala bergilir, di mana pelaku berganti orang tetapi praktiknya tetap berlangsung. Bahkan dari segi jumlah, nilai kerugian akibat korupsi semakin besar.

Apakah Dosa Syirik Lebih Besar dari Korupsi

Dari sudut pandang Islam, dosa syirik lebih besar dari korupsi walau tidak ada hadits sebagai penguatnya secara eksplisit. Bahkan jika dalam jika syirik adalah dosa paling besar, maka Sobat tidak akan mendapatkan ampunan kecuali bertaubat. Sebab, korupsi termasuk kejahatan pengkhianatan, sedangkan syirik merupakan perbuatan mempersekutukan Allah. 

1. Syirik Termasuk Dosa Besar

Perbuatan syirik merupakan kebalikan dari tauhid atau mengakui keesaan Allah. Padahal ajaran tauhid merupakan pilar dalam Islam, sehingga melanggarnya sama saja dengan menyalahi hal paling mendasar dari hak Allah. Oleh karena itu, Sobat perlu memahami bahwa dosa syirik lebih besar dari korupsi.

Allah tidak akan mengampuni dosa syirik bahkan dosa Sobat tidak akan mendapatkan ampunan ketika telah mati, sebagaimana hadits:

Barangsiapa yang mati dalama keadaan tidak berbuat syirik pada Allah dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk surga. Barangsiapa yang mati dalam keadaan berbuat syirik pada Allah, maka ia akan masuk neraka2

2. Korupsi Tak Sebanding

Sejalan dengan dosa syirik lebih besar dari korupsi, Islam memandang pelaku korupsi sebagai perilaku berkhianat. Pelaku menyalahgunakan amanah yang notabene dalam Islam harus Sobat jaga. Meskipun korupsi merupakan dosa besar dan termasuk perbuatan haram, namun tidak ada dalil yang langsung menyebutkan, seperti halnya perbuatan syirik.

syirik lebih besar dari korupsi

Dosa syirik lebih besar dari korupsi dalam pandangan Islam, namun keduanya harus Sobat jauhi. Jika tidak bertaubat setelah melakukan syirik, maka tidak ada jalan untuk mendapatkan ampunan dari Allah. Sedangkan korupsi termasuk perbuatan pengkhianatan yang mengancam tatanan sosial.


  1. ( Al-Maidah ayat 38) ↩︎
  2. (HR. Muslim no. 93) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY