Status Medsos Picu Terjadinya Perundungan Bocah Ini, Pentingnya Memperhatikan Postingan Menurut Islam

0
76
Status Medsos 3

Status medsos – Perundungan bocah di Bandung terjadi karena dipicu oleh status di sosial media. Perundungan ini dilakukan oleh sekelompok bocah perempuan. Video yang viral di media sosial diketahui direkam di Kompleks Graha Tekno, Padalarang, Bandung Barat. Dalam video tampak ada seorang bocah yang beradu jotos dengan yang lainnya. Bersamaan dengan kata-kata umpatan yang keluar. Sementara itu, kabarnya peristiwa ini terjadi karena kesalahpahaman akibat postingan sosial media.

Status Medsos 1

Kesalahpahaman yang terjadi antara bocah perempuan di Bandung ini menyebabkan adu argumen, yang kemudian berujung kontak fisik. Status atau postingan sosial media memang sesuatu yang cukup sensitif. Sehingga bisa mengakibatkan perselisihan, namun tidak jarang juga menimbulkan dampak yang positif. Tentu saja ini tergantung dari postingan yang dibagikan.

Dalam islam sendiri, seorang muslim tentu saja seharusnya membagikan sesuatu yang bermanfaat meskipun hanya di sosial media.

Status Medsos Picu Terjadinya Perundungan, Ini Pentingnya Memperhatikan Postingan Menurut Islam

Status Medsos 3

Status medsos yang menyebabkan perundungan ini terjadi di Bandung dan viral karena video yang kabarnya sempat direkam dari ponsel salah satu anak tersebut. Perundungan adalah tindakan yang tidak dibenarkan dalam islam. Apalagi permasalahan status sosial media yang merujuk pada prasangka.

Dalam islam, sebagai seorang muslim kita dilarang untuk berprasangka. Karena ini bisa menimbulkan keburukan, seperti perselisihan salah satunya. Itu sebabnya, Allah tidak menyukai golongan orang yang suka berprasangka.

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.(1)

Dalam ayat ini ditegaskan bahwasanya Allah memerintahkan kaum muslimin untuk menjauhi prasangka. Hal ini karena prasangka termasuk perbuatan dosa dan digambarkan layaknya memakan daging saudaranya sendiri. Dalam kasus perundungan ini, prasangka menjadi pemicu kesalahpahaman. Sementara itu bagaimana sebaiknya postingan dalam sosial media?

Sobat CahayaIslam, sangat penting memperhatikan postingan atau status di sosial media. Ini beberapa penjelasan menurut islam.

Status Medsos 2

Postingan Mencerminkan Diri

Pentingnya memperhatikan postingan atau status di media sosial karena ini sama halnya mencerminkan pribadi diri. Atau meskipun akhlak belum baik, namun postingan yang baik tentu saja akan menjadi salah satu bentuk menjaga diri. Sehingga kita memiliki benteng untuk selalu dalam batasan berbuat kebaikan dan tentu saja membagikan kebaikan. Dan ini bisa menjadi salah satu motivasi untuk memperbaiki diri lebih baik lagi.

Menjadi Jalan Mengajak Kebaikan

Status atau postingan di media sosial tentu saja akan menjadi konsumsi publik. Sehingga ini akan memberikan dampak bagi orang lain juga. Bisa jadi postingan di media sosial kita mengajak orang menuju kebaikan. Namun bisa juga menjadi pengaruh buruk jika seorang muslim tidak menjaga apa yang dibagikannya, meskipun hanya berupa status atau postingan di media sosial.

Status medsos – adalah salah satu yang harus diperhatikan. Apalagi jika status atau postingan di media sosial kita memberikan kebaikan bagi orang lain, ini bisa menjadi pahala bagi kita. Begitu juga sebaliknya.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Hujurat Ayat 12

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY