Sinopsis A Family Man, Belajar Mewujudkan Keluarga Harmonis

0
1106
sinopsis A Family Man

Sinopsis A Family Man – Belakangan ini, trend pencarian sinopsis A Family Man menjadi urutan teratas lantaran sebagian penonton tak sabar untuk melihatnya dirilis di channel kesayangan.

Walaupun telah dirilis sejak 2016, namun masih banyak yang menontonnya sebab ada beberapa hikmah yang bisa diambil dari film tersebut.

Sobat Cahaya Islam, adanya pencarian sinopsis A Family Man mengindikasikan ketertarikan penonton akan film tersebut. Pantas saja, walaupun lebih 5 tahun dirilis, namun visualnya yang epik tidak dapat dilupakan.

Apa Isi Cerita dari Sinopsis A Family Man?

Sinopsis A Family Man menceritakan tentang seorang Ayah Jansen yang diperankan oleh Gerard Butler.

Dalam film tersebut, sosok ayah tersebut harus menampilkan sikap yang tegas dengan beberapa pilihan berat dimana harus mempertahankan pekerjaannya atau memilih menghabiskan waktu bersama keluarga.

Hal ini dikarenakan ia teramat mencintai keluarga dan anaknya memiliki penyakit yang belum bisa disembuhkan. Tentu saja, hal tersebut membuat sang ayah khawatir dan ingin selalu berada di sisinya.

Di dalam Islam, sosok ayah amatlah penting untuk perkembangan generasi. Sehingga perkembangan yang baik dari seorang anak bukan dimanifestasikan oleh ibu saja, namun saja sang ayah.

Masalahnya, seringkali muncul beragam fakta bahwa sang ayah kurang memerhatikan kondisi generasi karena fokus bekerja saja.

Akibatnya beragam, karena tak dekat dan bahkan tak terlalu menyayangi anaknya, sosok ayah tersebut bisa kapan saja melayangkan pukulan, menghina dan bahkan tega membunuh anaknya. Naudzubillah.

Tips Membangun Keluarga Harmonis

Sobat Cahaya Islam, harmonisasi keluarga dapat diwujudkan apabila ayah dan ibu beserta anak – anak bisa saling berkolaborasi untuk menciptakan kebahagiaan di rumah.

Tentu hal ini tidak dapat dilakukan oleh ibu saja, namun juga perlu saling mengingatkan agar ketika ayah maupun ibu lupa akan visi dalam keluarga, bisa diingatkan oleh anggota keluarga lainnya.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar keluarga bisa tetap harmonis dan meningkatkan kebaikan. Diantaranya yakni :

1.    Sering Berkomunikasi dan Berkumpul Bersama

Hal pertama yang bisa dilakukan yakni dengan sering berkomunikasi. Tentu saja, sobat cahaya Islam bisa membahas apa saja asalkan tidak menimbulkan perdebatan yang malah ujungnya membuat keluarga sobat terpecah belah. Hindari topik atau isu obrolan yang sensitif.

Selain itu, mengadakan kumpul bersama dengan makan di tempat luar atau sekedar di teras juga dapat meningkatkan kedekatan dan rasa sayang antar keluarga. Hindari menggunakan smartphone berlebihan sebab bisa mengurangi intesitas kedekatan bersama anggota lainnya. Berkumpul bersama juga dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan ketaqwaan. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Ali Imran ayat 102 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.

2.    Mengkaji Islam Bersama

Selanjutnya sobat Cahaya Islam bisa mengajak keluarga untuk mengikuti kajian Islam. Bila tidak memungkinkan kajian offline, maka cobalah untuk menonton bersama kajian online.

Di zaman serba canggih sekarang, rasanya tak susah bukan untuk mengatur tontonan menjadi ala – ala bioskop meski dari rumah saja. Selain mendapatkan tambahan ilmu, dengan mengkaji Islam bersama akan meningkatkan ketaqwaan bersama anggota keluarga. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat at Tahrim ayat 6 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Nah demikianlah ulasan yang berkaitan dengan sinopsis a family man dan beberapa cara untuk membangun keluarga yang harmonis. Semoga bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY