The Good Bad Mother – Drama Korea selalu menjadi tontonan seru yang menghibur semua penontonnya. Salah satu drama Korea terbaru ada berjudul The Good Bad Mother.
Banyak orang yang menyaksikan drama Korea baru tersebut. Bahkan tak sedikit penonton yang memuji drakor satu ini.
Sinopsis The Good Bad Mother
The Good Bad Mother merupakan drama Korea yang menjadi perbincangan hangat terutama di jajaran penggemar berat drakor. Bukan hanya lantaran ada aktor populer Lee Do Hyun, namun drama Korea satu ini mempunyai jalan cerita yang begitu menarik.
Drama tersebut menceritakan tentang ibu tunggal bernama Young Soon yang sekaligus menjalankan usaha berupa peternakan babi. Dia memiliki anak tunggal bernama Kang Ho yang dia besarkan sendirian.
Karena membesarkan anak seorang diri, hal ini membuat Young Soon menjadi seorang ibu yang cukup buruk. Hal itu dia lakukan dengan harapan supaya anaknya tak memiliki Nasib seperti dirinya.
Sesudah tumbuh dewasa, Kang Hp pun berhasil menjadi seorang pria yang hebat. Ia bekerja menjadi jaksa dan memiliki kepribadian berhati dingin.
Namun Kang Ho ternyata menyimpan rahasia tersendiri dan menolak ibunya yang bernama Yougn Soon itu. Ia pun mengalami kecelakaan tidak terduga yang membutnya kembali seperti anak kecil dan tinggal di kampung halamannya.
Hubungan Anak dan Ibu dalam Islam
Sobat Cahaya Islam, dalam drama Korea The Good Bad Mother mengisahkan hubungan ibu dan anak yang tergolong buruk. Padahal anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ibu kandungnya.
Terlebih anak merupakan darah daging dari kedua orangtuanya. Karena itulah, anak mempunyai berbagai hak yang merupakan kewajiban bagi kedua orang tuanya, terutama sang ibu.
Dengan begitu, kedua orang tua dari seorang anak wajib menunaikan hak-haknya tersebut. Jadi, tak hanya anak yang memiliki kewajiban atas orang tua, namun orang tua pun juga mempunyai kewajiban atas anaknya.
Hak dan kewajiban tersebut harus menjadi perhatian tersendiri agar hubungan antara anak dan ibunya selalu terjalin harmonis.
Kewajiban Ibu kepada Anak dalam Islam
Sobat Cahaya Islam, berikut ini ada beberapa kewajiban seorang ibu kepada anaknya dalam ajaran islam:
1. Menyusui Anaknya
Wajib bagi seorang ibu untuk menyusui anaknya yang masih kecil. Apalagi, anak kecil terutama bayi belum bisa makan apa pun selain air susu ibunya.
Allah SWT pun berfirman:
وَالْوٰلِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۗ
“Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan“. [Al Baqarah/2: 233]
Tanpa air susu ibunya, maka seorang anak tak bisa hidup dengan normal dan tidak mempunyai gizi yang cukup untuk tumbuh kembangnya.
2. Mendidik Anaknya
Mendidik anaknya dengan baik adalah sifat seorang ibu Muslimah dan ibu lainnya. Ia senantiasa mendidik anak-anaknya dengan akhlak yang baik.
Mendidik anak tak terbatas dalam satu perkara tanpa lainnya.
يٰبُنَيَّ اَقِمِ الصَّلٰوةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوْفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلٰى مَآ اَصَابَكَۗ اِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ ١٧ وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ ١٨ وَاقْصِدْ فِيْ مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَۗ اِنَّ اَنْكَرَ الْاَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيْرِ
“Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) menerjakan kebaikan dan cegahlah (mereka) dari perbuatan mungkar dan bersabarlah terhadap apa-apa yang manimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesunguhnya seburk-buruk suara adalah suara keledai“. [Luqman/31: 17-19]
3. Bersikap Adil
Jika orang tua mempunyai anak lebih dari satu, maka hendaknya bersikap adil di antara anak-anaknya tersebut. Nabi Muhammad SAW bersabda:
اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ ،اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ ،اعْدِلُوا بَيْنَ أَبْنَائِكُمْ
“Bersikap adillah diantara anak-anakmu, adillah diantara anak-anakmu, adillah diantara anak-anakmu” H.R Abu Dawud 93544), Nasai (6,262), Ahmad (4/275,278,375)
Itulah informasi tentang kewajiban seorang ibu kepada anaknya yang sesuai dalam ajaran islam. Dengan begitu, hubungan antara ibu dan anak tidak menjadi buruk seperti dalam drakor The Good Bad Mother.






























