Sidang Isbat Lebaran 2023 Jadi Penentu, Bagaimana Pandangan Islam?

0
1333
sidang isbat lebaran 2023

Sidang Isbat Lebaran 2023 – Bulan Ramadan hampir usai, dan kini umat islam bersiap menuju kemenangan di hari lebaran. Untuk memastikan kapan Idul Fitri tiba, pemerintah Indonesia biasanya menggelar sidang isbat lebaran 2023.

Banyak sekali persiapan pemerintah lewat Kementerian Agama untuk menyelenggarakan sidang isbat. Setelah itu, pemerintah baru secara resmi mengumumkan kapan waktu lebaran tiba.

Mengetahui Sidang Isbat Lebaran 2023

Kemenag atau Kementerian Agama menggelar sidang isbat lebaran 2023 pada tanggal 20 April 2023 atau di tanggal 29 Ramadan. Pelaksanaan sidang isbat dilakukan tertutup dengan peserta Komisi VII DPR RI, pimpinan MUI, perwakilan ormas Islam, duta besar negara sahabat, dan Tim Hisab Rukyat Kemenag.

Menurut informasi yang beredar, lokasi sidang isbat yaitu di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, DKI Jakarta. Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag yaitu Kamaruddin Amin resmi mengkonfirmasi informasi tersebut.

Berdasarkan penjelasannya, Kemenag melakukan pemantauan rukyatul hilal atau hilal di sebanyak 123 titik di semua wilayah negara Indonesia. Hasil hilal serta rukyatul hilal tersebut akan pihaknya bahas dalam sidang isbat.

Setelah itu, semua pihak terkait akan menetapkan kapan jatuhnya tanggal 1 Syawal 1444 H dalam perhitungan kalender Masehi. Masyarakat tentunya menunggu-nunggu kapan hari lebaran tiba secara resmi.

Penentuan Ramadan dan Lebaran dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, sidang isbat lebaran 2023 seperti tradisi yang terus dilakukan setiap tahunnya. Hal ini merupakan jalan keluar dari perbedaan dalam menentukan kapan puasa Ramadan mulai dan waktu berakhirnya bulan Ramadan.

Banyak negara di dunia sudah menetapkan waktu Ramadan dan lebaran sesuai dengan perhitungan kalender islam dan masehi. Karena itulah, banyak negara di dunia yang sudah tidak lagi menggunakan sidang isbat.

Kendati demikian, di Indonesia masih menggelar sidang isbat baik untuk menentukan awal Ramadan maupun menentukan kapan akhir Ramadan yang merupakan waktu lebaran. Dengan demikian, sebagian besar masyarakat Indonesia menantikan kapan waktu sidang isbat sebelum menjalankan puasa ataupun merayakan lebaran.

Pandangan Islam Terhadap Panduan Menentukan Ramadan dan Lebaran

Sobat Cahaya Islam, berikut ini ada beberapa hal penting dalam pandangan islam untuk menentukan kapan waktu lebaran dan Ramadan.

1.       Penentuan Awal dan Akhir Ramadan dengan Melihat Hilal

Sebagian besar ulama sepakat penentuan awal Ramadan melalui Rukyah alias melihat hilal. Selain itu, ulama menyebut tak boleh memakai hisab dengan menghitung peredaran bulan.

sidang isbat lebaran 2023

Ini sesuai dengan Dalil:

لَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوُا الْهِلَالَ، وَلَا تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوْهُ، فَإِنْ أُغْمِيَ عَلَيْكُمْ فَاقْدِرُوا لَهُ» و في رواية: فَإِنْ أُغْمِيَ عَلَيْكُمْ فَاقْدِرُوا لَهُ ثَلَاثِينَ

“Jangan kalian berpuasa sampai kalian melihat hilal, dan jangan berbuka sampai melihatnya lagi, jika bulan tersebut tertutup awan, maka sempurnakan bulan tersebut sampai tiga-puluh.” (HR. Bukhari no. 1906 dan Muslim no. 1080)

2.       Menyempurnakan Puasa Sampai 30 Hari Jika Terhalang Awan

Nabi Muhammad SAW bersabda:

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ، فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلاَثِينَ

“Berpuasalah karena kalian melihat bulan, dan berbukalah ketika kalian melihat bulan. Jika bulan tersebut tertutup awan, maka sempurnakanlah bulan Sya’ban menjadi tiga-puluh hari.” (HR. Bukhari no. 1909 dan Muslim no. 1081)

sidang isbat lebaran 2023

Berdasarkan hadis di atas, maka bisa dibilang jika bulan terhalang karena awan maka bisa menyempurnakan bilangan bulannya sampai 30 hari. Karena itu, umat islam bisa berpuasa satu hari lagi jika masih belum melihat bulan secara utuh.

3.       Menjadi Cara Termudah dalam Menentukan Puasa dan Lebaran

Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَّةٌ، لاَ نَكْتُبُ وَلاَ نَحْسُبُ، الشَّهْرُ هَكَذَا وَهَكَذَا» يَعْنِي مَرَّةً تِسْعَةً وَعِشْرِينَ، وَمَرَّةً ثَلاَثِينَ

“Sesungguhnya kita (umat Islam) adalah umat yang ummi, tidak menulis dan menghitung, bulan itu jumlahnya 29 hari atau 30 hari.” (HR Bukhari no. 1913 dan Muslim no. 1080)

Karena itulah, cara yang disyariatkan dalam mengetahui waktu puasa adalah dengan melihat bulan. Sebab ini menjadi cara yang termudah dan bisa dilakukan semua lapisan masyarakat.

Itulah beberapa pandangan islam terhadap penentuan waktu puasa dan lebaran dalam islam. Dengan begitu, bisa diketahui bahwa sidang isbat lebaran 2023 merupakan upaya penting untuk meyakinkan kapan waktu puasa dan lebaran.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY