Shalat yang Paling Berat – Sholat adalah amalan pertama yang akan dihisab di akhirat kelak. Tapi, tak semua orang melaksanakan sholat dengan Ikhlas. Ada Sebagian orang yang melaksanakan sholat hanya agar menuai pujian. Mereka adalah orang munafik. Seperti yang sobat Cahaya Islam ketahui, umat Islam wajib melaksanakan sholat 5x sehari. Tapi, ada 2 waktu sholat di mana orang munafik tidak akan mampu melaksanakannya karena saking beratnya. Sholat apa saja itu?
Shalat yang Paling Berat Bagi Orang-orang Munafik
Dalam sebuah hadits, Rasulullah menyinggung shalatnya orang munafik. Rasulullah mengatakan bahwa 2 waktu sholat ini sangat berat bagi orang munafik untuk melaksanakannya.
لَيْسَ صَلَاةً أَثْقَلَ عَلَى الْمُنَافِق مِنَ الْفَجْرِ وَالْعِشَاءِ
“Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik dari shalat Subuh dan Isya’.” (1)


Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman bahwa orang munafik tidak mengerjakan sembahyang melainkan dengan malas. Karena itulah orang munafik akan merasa sangat berat bila harus melaksanakan sholat Isya’ dan Subuh. Pasalnya, waktu Isya’ adalah waktunya orang untuk beristirahat sedangkan waktu Subuh adalah saat sedang nyenyak-nyenyaknya tidur.
Rasa capek dan malas membuat orang munafik lebih memilih beristirahat daripada harus sholat Isya’. Kemudian, rasa kantuk membuat mereka memilih meneruskan tidurnya dibanding bangun dan bersembahyang. Jadi, bersyukurlah kita yang masih memiliki kekuatan dan bisa mengalahkan rasa capek, malas & kantuk untuk melakukan sholat, khususnya di dua waktu tersebut.
Keutamaan Shalat Subuh dan Isya’
Rasulullah pernah menyebutkan bahwa jika orang-orang munafik tahu keutamaan shalat Isya’ dan Subuh berjamaah di masjid, mereka akan mendatanginya meski dengan merangkak. Memangnya, sebesar apa keutamaan dua sholat ini?
مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ
“Barangsiapa melaksanakan sholat Isya’ berjamaah, maka seolah ia melaksanakan sholat separuh malam. Dan barangsiapa melaksanakan sholat Subuh berjamaah, maka seolah ia melaksanakan sholat semalam penuh.” (2)
Hadits di atas menekankan agar kita menjaga sholat kita, terutama Isya’ dan Subuh. Pasalnya, menjaga kedua sholat tersebut adalah Sebagian dari tanda iman dengan keutamaan yang sangat besar pahalanya.
Jaminan Bagi yang Mengerjakan Shalat Isya’ dan Subuh
Selain itu, Allah juga memberikan jaminan serta rasa aman bagi siapapun yang mampu mengalahkan rasa capek, malas, dan kantuk untuk mengerjakan sholat di dua waktu tersebut.
مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ
“Barangsiapa sholat Subuh, ia berada dalam jaminan Allah.” (3)
Karena saking penting dan agungnya sholat Isya’ dan Subuh, Allah sampai memberi jaminan serta rasa aman pada siapapun yang mengerjakannya. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita sebagai umat Islam untuk selalu menjaga sholat kita, terutama sholat Isya’ dan Subuh. Dengan menjaga kedua sholat tersebut, itulah yang membedakan kita dengan orang-orang munafik.
Referensi:
(1) Sahih al-Bukhari 657
(2) Sahih Muslim 656a
(3) Sahih Muslim 657a






























