Sejarah Islam: Jadilah Dermawan Seperti Hakim bin Hazm

0
815

Sobat Cahayaislam, dari sekian banyak sahabat Rasulullah dalam sejarah Islam, siapakah yang kisahnya paling kalian ingat? Kebanyakan akan menjawab salah satu dari kisah Khulafaur rasyidin. Namun, ada banyak kisah menarik lain yang datang dari sahabat-sahabat Rasulullah yang mungkin belum begitu familiar di telinga kita padahal sangat menginspirasi. Salah satunya adalah Hakim bin Hazm. Beliau dalah salah satu sahabat nabi yang dikenal dengan sifatnya yang dermawan. Tertarik mengikuti kisahnya? Perhatikan baik-baik kisah berikut.

Penyesalan Hakim bin Hazm

Dalam sejarah agama, diceritakan kalau hakim bin Hazm adalah salah satu sahabat nabi sejak kecil. Beliau tumbuh besar bersama Rasulullah. Namun, ternyata beliau baru masuk Islam setelah 20 tahun Rasulullah berdakwah secara terang-terangan, tepatnya setelah penaklukan kota Mekah.

Hal inilah yang sangat disesali oleh seorang Hakim bin Hazm. Penyesalan ini sangat tampak terlihat ketika mengucapkan kalimat syahadat. Dalam sejarah Islam, diceritakan kalau beliau menangis tak henti-hentinya karena menyesal kenapa tidak dari dulu masuk Islam sehingga bisa berbuat kebaikan dalam naungan Islam. Namun, penyesalan tidak ada gunanya dan yang terpenting adalah memperbaiki diri.

Penebusan Rasa Bersalah

Hakim bin Hazm benar-benar menyesali karena bisa dikatakan terlambat untuk masuk Islam mengingat ia adalah sahabat Rasulullah sejak kecil. Setelah masuk Islam, beliau berniat untuk menebus rasa bersalahnya tersebut. Kemudian, dijuallah bangunan bersejarah yang ia miliki.

Dalam sejarah Islam, bangunan tersebut dikenal dengan nama Dar An-Nadwah. Bangunan bersejarah itu dijual dengan nilah 100 ribu dirham. Kalau sobat Cahayaislam memiliki uang 100 ribu dirham, kira-kira apa yang akan kalian lakukan dengan uang tersebut? Hakim bin Hazm menginfaqkan seluruh uang tersebut untuk dakwah Islam. Masya Allah, sungguh dermawan dan mulia sekali beliau.

Kisah lain tentang kedermawanan sahabat Rasulullah yang lain juga telah tim Cahayaislam ulas dikesempatan sebelumnya. Sobat cahayaislam bisa cek detailnya disini dan disini.

Contoh Lain Kedermawanan Hakim bin Hazm

Banyak sekali kedermawanan dari Hakim bin Hazm yang tercatat dalam kisah Islam. Misalnya adalah saat ia melaksanakan ibadah haji. Saat itu, Hakim bin Hazm menyembelih 100 ekor unta. Daging dari hasil sembelihan tersebut semuanya dibagikan kepada orang-orang yang fakir dan miskin di seluruh kota Mekah.

Tak berhenti di situ, sejarah Islam juhga mencatat pada saat di padang Arafah, Hakim bin Hazm membebaskan atau memerdekakan 100 orang budak. Bahkan, beliau memberikan segenggam perak bagi masing-masing budak yang dibebaskannya tersebut. Jadi, kedermawanan Hakim bin Hazm sungguh luar biasa.

Dalam sejarah Islam juga dikatakan kalau Hakim bin Hazm sangat mencintai Rasulullah. Hal ini dibuktikan saat kaum Qurays melakukan embargo ekonomi serta memutus hubungan dengan Bani Hasyim & Bani Muthalib untuk menggencet para kaum muslimin selama 3 tahun. Ia pun membelikan barang-barang untuk meringankan kaum muslimin. Ia mengeirimkannya dengan unta-unta yang sudah ia arahkan. Inilah bukti kecintaan Hakim bin Hazm terhadap Islam.

Motivasi Apa yang Bisa Kita Ambil?

Dari sejarah Islam tentang kisah Hakim bin Hazm di atas, kita bisa mengambil pelajaran yang ada di dalamnya, yaitu sifat dermawan. Kita diajak agar tidak memiliki sifat kikir dan berlaku dermawan. Dermawan tidak akan membuat kita menjadi miskin. Jika kita dermawan denga hati yang penuh ikhlas, Allah pasti akan memberikan balasan yang lebih banyak. Jadi, marilah sobat Cahayaislam untuk selalu bersikap dermawan terutama dalam kebaikan agama. Allah berfirman dalam surat ali Imran ayat 92:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.”

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!