Hikmah dari Salat Gerhana Bulan yang Baru Terjadi di Indonesia

0
309
salat gerhana bulan

Salat gerhana bulan – Di seluruh dunia termasuk Indonesia, banyak sekali fenomena alam yang menunjukkan tanda kekuasan Allah SWT. Paling baru, terjadi fenomena alam berupa GBS atau gerhana bulan sebagian yang menjadi perbincangan. Karena fenomena itu, banyak anjuran untuk mendirikan salat gerhana bulan.

Gerhana bulan sebagian di Indonesia terjadi pada hari Minggu, 29 Oktober 2023 kemarin. Terjadinya gerhana bulan bertepatan dengan tanggal 14 Rabiul Akhir 1445 H. Ini menjadi fenomena langka yang membuat banyak orang penasaran.

Anjuran Salat Gerhana Bulan

Fenomena gerhana bulan sebagian dapat diamati masyarakat yang berada di sebagian Maluku, Papua, dan sebagian besar Papua Barat. Diketahui, periode gerhana bulan dari awal hingga bulan terbenam terjadi saat fase gerhana bulan sebagian berlangsung. Banyak masyarakat yang antusias melihatnya karena gerhana bulan termasuk fenomena langka.

Bersamaan dengan terjadinya gerhana bulan, Dirjen Bimas Islam Kemenag yakni Kamaruddin Amin mengajak umat muslim melaksanakan salat gerhana bulan. Kamaruddin Amin menyerukan salat tersebut bagi umat islam yang mengalami gerhana bulan sebagian pada malam kemarin. Dalam keterangannya, Kamaruddin menyebut bahwa umat islam disunahkan melakukan amalan selama gerhana bulan berlangsung.

Amalan tersebut yaitu memperbanyak zikir, membaca takbir, istighfar, sedekah, dan melakukan amalan-amalan kebaikan lainnya.

Hikmah dan Pelajaran dari Ibadah Salat Gerhana Bulan

Sobat Cahaya Islam, peristiwa gerhana bulan yang terjadi di Indonesia kemarin merupakan satu di antara banyaknya kebesaran Allah SWT. Karena itulah, para ulama menyerukan umat islam mendirikan salat gerhana bulan. Salat ini dapat dilakukan secara berjamaah atau sendiri di rumah sesuai dengan syariat islam.

Ada beberapa hikmah serta pelajaran yang bisa Sobat petik dari ibadah salat sunnah gerhana bulan:

1.       Penegasan Manusia Tidak Menyembah Bulan

Hikmah dari salat sunnah gerhana bulan yang pertama yaitu menyadarkan bahwa bulan ataupun matahari bukanlah sesembahan. Sebab Cahaya yang terpancar dari bulan atau matahari dapat padam dengan adanya peristiwa gerhana. Hal tersebut menunjukkan bahwa keduanya merupakan sementara dan tidak abadi.

salat gerhana bulan

Oleh karena itu, gerhana turut menunjukkan bahwa bulan dan matahari bukan Tuhan. Keduanya merupakan makhluk buatan Allah SWT yang tak pernah padam cahayanya atas seizin-Nya. Salat ini menunjukkan bahwa Allah SWT yang harus disembah oleh manusia.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

 إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لاَ يَكْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّهُمَا مِنْ آيَاتِ اللَّهِ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِمَا عِبَادَهُ

“Sesungguhnya ketika tertutup cahaya matahari dan bulan (gerhana) bukanlah sebab karena ada yang mati atau karena ada yang hidup, namun itu adalah tanda kuasa Allah untuk menakut-nakuti hamba-Nya dengan terjadi gerhana tersebut.” (HR. Muslim, no. 901)

2.       Bentuk Penghormatan Allah SWT

Salat gerhana sejatinya manusia lakukan untuk menghormati Allah SWT dengan melanggengkan rasa waspada dan takut. Pasalnya Allah SWT mampu menghilangkan cahaya makhluk sebesar matahari dan bulan dengan mudah. Peristiwa itu menunjukkan apa yang membuat keduanya tampak lemah adalah hal yang lebih besar dan berkuasa yakni Allah SWT.

salat gerhana bulan

Oleh sebab itu, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatNya untuk berdoa dan segera salat gerhana ketika fenomena itu terjadi. Dalam hadist tertulis:

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِىَ

Jika kalian melihat gerhana itu terjadi, maka berdo’alah pada Allah dan lakukanlah shalat hingga gerhana itu selesai.” (HR. Bukhari, no. 1060; Muslim, no. 915).

3.       Bentuk Kesadaran Kebesaran Allah SWT

Hikmah salat gerhana yang terakhir yaitu sebagai bentuk kesadaran betapa besar dan berkuasanya Allah SWT. Hanya Allah yang mampu menutupi cahaya matahari dan bulan lewat peristiwa gerhana. Sebagai orang yang beriman, Sobat perlu menyadari betapa berkuasanya Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

إن الشَّمس و القَمَر آيتانِ مِنْ آيَاتِ الله

Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah.” (HR. Bukhari, no. 1044)

Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa hikmah dari salat gerhana bulan yang Sobat kerjakan kemarin. Semoga, ibadah salat gerhana yang umat islam lakukan menambah pahala di sisi Allah SWT.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY