Rosiana Dewi Menikah. Makna Pernikahan dalam Islam

0
114

Rosiana Dewi – Berita mengharukan datang dari Rosiana Dewi. Artis berusia 27 tahun resmi menikah dengan Handika Pratama pada Ahad, 20 Desember 2020 kemarin di Jakarta. Rosiana dan Handika telah lama menjalin hubungan hingga hubungan keduanya sampai di pelaminan.

Meski perbedaan umur dari keduanya terpaut cukup jauh yaitu kurang lebih 9 tahun. Namun, Rosiana Dewi dan Handika Pratama tidak mempermasalahkan hal tersebut. Hubungan keduanya telah resmi diikat dalam sebuah pernikahan. Melansir dari beberapa media maskawin yang diberikan oleh Handika Pratama termasuk logam mulia seberat 27 gram.

Pernikahan dalam Islam merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT atas bersatunya Adam dan Hawa. Sehingga disunnahkan untuk merayakan pernikahan. Pernikahan sendiri merupakan hal sakral dan sebagai salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT yang masanya seumur hidup.

Bagi beberapa orang mungkin ada yang memilih untuk menunda, tidak berminat, atau bahkan mempermainkan pernikah. Padahal, ada banyak sekali manfaat, hikmah, serta pahala yang bisa kita dapatkan dari pernikahan. Namun, sebelum benar-benar menikah, ada baiknya untuk meluruskan niat bahwa pernikahan bukan hanya sebagai sarana untuk menghalalkan suatu hubungan.

Sobat Cahaya Islam, untuk lebih jelas mengenai bagaiman pernikahan dalam Islam dan apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari pernikahan itu sendiri. Mari simak ulasan berikut agar kita tidak salah niat untuk menjalankan pernikahan kedepannya.

Rosiana Dewi Menikah. Ini Faedah dan Hikmah dari Pernikahan

Pernikahan haruslah dilandasi atas dasar cinta karena dari sini hal lain terkait pernikahan dapat terjadi. Selain itu saling mencintai merupakan salah satu rukun sah dalam pernikahan. Maka pada beberapa orang yang menikah tetapi tidak saling mencintai bisa berakibat pada keberkahan rumah tangga mereka.

Menikah bukan sekadar untuk menghalalkan hubungan. Lebih daripada itu, menikah dapat menjadikan tambahnya nilai ibadah kita sebagai umat muslim. Menjaga diri dari perbuatan zina dan membangun generasi sholeh-sholehah. Agar pernikahan Sobat Cahaya Islam lebih berfaedah dan penuh hikmah, ulasan berikut dapat membantu Sobat Cahaya Islam sebelum benar-benar menikah agar tidak salah niat:

1.      Meraih Ridha dan Cinta dari Allah

Pernikahan atas dasar ibadah adalah sebuah gerbang menuju keberkahan rumah tangga dan tambahnya pahala. Pada dasarnya pernikahan merupakan sebuah ritual ibadah yang mana para pelakunya akan terus beribadah bersama. Meski terkesan cukup sulit dan rumit karena harus membagi peran satu dan lainnya, dari sinilah kunci keberkahan pernikahan yang sakinah, mawaddah, dan penuh rahmah dari Allah SWT.

Dalam Al-quran dijelaskan sebagai berikut:

“Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia ciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang”. (QS. Ar-Rum: 30)

2.      Menurunkan Generasi Sholeh-sholehah

Selain atas dasar ibadah kepada Allah SWT. Pernikahan yang bertujuan untuk membentuk generasi sholeh maupun sholehah juga dapat mendatangkan syafaat di hari kiamat kelak. Anak merupakan titipan dan harus dijaga, dibimbing, dan diajarkan ilmu agam agar kelak dapat menolong kita dan dirinya sendiri di hari pembalasan.

Jelas bahwa pernikahan selain untuk beribadah bersama juga ditujukan agar mendapatkan keturunan yang baik akhlak dan budi pekertinya. Paham tentang agama dan berbakti kepada orang tua. Maka seorang anak yang sholeh atau sholehah dapat menjadi amal jariyah bagi orang tuanya.

Dari pernikahan Rosiana Dewi dan Handika Pratama dapat kita ambil pelajaran bahwa mencintai bukan sekadar masalah perbedaan umur. Namun, bagaimana kita dan pasangan dapat beribadah bersama untuk meraih ridha dari Allah SWT. Wallahu a’lam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY