Perempuan Mandiri – Perkembangan zaman saat ini benar-benar membuat setiap orang dapat melakukan berbagai hal dengan cara yang lebih mudah, terutama bagi perempuan mandiri.
Tak seperti dulu, kini perempuan sudah tidak lagi dibatasi ruang dan geraknya. Mereka bisa dan bebas mengeksploitasi apa saja hal yang bisa dilakukan.
Tentunya selama hal tersebut tidak menyalahi kodratnya sebagai seorang perempuan Muslim.
Dahulu, perempuan martabatnya selalu saja dipandang rendah, bahkan hanya dianggap sebagai penerus generasi, pembantu rumah tangga dan Pelepas hawa nafsu belaka.
Padahal, perempuan memiliki jiwa, dan tidak diciptakan oleh Allah SWT untuk menghabiskan hidupnya hanya melayani lelaki saja.
Allah berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 13 yang berbunyi:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.”
Dari ayat di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kemuliaan manusia ditentukan oleh seberapa tinggi tangkat ketakwaannya kepada Allah SWT. Yakni buka dari perbedaan jenis kelamin maupun suku bangsa dan lainnya.
Perempuan Mandiri Menurut Islam, Apa Saja Ciri-cirinya?
Kini, perempuan telah menemukan keberanian dalam dirinya untuk menunjukkan siapa sebenarnya. Tanpa adanya keinginan untuk menggeser kedudukan lelaki sebagai pemimpin, salah satunya di dalam rumah tangga.
Perempuan menjadi sosok yang mandiri dan tidak hanya bergantung kepada lelaki. Bahkan, ada banyak sekali kaum adam yang sekarang mau mengakui bahwa mereka membutuhkan perempuan-perempuan yang bisa diandalkan.
Nah, Sobat Cahaya Islam, apa saja ciri-ciri perempuan mandiri menurt agama Islam? Mari kita simak bersama ulasannya berikut ini.
1. Bisa Memimpin Diri Sendiri


Salah satu ciri dari perempuan mandiri adalah yang bisa menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Contohnya saja, dia tidak mudah terpengaruh dengan orang lain karena adanya prinsip hidup yang kuat padanya.
Orang yang seperti ini, biasanya tumbuh menjadi pribadi yang bijaksana. Sehingga tau kapan waktunya untuk berbicara, bertindak atau diam.
2. Tidak Bergantung pada Orang Lain
Selain itu, perempuan mandiri juga tidak bergantung pada orang lain. terutama terkait cara membahagiakan dirinya sendiri.
Mereka lebih mudah bersyukur atas keadaan yang sedang dihadapinya. Sehingga apa yang menjadi prioritas hidupnya akan diupayakan olehnya sendiri.
3. Tidak Merasa Takut


Selanjutnya, perempuan mandiri juga tidak memiliki rasa takut akan sesuatu karena terbiasa menghadapi berbagai tantangan hidup seorang diri.
Selama yang dia lakukan tidak termasuk perbuatan dosa, maka dia akan merasa berani karena percaya bahwa ridha Allah SWT selalu menyertainya.
4. Berani Menghadapi Risiko
Menjadi perempuan mandiri tentu saja bukan satu perkara yang mudah diwujudkan. Banyak sekali rintangan dan ujian sehingga lolos menjadi pribadi yang demikian.
Salah satunya, dengan berani menghadapi risiko apapun yang terjadi dan siap bangkit ketika berada di posisi tersungkur sekali pun.
Setiap tindakan yang sudah dibuat, maka kita pun harus mau bertanggung jawab apapun hasil akhirnya. Entah baik atau buruk, kita tidak boleh membebankannya pada orang lain sehingga mereka yang menerima dampak serta kerugian.
Seperti pada firman Allah SWT dalam Surat Al Muddassir Ayat 38:
كُلُّ نَفْسٍۢ بِمَا كَسَبَتْ رَهِيْنَةٌۙ
Artinya: Setiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya.
Demikian di atas merupakan ulasan mengenai ciri-ciri perempuan mandiri menurut ajaran agama Islam. Semoga artikel ini bermanfaat.
































