Riset Tentang Pemimpin Perempuan Yang Cegah Lebih Banyak Kematian Saat Pandemi, Begini Menurut Islam

0
48
Riset Tentang Pemimpin 3

Riset tentang pemimpin – Pada masa pandemi ini, kita melihat angka kematian yang semakin tinggi. Hingga diberlakukannya berbagai kebijakan untuk bisa menekan angka korban akibat wabah covid-19 saat ini. Sebuah riset menunjukkan tentang bagaimana peran pemimpin laki-laki dan perempuan pada masa pandemi seperti sekarang. Hasilnya menunjukkan bahwa pemimpin perempuan dikatakan mencegah lebih banyak kematian dibandingkan pemimpin laki-laki. Ini diambil dari studi terbaru di Brasil.

Riset Tentang Pemimpin 3

Para peneliti kabarnya menemukan bahwa kota-kota yang dipimpin oleh perempuan mencatat 43% lebih sedikit kematian dan 30% lebih sedikit perawatan di rumah sakit. Sehingga terdapat anggapan bahwa pemimpin perempuan lebih dapat mengambil langkah untuk menyelamatkan nyawa di masa pandemi ini. Namun tahukah sobat CahayaIslam, bahwasanya riset ini cukup bertentangan dengan pandangan atau pendapat islam? Yuk simak beberapa alasannya.

Riset Tentang Pemimpin Perempuan Yang Cegah Lebih Banyak Kematian Saat Pandemi, Ini Menurut Pandangan Islam

Riset tentang pemimpin perempuan yang dinyatakan lebih banyak mencegah kematian saat pandemi ini dibandingkan pemimpin laki-laki. Secara tidak langsung, ini menyatakan bahwa pemimpin perempuan ternyata menghasilkan lebih banyak solusi atau pencegahan yang lebih baik. Namun sebagai seorang muslim, riset ini tentu saja juga harus selaras dengan ajaran islam. Apalagi pemimpin bagi kaum muslimin harus memenuhi kriteria syariat islam.

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Dalam ayat ini dijelaskan bahwasanya kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan. Itu artinya, laki-laki seharusnya berperan menjadi seorang pemimpin. Sementara di jaman sekarang ini, dimana antara laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang setara. Hal ini membuat anggapan bahwa pemimpin perempuan juga tidak menjadi masalah. Lalu bagaimana menurut islam?

Dalam islam sendiri sudah jelas dituliskan dalam ayat Al Quran mengenai kedudukan kaum laki-laki. Kaum laki-laki sebagai pemimpin bagi kaum perempuan, bisa diartikan sebagai pemimpin dalam keluarga maupun publik. Sehingga pemimpin bagi suatu kaum dianjurkan adalah seorang laki-laki. Lalu apa alasan lainnya bahwa pemimpin ini dianjurkan seorang laki-laki, bukannya perempuan menurut islam?

Riset Tentang Pemimpin 1

Kedudukan Yang Lebih Tinggi

Dalam ayat Al Quran bukan hanya disebutkan bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi perempuan. Namun juga terdapat penjelasan mengenai peran kaum laki-laki dan juga perempuan berdasarkan nash-nash yang mengaskan tentangnya. Ini bisa diartikan bahwa Allah SWT menciptakan kaum laki-laki dengan kedudukan yang lebih tinggi. Dalam ayat Al Quran sendiri tidak ada larangan tegas bahwa pemimpin perempuan dilarang, namun lebih diutamakan kaum laki-laki.

Kemampuan Mengemban Pekerjaan

Di era yang sudah modern saat ini, banyak yang menyamakan antara peran laki-laki dan perempuan yang sudah setara. Sehingga tidak masalah seorang perempuan menjalani pekerjaan layaknya laki-laki. Namun seperti yang terdapat dalam surat Yusuf ayat 55. Ini mencerminkan bagaimana kemampuan mengemban pekerjaan, amanah hingga pengetahuan lebih mengacu pada kaum laki-laki.

Riset tentang pemimpin – perempuan tentunya harus dipandang juga melalui kacamata islam. Meskipun tidak ada larangan yang menegaskan bahwa pemimpin perempuan ini tidak diperbolehkan. Namun seperti yang tertulis dalam ayat Al Quran bahwa pemimpin publik lebih diutamakan seorang laki-laki ya sobat CahayaIslam.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nisa’ Ayat 34

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY