Puasa Asyura 2020: Hukum dan 5 Keutamaannya

0
56

Puasa Asyura 2020 – Ibadah amalan yang hanya bisa dilakukan selama satu tahun sekali, yakni setiap tanggal 10 Muharram. Pada tahun 2020 ini, hari Asyura jatuh tepat hari Sabtu pada tanggal 29 Agustus.

Tanggal 10 Muharram merupakan waktu yang bersejarah bagi umat Islam, yakni di mana Nabi Adam diterima tobatnya oleh Allah SWT, Nabi Nuh kapalnya terdampar ke daratan, Nabi Musa selamat dari kejaran pasukan Fir’aun, Nabi Yusuf keluar dari sumur, dan Nabi Yunus keluar dari ikan nun.

Amalan puasa setiap tanggal 10 Muharram, awalnya dilakukan oleh orang Yahudi untuk tanda syukur Nabi Musa selamat dari kejaran Fir’aun. Setelah Islam masuk, puasa Asyura dikasih pelengkap dengan adanya puasa Tasua yaitu tanggal 9 Muharram, sebagai pembeda dengan orang Yahudi.

Sobat Cahaya Islam, melihat asal mula dianjurkan puasa Asyura, lalu hukum dari puasa Asyura sendiri apa? Serta apa saja keutamaan yang dapat diperoleh bagi orang yang menjalankannya.

Hukum Puasa Asyura 2020

Hukum dari puasa Asyura yakni sunah. Sunah menurut ahli fikih adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW, selain Al-Qur’an baik berupa perkataan, perbuatan, maupun takrirnya yang pantas untuk dijadikan dalil bagi penetapan hukum syara’ (hukum agama).

Sunah itu sendiri dibagi menjadi dua, sudah muakkad dan sudah ghoiru muakad. Adapun puasa ini dimasukkan dalam kategori sunah muakkad yang dianjurkan melaksanakannya.

Setelah mengetahui hukumnya yang dianjurkan, agar puasa Asyura 2020 bisa terealisasikan, dan tetap semangat menjalani kehidupan. Mari kita bahas bersama keutamaan dari puasa Asyura.

5 Keutamaan Puasa Asyura

  1. Puasa Sunah yang Utama

Puasa sunah yang dilakukan di bulan Muharram diyakini sebagai puasa sunah yang utama. Sebab, puasa ini disandingkan dengan puasa Ramadhan yang notabene puasa wajib.

Ibarat lampu puasa di bulan Muharram seperti lampu yang paling terang dibandingkan lampu-lampu lainnya, karena utamanya menjalankannya.

  1. Pelebur Dosa Selama Satu Tahun

Populernya anjuran puasa Asyura yakni keberadaan adanya hadis berikut ini.

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Puasa ‘Asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu.( HR. Muslim: 1162)

Orang berpuasa satu hari di tanggal 10 Muharram, diganjar dengan meleburnya dosa selama satu tahun. Begitu murahnya Allah SWT, memberikan amalan-amalan dengan ganjaran yang besar.

  1. Sebagai Bentuk Syukur

Barang siapa yang bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan, maka Allah SWT janjikan memberi tambahan nikmat. Lain halnya dengan orang yang sedikit-sedikit mengeluh, merasa tidak puas, diperingatkan akan diberi azab yang pedih.

Berpuasa bisa menjadi lantaran bentuk bersyukur atas banyak nikmat yang diberikan, yang mana manusia tidak mampu menghitungnya.

  1. Menabung Pahala

Setelah tiada manusia mau bekal apa? Ya bekal amal saleh yang merupakan perintah agama, termasuk perintah untuk berpuasa sunah mengikuti jejak rasulullah sebagai suri teladan umat Islam dengan harapan mendapat pahala.

  1. Merasakan Penderitaan Orang Lain

Tidak semua orang seberuntung kita, kita yang bisa makan tiga kali sehari, di luar sana ada orang yang tidak bisa makan hingga beberapa hari menahan rasa lapar. Melalui puasa, setidaknya bisa merasakan penderitaan orang lain barang sebentar.

Maka dari itu, dianjurkan untuk berbagi kepada fakir miskin, menyantuni anak yatim-piatu, atau pun bersedekah.

Itu hukum dan lima keutamaan puasa Asyura. Mari tabung pahala luruhkan dosanya melalui puasa Asyura 2020 ini. Semoga bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!