Prolonged Fasting – Beberapa waktu yang lalu ada salah satu tim cahaya islam yang lagi demen banget nonton video edukasi dari Legenda fitness Indonesia yaitu Ade Rai. Banyak banget yang beliau ajarin dan membuka banget wawasan soal kesehatan. Nah apalah arti belajar kalo ilmunya nggak kita gunain yekan? akhirnya dilakukanlah trial sesuai ilmu yang udah ada. ilmu itu seputar Prolonged fasting atau Puasa yang di panjangin. Wah gimana tuh? Kita sharing dikit ya
Apa itu Prolonged Fasting? Gimana Prinsip dan Jalurnya dengan Ajaran Islam?
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الْحِمْصِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَتْنِي أُمِّي، عَنْ أُمِّهَا، أَنَّهَا سَمِعَتِ الْمِقْدَامَ بْنَ مَعْدِيكَرِبَ، يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ يَقُولُ “ مَا مَلأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ حَسْبُ الآدَمِيِّ لُقَيْمَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ غَلَبَتِ الآدَمِيَّ نَفْسُهُ فَثُلُثٌ لِلطَّعَامِ وَثُلُثٌ لِلشَّرَابِ وَثُلُثٌ لِلنَّفَسِ ”
Quotes hadits ini sahih ya, bisa kita temukan di Ibnu Majjah 3349 atau dalam Kitab Riyad As Salihin. Menyatakan bahwa intinya ga ada yang lebih buruk daripada orang yang ngisi FULL perutnya (Kebanyakan Makan). Padahal harusnya diisi sepertiga makanan aja, sepertiga lainnya buat minum dan udara. Dari sini sebenernya kalo kita tanya soal jalurnya denga ajaran islam tentu JELAS bahwa islam menekankan pola hidup sehat. Dan salah satunya dengan Prolonged fasting ini ya.
Prolonged fasting ini bisa dibilang adalah jenis puasa yang berlangsung lebih lama dari puasa harian atau intermittent fasting. Kalo biasanya kita puasa sesuai ajaran islam sekitar 14 sampai 15 jam. Nah, Prolonged ini biasanya lebih dari itu. Intervalnya bisa 18 hingga selama 24 jam atau lebih. Beberapa yang udah biasa bahkan bisa sampai 72 jam. Jenis puasa ini bisa berlangsung dari 1 hari hingga seminggu atau lebih, tergantung pada tujuan dan kemampuan individu.
Gimana Prinsip Dasar Puasa ini?
Prolonged fasting biasanya berlangsung antara 24 jam hingga beberapa hari. Beberapa orang mungkin melakukan puasa ini selama 2-3 hari, sementara yang lain mungkin menjalani puasa hingga 7 hari atau lebih. Yang menjadi perbedaan disini adalah orang orang menyebut puasa lanjut ini dengan PUASA BASAH (Puasa yang boleh minum). *Kita akan bahas gimana kita bisa integrasikan dengan puasa sesuai ajaran islam nanti ya.
Asupan: Selama periode puasa, biasanya tidak ada asupan makanan padat yang dikonsumsi. Beberapa versi prolonged fasting mengizinkan konsumsi cairan seperti air, teh tanpa gula, atau kaldu tulang untuk menjaga hidrasi dan elektrolit.
Cara Integrasi Puasa Panjang dengan Puasa Cara Islam?
Beberapa orang yang udah praktekin ini kasih beberapa cara untuk memasukkan puasa islam dengan Puasa Panjang ini:
DRY FASTING (Puasa Seperti Biasa sesuai ajaran islam) – 4:00 s/d 18:00 (+/- 14 Jam)
Lanjut WET FASTING (Setelah jam buka Puasa Hanya minum namun tidak makan sampai waktu yang ditentukan) – misal lanjut sampai besok pagi sarapan jam 7 pagi (Total keseluruhan Prolong Fasting 27 Jam)
Manfaat & Resiko Prolonged Fasting (Buat Bahan Pertimbangan)
(1) Autophagy – Prolonged fasting dapat meningkatkan autophagy. Yaitu proses saat sel-sel tubuh membersihkan dan mendaur ulang komponen-komponen yang rusak atau tidak perlu, yang berkontribusi pada kesehatan seluler dan umur panjang. Hal ini bakal berpengaruh pada manfaat kedua (2) Penurunan Berat Badan – Membantu menurunkan berat badan dengan membakar lemak tubuh sebagai sumber energi setelah glikogen habis selama proses autophagy itu. (3) Regulasi Insulin – Nah, karena biasanya tubuh kita dapet asupan gula yang cepet, namun kita nggak dapetin karena puasa. Puasa panjang ini bakal meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah. Dan ini baik untuk pencegahan dan pengelolaan diabetes tipe 2.
(4) Kesehatan Jantung – insulin yang badan kita atur dengan baik akan meningkatkan metabolistik tubuh. Salah satunya dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan penanda peradangan yang berhubungan dengan penyakit jantung. (5) Kesehatan Mental – Dengan metabolisme tubuh yang bekerja baik pada akhirnya jiwa kita juga baik pula. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa prolonged fasting dapat meningkatkan ketajaman mental dan suasana hati
Risiko dan Pertimbangan Sebelum Melakukan Puasa ini
Kalo kata ahli sih, prolonged fasting ini adalah satu dari banyak cara untuk menuju kesehatan. Jadikan hal ini sebagai metode aja. Namun jangan lupa, substansinya adalah kesehatan. Dari penjelasan sebelumnya kita udah tahu bahwa ada banyak tingkat panjangnya waktu kita dalam berpuasa dengan metode ini. Bukan tentang lama lamaan, karena lamanya jam puasa sobat ini bukan jadi tolok ukur. Intinya tetep harus sehat aja. Kalo Puasa ini malah membuat anda penyakitan, maka boleh boleh aja untuk skip. Karena ada beberapa hal yang mungkin menjadi resiko disini.
(1) Ketidakseimbangan Elektrolit – Satu hal yang mungkin akan happening pada tubuh sobat saat puasa yang berkepanjangan adalah dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit. Ini cukup bisa berbahaya jika tidak diatasi. Biasanya ini kejadian karena tubuh kita kekurangan beberapa jenis vitamin atau mineral dalam proses puasa kita. (2) Kehilangan Massa Otot – Puasa yang terlalu lama tanpa asupan protein dapat menyebabkan pemecahan otot juga lho. Ini bisa terjadi bila jenis tubuh sobat adalah kurus atau ectomorph. Tapi tidak menutup kemungkinan juga bisa terjadi pada tubuh normal. Karena pada prinsipnya Autophagy adalah proses memakan diri untuk energi. Ketika hal ini terjadi secara ugal ugalan, bisa jadi tubuh anda melakukan mekanisme yang memakan otot tubuh sendiri.
(3) Hipoglikemia – Puasa perpanjangan yang terlalu panjang kadang membuat badan kita kaget. Sehingga ada risiko gula darah rendah terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. (4) Dehidrasi – Kalo resiko ini umum terjadi sih kalo sobat integrasiin puasa islami dengan prolonged fasting. Menurut para ahli seharusnya puasa kering (tidak minum) boleh kita lakukan hanya pada interval waktu tidak lebih dari 20 jam. Itu waktu maksimal ya. Jadi meski puasa, tetap penting untuk tetap terhidrasi dengan baik selama puasa yang panjang.
***
PERLU KONSULTASI MEDIS Orang dengan kondisi medis, wanita hamil atau menyusui, atau individu dengan riwayat gangguan makan harus berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum memulai prolonged fasting. Semoga bermanfaat ya
































