Petisi Ayu Ting – Ting, Dukungan Netizen untuk Orang Tua Pembully

0
1002
Petisi Ayu Ting – Ting

Petisi Ayu Ting – Ting – Viralnya Petisi Ayu Ting – Ting di media massa ternyata menarik beberapa simpatisan. Ada yang setuju dengan petisi netizen untuk membela orang tua pembully.

Pasalnya, masalah tersebut akan diusut sampai ke tingkat hukum oleh orang tua Ayu Ting – Ting. Sontak saja, netizen yang kontra sangat geram dengan hal tersebut.

Sobat Cahaya Islam, Petisi Ayu Ting – Ting sengaja umat buat untuk menjadi tandingan dan wujud pembelaan kepada orang tua pembully.

Bullying memang bukan kasus yang sepele sebab bisa berdampak pada pertumbuhan anak. Hanya saja menghakimi orang tua pembully dengan cara yang tidak ahsan tidak sesuai dengan syariat Islam.

Bagaimana Seharusnya Sikap seorang Muslim terhadap Petisi Ayu Ting – Ting?

Sobat Cahaya Islam, petisi yang umat buat untuk Ayu Ting – Ting tentu memiliki tujuan tertentu. Salah satu kemungkinan niat awalnya yakni agar orang tua Ayu Ting Ting dapat berdamai dengan keluarga pembully cucunya. Pasalnya, orang tua tersebut tidak menahu asal muasal kasus yang diciptakan oleh anaknya sendiri.

Di sisi lain, sebagai publik figur seharusnya memang harus memahami risiko yang akan mereka hadapi. Kadangkala mendapat cacian, makian, pujian serta berbagai hal lainnya. Ketika mendapat cacian dari netizen memang sudah selayaknya mencoba untuk introspeksi diri.

Dalam Islam, melakukan muhasabah bukan berarti mengakui bahwa umat melakukan kesalahan sesuai dengan yang manusia tuduhkan.

Muhasabah berarti bentuk evaluasi diri agar umat dapat mengetahui serta merenungi segala aktivitas yang Ia lakukan. Memang, cacian manusia bisa saja menjadi salah satu bukti pertimbangan umat namun tak menjadi sumber utama.

Bagaimana Cara Menasehati dalam Islam?

Petisi Ayu Ting – Ting

Sobat Cahaya Islam, akar permasalahan dari munculnya petisi tersebut yakni karena cara penyampaian nasehat yang kurang sopan.

Padahal, idealnya setiap umat muslim haruslah mengetahui cara menyampaikan nasehat dengan ahsan atau baik itu sendiri. Walaupun umat sedang dalam kondisi sedih, marah bahkan benci sekalipun, hak muslim untuk mendapat perlakuan baik dari umat lainnya tidak akan gugur.

Inilah yang menjadikan Islam begitu indah dan sempurnan dalam penerapannya. Kunci sederhana dalam menasehati secara ahsan sesuai dengan firman Allah Ta’ala yakni dalam surat Fusshilat ayat 34 :

وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۗاِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ فَاِذَا الَّذِيْ بَيْنَكَ وَبَيْنَهٗ عَدَاوَةٌ كَاَنَّهٗ وَلِيٌّ حَمِيْمٌ

Artinya : Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan an-tara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.

Namun, keidealan cara menasehati di tengah – tengah kaum muslimin mulai mengalami penurunan bahkan jarang yang menerapkan. Umat memiliki tafsiran sendiri mengenai cara menasehati. Ada yang melakukannya dengan menghardik, marah, bahkan sampai adu fisik sekalipun.

Tentu ini bukanlah sesuatu yang patut untuk umat contoh. Alih – alih melakukan perbaikan karakter, malah merusak masa depan serta berdampak buruk.

Kondisi kecanggihan teknologi malah seakan – akan memperparah tingkatan cara orang menasehati. Marah dan main fisik seolah – olah menjadi hal biasa bahkan viral di berbagai sosial media.

Ada juga yang menasehati di depan banyak orang bukan dalam memperbaiki, malah ingin mempermalukannya. Innalillahi.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai petisi Ayu Ting – Ting serta bagaimana seharusnya umat merespon. Semoga ke depan, petisi serupa dapat segera dihindari agar tidak memicu banyak pertengkaran antar sesama umat muslim.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY