Perkara Pasutri Gowa Bohong Soal Kehamilan Menjadi Urusan Panjang, Ini Akibatnya Jika Sesuatu Dimulai Dengan Kebohongan Menurut Islam

0
279
Perkara Pasutri Gowa 2

Perkara pasutri Gowa – Urusan pasangan suami istri yang mana merupakan korban pemukulan dari eks Sekretaris satpol PP Gowa Mardani kini menjadi urusan panjang. Hal ini karena keduanya dipolisikan akibat berbohong soal kehamilan. Sebelumnya, keduanya menjadi perbincangan hangat dan juga viral setelah video yang memperlihatkan sang istri menjadi korban pukul saat razia PPKM tersebar. Apalagi disebut-sebut bahwa Amriana ini sedang hamil.

Perkara Pasutri Gowa 1

Dalam keterangan yang disampaikan oleh sang suami, ia menyatakan istrinya tengah hamil dan mengalami kontraksi akibat peristiwa pemukulan. Namun Pemkab Gowa kemudian menegaskan bahwa korban pemukulan ini tidak hamil. Serta menolak saat diminta untuk tes USG. Akibat hal ini, keduanya berbalik dipolisikan dengan tuduhan menyebarkan berita bohong. Lalu bagaimana menurut pandangan islam mengenai hal ini? Begini penjelasannya sobat CahayaIslam.

Perkara Pasutri Gowa Bohong Soal Kehamilan, Ini Akibatnya Jika Memulai Kebohongan Menurut Islam

Perkara Pasutri Gowa 2

Perkara pasutri Gowa bohong soal kehamilan kini justru berbuntut panjang. Pasalnya, keduanya dilaporkan dengan tuduhan penyebaran berita bohong. Video yang sempat viral dan menarik banyak simpati, namun justru menjadi masalah bagi keduanya saat ini. Dalam islam sendiri, berbohong merupakan perbuatan yang menyimpang dari ajaran islam. Apalagi sebagai seorang muslimin, kita diperintahkan untuk bisa berkata jujur.

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.

Dalam ayat ini telah digambarkan bahwa sebuah kebohongan adalah bentuk perbuatan tidak beriman kepada ayat-ayat Allah. Itu artinya, perbuatan bohong tentu saja merupakan perbuatan dosa besar. Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk menjaga lisan. Bukan hanya dalam hal menjaga perkataan agar tetap baik namun juga berkata yang jujur salah satunya.

Sobat CahayaIslam, ini lho beberapa akibat jika sesuatu dimulai dengan kebohongan menurut islam.

Menyebabkan Kerugian

Salah satu akibat dari berbuat bohong tentu saja kerugian bagi diri sendiri. Kerugian itu bisa dalam bentuk banyak hal. Diantaranya adalah permasalahan yang semakin panjang. Suatu permasalahan tidak akan cepat selesai jika dibubuhi dengan kebohongan atau perkataan bohong. Tentu saja ini merupakan kerugian untuk diri sendiri bukan sobat CahayaIslam?

Memicu Perselisihan

Tahukah sobat CahayaIslam, bahwa kebohongan itu sendiri bisa memicu perselisihan. Hubungan yang terjalin dengan baik juga bisa rusak lho karena kebohongan. Itu sebabnya, islam selalu  mengajarkan  kaum muslimin untuk senantiasa berkata jujur. Selain itu menjadi kebaikan diri sendiri, kejujuran juga memperbaiki banyak hal. Hubungan dengan orang lain, permasalahan dan lain sebagainya.

Tidak Disukai Oleh Allah SWT

Seperti yang telah tertulis dalam ayat Al Quran bahwa kebohongan adalah perbuatan orang-orang yang tidak beriman terhadap ayat-ayat Allah. Selain itu, barangsiapa berbohong maka ia termasuk dalam golongan orang-orang pendusta tentu saja. Dan ini tidak disukai oleh Allah SWT.

Perkara pasutri Gowa – yang berbuntut panjang ini menjadi salah satu pelajaran bagi kita ya sobat CahayaIslam. Ini menunjukkan bagaimana kebohongan itu hanya akan merugikan diri sendiri.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nahl Ayat 105

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY