Perangkat Desa Dibakar Hidup-hidup di Boyolali, Bagaimana Menurut Hukum Islam?

0
53
Perangkat Desa Dibakar 2

Perangkat desa dibakar – Seorang perangkat desa di Boyolali dibakar hidup-hidup dengan disiramkan bahan bakar minyak. Kemudian langsung dibakar hingga mengakibatkan tubuhnya mengalami luka bakar 50 persen. Dan kini korban menjalani perawatan yang intensif di rumah sakit. Pelaku yang membakar korban juga kabarnya langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya. Motif pelaku diduga karena kesal akibat perkara rumah yang belum dikosongkan. InI karena sebelumnya pelaku menanyakan hal tersebut kepada korban.

Perangkat Desa Dibakar 1

Menurut pihak kepolisian sendiri, aksi yang dilakukan oleh pelaku diduga sudah direncanakan. Sehingga pelaku sudah menyiapkan baju untuk kabur di dalam tasnya. Ini tentu saja merupakan perbuatan yang tercela dan bahkan termasuk perbuatan kriminal. Apalagi membakar hidup-hidup adalah termasuk perbuatan dosa besar dalam pandangan islam sendiri. Sehingga tidak seharusnya dilakukan, bahkan oleh kaum muslimin.  Lalu bagaimana menurut hukum islam mengenai perbuatan ini?

Perangkat Desa Dibakar Hidup-hidup di Boyolali, Bagaimana Menurut Hukum Islam?

Perangkat Desa Dibakar 2

Perangkat desa dibakar hidup-hidup karena perkara rumah. Korban saat ini harus menderita luka bakar di sekujur tubuh yang mencapai hingga 50 persen. Pelaku pun masih dalam pengejaran hingga saat ini. Sobat CahayaIslam, perbuatan semacam ini tentu saja sangat bertentangan dengan ajaran islam. Apalagi Allah mengajarkan kaum muslimin untuk tidak menyakiti orang lain. Sementara membakar hidup-hidup sudah termasuk  berbuat zalim.

Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.

Dalam ayat ini telah dijelaskan bagaimana kaum muslimin dilarang untuk berbuat zalim kepada sesama. Dan ini juga termasuk dalam perbuatan yang melampaui batas. Itu artinya, tindakan seperti membakar hidup-hidup manusia lain tentu saja dosa besar. Allah sendiri akan memberikan pembalasan yang pedih bagi pelakunya. Jadi sobat CahayaIslam, sebagai seorang muslimin kita seharusnya berbuat baik kepada sesama tentu saja. Lalu bagaimana hukumnya menurut islam?

Sama Halnya Menyakiti Sesama

Perbuatan menganiaya sesama tentu saja hukumnya dilarang bahkan diharamkan dalam islam. Hal ini karena termasuk dalam menyakiti sesama. Dan Allah sendiri melarang kaum muslimin untuk saling menyakiti. Sementara kejadian diatas sangatlah tidak mencerminkan sikap seorang muslim, justru ini perbuatan yang melampaui batas. Allah pun tidak menyukainya.

Dosa Besar dan Termasuk Kezaliman

Tahukah sobat CahayaIslam, bahwasanya Allah tidak menyukai kezaliman dan perbuatan zalim. Dalam hukum islam sendiri, membakar hidup-hidup orang lain tentu saja diharamkan. Bukan hanya karena ini termasuk perbuatan dosa besar, namun juga bentuk dari kezaliman. Allah telah mengatakan kepada kaum muslimin, bahwa kezaliman akan mendapatkan balasan yang pedih dari-Nya.

Tidak Mencerminkan Sikap Muslim

Sebagai seorang muslim, tentu saja kita harus berbuat sesuai dengan ajaran dan syariat islam. Sementara menganiaya orang lain bukan hanya dilarang dalam islam, ini juga tidak mencerminkan sikap seorang muslim. Allah mengajarkan kaum muslimin untuk berbuat baik, menahan emosi  bahkan menghindari perselisihan yang bisa berakhir dengan kezaliman. Segala hal yang bertentangan dengan itu tentu saja  bukan sikap seorang muslim seharusnya.

Perangkat desa dibakar –  karena perkara rumah yang kabarnya belum dikosongkan. Sementara pelaku sudah membelinya. Sobat CahayaIslam, islam mengajarkan kita untuk menyelesaikan segala hal dengan musyawarah dan sikap yang baik. Sementara kejadian tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai- nilai ajaran islam.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Asy-Syura Ayat 42

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY