Penyakit Wahn Adalah – Penjelasan Lengkap Beserta Cara Terapinya

0
2246
Penyakit wahn adalah

Penyakit wahn adalah penyakit yang berbahaya dan memiliki sifat berlawanan dengan zuhud. Wahn merupakan jenis penyakit yang berkaitan dengan kejiwaan seseorang. Di mana penderitanya akan mengalami kelemahan atau kematian pada hati.

Sementara, zuhud merupakan salah satu bentuk akhlak mulia. Di mana seorang yang mempunyai sifat zuhud akan mengalihkan segala kesenangannya jauh daria dunia. Orang-orang yang samapai pada titik ini akan mempunyai fokus terhadap kepentingan akhirat.

Definisi Penyakit Wahn Adalah Perlunya Diwaspadai Umat Islam

Penyakit wahn secara spesifik dapat menyerang dan menjangkit umat Islam di mana saja. Bahkan, tidak hanya komunitas saja yang dapat terjangkit wahn, tapi juga dapat menyerang individu. Berikut ini beberapa definisi wahn yang wajib diwaspadai.

1.      Definisi Wahn Secara Bahasa

Wahn yang menyerang kejiwaan umat Islam ini disebut mempunyai tingkat berbahaya dibandingkan virus asal Wuhan (covid-19). Jika diulas dari segi bahasa, maka ‘wahn’ berasal dari kata ‘dha’f’ yang mempunyai makna ‘lemah’.

Selain itu, ‘wahn’ juga dapat diartikan sebagai ‘jubn’ yaitu takut atau pengecut. ‘Jubn’ sendiri merupakan bagian dari ‘dha’f’ yang menyerang titik terlemah umat manusia. Ketakutan ini dapat dimaknai sebagai bentuk takut akan musuh, takut mati, dan takut hilangnya duniawi.

وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ ۖ إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ ۖ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّهِ مَا لَا يَرْجُونَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. An-Nisa: 104)

2.      Definisi Wahn Secara Istilah

Definisi Wahn secara istilah dapat dilihat berdasarkan hadis Bab 1591: Bangsa-bangsa Saling Memanggil Untuk Menyerang Umat Islam. Diriwayatkan Thawban:

Nabi Muhammad SAW bersabda: Manusia akan segera saling memanggil untuk menyerangmu sebagaimana manusia ketika makan mengundang orang lain untuk berbagi makanannya. Ada yang bertanya: Apakah itu karena jumlah kita yang sedikit saat itu? Beliau menjawab: Tidak, jumlah kalian pada saat itu akan banyak, namun kalian akan menjadi sampah dan sampah seperti terbawa arus deras, dan Allah akan menghilangkan rasa takut terhadap kalian dari dada musuh kalian dan kekekalan yang terakhir ke dalam hati kalian. Ada yang bertanya: Apa itu wahn (enervasi). Rasulullah SAW: Beliau menjawab: Cinta dunia dan tidak menyukai kematian.

[Sahih (Al-Albani) – Sunan Abi Dawud 4297 – Buku 39, Hadits 7]

Secara istilah, penyakit wahn adalah cinta dunia atau takut mati. Posisinya wahn ini dapat terjadi sebagai hukuman atau dampak dari suatu hal. Selain itu, wahn juga bisa menjadi suatu posisi di mana kondisi atau keadaan suatu umat Islam.

Individu yang mendapatkan kecemasan berlebih, tentu mudah terserang psikisnya. Begitulah saat wahn mulai menyerang umat Islam. Adanya rasa takut berlebih, sehingga memunculkan kelemahan, sementara Allah selalu ada bersama orang yang beriman.

Cara Terapi Penyakit Wahn Adalah

Pada hakikatnya, wahn adalah cinta dunia dan takut akan kematian. Keduanya sangat berkaitan dan memiliki pengaruh yang berkaitan dengan kelemahan sebagai umat muslim. Sobat Cahaya Islam, inilah wahn penyakit yang paling mengerikan.

Ketika seseorang begitu mencintai dunia, maka harta, kejayaan, kesempurnaan dan kemakmuran di dalam hidup akan menjadi tujuan utamanya. Lalu yang muncul adalah rasa takut akan kematian, karena sibuk memenuhi syahwat akan duniawi, lupa persiapan akhirat.

1.      Meyakini Rukun Iman

Terapi yang pertama agar seseorang dapat terhindar dari penyakit wahn yaitu meyakini rukun iman di dalam kehidupan. Dengan begitu tidak ada lagi kecemasan atau rasa cinta berlebihan terhadap dunia.

Penyakit wahn adalah

2.      Beramal Soleh

Tidak sekadar meyakini saja, tapi Sobat Cahaya Islam juga harus menerapkannya dengan beramal soleh. Jadikan solat sebagai tiang agama agar memiliki keteguhan iman, dan tidak terserang wahn. Berdoa dan meminta kepada Allah agar diselamatkan dari fitnah dunia.

وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q.S. Ali-Imran: 139)

Penyakit wahn adalah penyakit kejiwaan yang dapat membuat Sobat Cahaya Islam sangat mencintai dunia dan takut akan kematian. Selalu ingat Allah bersama orang-orang yang beriman, maka dapat menahan segala syahwat duniawi dan siap akan kematian.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY